10 Quotes Drakor Spring Fever, Jangan Ragu Ungkapkan Perasaan

- "Lakukan yang harus dilakukan. Sekali terkubur, sulit mengungkitnya nanti." - Yoon Bom
- "Bekas luka tak selalu buruk. Itu bukti kau bertahan." - Yoon Bom
- "Musim semi mungkin terasa panjang, tapi cepat berlalu. Buatlah hidupmu merekah, mengerti?" - Seo Hye Suk
Drakor Spring Fever gak hanya menyajikan romansa yang manis dan emosional, tetapi juga dialog-dialog penuh makna dari para karakternya. Melalui percakapan yang mereka lakukan, drama ini kerap menyinggung perasaan yang sulit diungkapkan secara langsung, mulai dari ragu, kecewa, hingga harapan dalam sebuah hubungan.
Quotes dari drakor Spring Fever terasa relevan karena para karakter yang mengucapkan dialog terkadang mengalami peristiwa yang sering terjadi di kehidupan nyata. Mereka terkadang mengucapkannya secara spontan, tetapi terasa jujur dan mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Berikut adalah 10 quotes drakor Spring Fever.
1. “Lakukan yang harus dilakukan. Sekali terkubur, sulit mengungkitnya nanti.” - Yoon Bom

2. “Kau boleh kabur dan melakukan yang lainnya setelah makan.” - Sun Han Gyul

3. “Bekas luka tak selalu buruk. Itu bukti kau bertahan. - Yoon Bom

4. “Bantuan tanpa diminta hanyalah siksaan.” - Yoon Bom

5. “Ada beberapa hal yang menyakitkan untuk dibicarakan.” - Choi I Joon

6. “Berapa banyak kesalahan orangtua, jika ada kasih sayang di sana, anak akan memaafkannya.” - Sun Jae Gyu

7. “Kita semua pernah menghadapi situasi sulit. Kadang, orang yang kita percaya berpaling dan rasanya tak ada yang memihak kita.” - Choi I Joon

8. “Meski tak pantas, semua anak merindukan ibunya. Meski benci, tetap ingat dan rindu.” - Yoon Bom

9. “Musim semi mungkin terasa panjang, tapi cepat berlalu. Buatlah hidupmu merekah, mengerti? “- Seo Hye Suk

10. “Saat merasa sedih, tak perlu berbuat banyak. Kau hanya perlu makan enak dan berkeringat. Cara sederhana itu paling baik.” - Sun Jae Gyu

Sederet quotes drakor Spring Fever mungkin terdengar menohok. Meski begitu, kata-kata yang terucap dari para karakter terasa jujur dan bisa dijadikan pengingat bahwa perasaan senang ataupun sedih sebaiknya diungkapkan agar tidak terus-terusan dibebani ekspektasi.


















