Siapa Han Jeong Yeon yang Muncul Jelang Ending My Bias, My Boss?

- Han Jeong Yeon, direktur kreatif misterius sekaligus CEO HAN, kembali ke Korea dan menjadi opsi kerja sama Appello setelah banyak mitranya direbut SE Corporation.
- Ia merupakan cinta pertama Kang Ha Gi dan Lee Chan, serta pernah berpacaran dengan Ha Gi saat SMA, memicu kembali luka persahabatan mereka dan krisis hubungan Ha Gi–Nam Da Reum.
- Han Jeong Yeon bergabung dengan Appello untuk mengusut sabotase SE Corporation, sejalan dengan upaya Kang Ha Gi mencari mata-mata yang membocorkan data perusahaan.
Jelang ending, konflik yang muncul di My Bias, My Boss semakin rumit. Kang Ha Gi (Kang Hoon), Nam Da Reum (Kim Hye Jun), dan Lee Chan (Cha Woo Min) harus menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka. Belum lagi, konflik internal perusahaan yang bikin bisnis terancam.
Bahkan, hubungan karakter di drama ini makin rumit setelah kedatangan karakter baru, yakni Han Jeong Yeon (Yeonwoo). Lantas, siapa sebenarnya Han Jeong Yeon yang muncul jelang ending My Bias, My Boss? Cari tahu di artikel ini, yuk.
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Han Jeong Yeon merupakan CEO HAN yang misterius

Yeonwoo di My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss) Sebelumnya, Appello mengalami masalah akibat sebagian besar mitra direbut oleh SE Corporation. Untuk mengatasinya, Kang Ha Gi berencana bekerja sama dengan HAN. Saat ini, HAN adalah merek terpopuler di industri fesyen. Namun, keberadaan direktur kreatifnya begitu misterius. Gak ada satu pun data tentang sang direktur di internet.
Ternyata sang direktur adalah Han Jeong Yeon, kakak kelas Kang Ha Gi dan Lee Chan saat SMA. Han Jeong Yeon baru kembali ke Korea setelah lama berada di luar negeri.
2. Ia adalah cinta pertama Kang Ha Gi dan Lee Chan

Kang Hoon, Cha Woo Min, dan Yeonwoo di My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss) Identitas Han Jeong Yeon sebenarnya sudah pernah diungkap sekilas pada foto yang muncul di episode awal drama ini. Ia merupakan perempuan yang terlibat cinta segitiga dengan Kang Ha Gi dan Lee Chan saat SMA.
Saat itu, Han Jeong Yeon dekat dengan Kang Ha Gi dan Lee Chan. Namun, ia juga menjadi sumber masalah utama yang bikin persahabatan kedua pria itu sempat retak.
Kini, Han Jeong Yeon kembali hadir dan membuat ketegangan baru di antara persahabatan Kang Ha Gi dan Lee Chan. Bahkan, ia juga membuat kisah cinta Kang Ha Gi dan Nam Da Reum dilanda krisis.
3. Ia pernah berpacaran dengan Kang Ha Gi saat SMA

Yeonwoo di My Bias, My Boss (instagram.com/tvn_drama) Saat SMA, Han Jeong Yeon awalnya lebih dekat dengan Lee Chan. Namun, secara gak terduga ia malah jadian dengan Kang Ha Gi. Hal itu bikin Lee Chan kecewa dan menghilang, lalu jadi trainee idol.
Setelah Lee Chan pergi, Kang Ha Gi baru tahu kalau sahabatnya itu menyukai Han Jeong Yeon. Ia pun menyesal karena sudah membuat sang sahabat terluka. Bahkan setelah belasan tahun berlalu, Kang Ha Gi dan Lee Chan sama sekali gak pernah mengungkit luka masa lalu itu.
Han Jeong Yeon hadir untuk mengorek kembali luka lama itu. Meski begitu, banyak yang menduga mungkin saja kehadirannya justru akan membereskan kekacauan yang sebelumnya ia tinggalkan.
4. Ia bergabung dengan Appello untuk mengungkap kecurangan SE Corporation

Kang Hoon dan Yeonwoo di My Bias, My Boss (instagram.com/tvn_drama) Han Jeong Yeon ternyata punya dendam pribadi pada SE Corporation yang sudah menyabotase bisnis pertamanya. Ia sengaja bergabung dengan perusahaan itu untuk mendapat lebih banyak informasi.
Kebetulan, tujuan Han Jeong Yeon itu mirip dengan keinginan Kang Ha Gi. Kang Ha Gi merasa ada mata-mata SE Corporation di perusahaannya. Banyak kebocoran data penting, termasuk dengan hal-hal yang hanya ia diskusikan dengan tim manajemen. Kang Ha Gi ingin mencari penyusup yang sudah membocorkan data Appello.
Dengan tujuan yang mirip itu, Han Jeong Yeon mengajak Kang Ha Gi bekerja sama. Ia ingin membalas sikap SE Corporation yang sering menyabotase perusahaan kecil lainnya.
Karakter Han Jeong Yeon baru muncul jelang ending My Bias, My Boss. Meski menghadirkan ketegangan baru, kemunculannya itu dinilai penting untuk memperbaiki kesalahpahaman di masa lalu.
























