3 Sikap Joo Ho Jin yang Dipuji Para Penonton di Can This Love Be Translated?

Karakter Joo Ho Jin dalam drama Can This Love be Translated? tak hanya mencuri perhatian karena paras rupawannya, tetapi juga karena sikapnya yang dewasa dan penuh pertimbangan. Ini menjadi drakor pertama Kim Seon Ho sebagai pemeran utama setelah sekian lama, dan kehadirannya langsung meninggalkan kesan mendalam. Banyak penonton bahkan berandai-andai agar karakter seperti Joo Ho Jin benar-benar ada di dunia nyata. Keteguhannya dalam bersikap, cara berpikirnya yang tenang, serta kemampuannya menempatkan perasaan dengan logis membuat Joo Ho Jin terasa begitu realistis dan menenangkan.
Berikut tiga sikap Joo Ho Jin yang paling banyak dipuji para penonton.
1. Menyelesaikan masa lalu sebelum memulai hubungan baru

Sejak awal, Joo Ho Jin digambarkan sebagai sosok yang belum sepenuhnya selesai dengan masa lalunya bersama Shin Ji Sun. Ia sempat ragu untuk melangkah, bahkan hampir mengungkapkan perasaannya, tetapi akhirnya mengurungkan niat itu karena sadar Shin Ji Sun telah memiliki hubungan dengan Na Jin Suk.
Ketika Cha Mu Hee mulai hadir dalam hidupnya dan membuat hatinya kembali bergetar, Joo Ho Jin memilih untuk tidak terburu-buru. Ia ingin memastikan bahwa masa lalunya benar-benar selesai sebelum membuka lembaran baru. Sikap ini dinilai sangat dewasa oleh penonton, karena tidak semua orang mampu bersikap jujur pada perasaannya sendiri dan tidak ingin melibatkan orang lain dalam hubungan yang masih setengah-setengah.
2. Membantu Cha Mu Hee menghadapi kecemasannya tentang masa depan

Cha Mu Hee dikenal sebagai sosok yang penuh kecemasan, terutama tentang masa depan yang belum tentu terjadi. Hal ini kerap membuat Joo Ho Jin merasa bingung, bahkan hampir menyerah karena tidak memahami maksud perkataan Cha Mu Hee.
Namun, alih-alih pergi, Joo Ho Jin justru mencoba memahami bahasa Cha Mu Hee. Ia perlahan menyadarkan bahwa hidup tidak harus selalu dipenuhi ketakutan tentang hari esok, melainkan cukup dijalani hari ini terlebih dahulu. Sikap inilah yang membuat penonton tersentuh, karena Joo Ho Jin tidak memaksa Cha Mu Hee berubah, melainkan menemani prosesnya dengan sabar.
3. Mau berkomunikasi dengan Do Ra Mi demi menyelamatkan Cha Mu Hee

Ketika mengetahui keberadaan Do Ra Mi, Joo Ho Jin tidak langsung menghakimi atau menjauh. Meski awalnya bingung dan tidak percaya, ia akhirnya menyadari bahwa Do Ra Mi bukan sekadar karakter aneh, melainkan representasi dari trauma, ketakutan, dan luka Cha Mu Hee di masa lalu.
Alih-alih menghindar, Joo Ho Jin justru mendekati Do Ra Mi. Ia rela menemani setiap malam, menahan kesal, dan menghadapi segala tingkah Do Ra Mi demi membantu Cha Mu Hee. Sikap ini menunjukkan bahwa Joo Ho Jin tidak hanya mencintai sisi baik Cha Mu Hee, tetapi juga berani berhadapan dengan sisi tergelapnya sekalipun.
Lewat ketiga sikap ini, Joo Ho Jin tampil sebagai karakter pria yang matang secara emosional. Ia bukan tipe yang hanya hadir saat semuanya baik-baik saja, tetapi juga tetap tinggal ketika keadaan menjadi rumit. Tak heran jika banyak penonton menyebut Joo Ho Jin sebagai sosok green flag yang langka dan pantas untuk dikagumi.


















