Review Film Love Untangled, Heartwarming dan Nostalgia Tahun 90-an

Love Untangled resmi dirilis sebagai film rom-com orisinal Netflix pada Jumat (28/8/2025). Dengan latar di Busan pada tahun 1998, film ini akan membawa penontonnya bernostalgia sekaligus merasakan indahnya jatuh cinta di masa SMA.
Kisahnya berpusat pada Park Se Ri (Shin Eun Soo), seorang gadis yang berpenampilan mencolok karena rambut keritingnya. Film ini mengikuti perjalanan gadis SMA tersebut dalam mengutarakan perasaan kepada laki-laki yang disukainya.
Ingin tahu seperti apa gambaran umum mengenai film ini? Jika kamu masih menimbang-nimbang, apakah film ini worth it untuk ditonton atau tidak, simak review Love Untangled berikut ini!
1. Berbeda dari kesan awal, stereotip penampilan bukan fokus utama Love Untangled

Sejak awal ketika teaser, poster, hingga still cut Love Untangled dirilis, tidak sedikit netizen yang meragukan film ini. Banyak komentar yang mengkritik premis utamanya, yaitu tentang perempuan yang dinilai tidak memenuhi standar kecantikan hanya karena rambut keritingnya.
Namun jika kamu mengikuti kisahnya, Love Untangled bukan sekadar film bertema "Itik Buruk Rupa". Stereotip soal penampilan justru bukan fokus utama film ini. Rambut keriting Park Se Ri lebih berperan sebagai simbol perasaan rendah diri yang sering dialami remaja.
Fokus utama Love Untangled terletak pada perspektif Park Se Ri mengenai cinta. Karena pernah mengalami cinta tak berbalas, gadis ini beranggapan bahwa ia harus mengubah diri agar diterima cintanya. Itulah kenapa, ia berusaha "merapikan" rambut keritingnya sebelum menyatakan cinta.
Namun sebuah kejutan manis akhirnya datang kepada Park Se Ri melalui Han Yoon Seok (Gong Myung). Sosok murid pindahan itu membuat Park Se Ri memikirkan ulang perspektifnya mengenai cinta. Gak heran, judul Korea film ini adalah 고백의 역사 (Gobaeke Yeoksa) yang artinya 'Riwayat Pernyataan Cinta'.
2. Nuansa tahun 90-an yang sangat kental mengajak penonton bernostalgia

Bayangkan kamu kembali ke tahun 1998, ketika masyarakat masih belum mengenal smartphone dan media sosial. Walkman, pager, kamera film, hingga telepon umum masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari semua orang.
Nuansa kental khas 90-an tersebut digambarkan dengan baik di film Love Untangled. Kehadiran idol KPop generasi pertama sebagai kiblat gaya rambut dan fashion para karakter juga menambah kesan nostalgia di film ini. Bisa dibilang, Love Untangled akan mengingatkan penonton pada nuansa drakor Reply 1997 (2012).
3. Alurnya mungkin klise, tapi tetap mampu memberikan kesan hangat

Kisah cinta anak SMA memang merupakan tema yang klise untuk diangkat ke sebuah film Korea. Namun justru rasa familier ini membuat penonton bisa menikmati Love Untangled tanpa memikirkan apa pun.
Terlebih lagi, film ini dikemas dengan cerita yang benar-benar heartwarming dan minim konflik. Tidak ada unsur bullying, karakter yang menderita penyakit tertentu, maupun persaingan tidak sehat di sekolah. Jadi, penonton bisa menikmati kisah yang ringan tentang cinta sekaligus persahabatan.
Secara keseluruhan, Love Untangled menyuguhkan perjalanan karakter utama dalam memaknai cinta, baik kepada orang lain maupun diri sendiri. Dengan nuansa 90-an yang kental, humor, dan chemistry pemain yang menghibur, film ini berhasil menghadirkan pengalaman menonton hangat dan penuh nostalgia.
Film yang menyatukan Shin Eun Soo, Gong Myung, dan Cha Woo Min ini cocok untuk kamu yang mencari rasa nyaman dan hangat dari sebuah film. Kisahnya yang ringan mampu mengalihkan sejenak pikiranmu dari penatnya keseharian. Kamu bisa menonton Love Untangled sejak 29 Agustus 2025 di Netflix.