Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Teori Fans Soal The East Palace, Siapa Ular yang Melilit Ibu Suri?

4 Teori Fans Soal The East Palace, Siapa Ular yang Melilit Ibu Suri?
Roh Yoon Seo dan Nam Joo Hyuk di The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)
Intinya Sih
  • Drama Korea The East Palace memuncaki daftar 10 Serial TV Teratas di Indonesia di Netflix, menarik perhatian karena alur unik dan teori-teori misterius dari para penggemar.
  • Empat teori utama dibahas penggemar: identitas ular yang melilit Ibu Suri, kembalinya Gucheon menjadi manusia, kemampuan Raja mendengar arwah, serta makna tato Siddham di leher Gucheon.
  • Spekulasi fans menyoroti simbolisme energi Yin-Yang, hubungan spiritual antar tokoh, dan perlindungan mantra Buddha sebagai elemen penting dalam misteri cerita The East Palace.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sampai Selasa (21/7/2026), drama Korea The East Palace berhasil memuncaki daftar 10 Serial TV Teratas di Indonesia Hari Ini di Netflix. Ada berbagai alasan kenapa penonton menyaksikan drakor ini, mulai dari karena ajang comeback Nam Joo Hyuk, kegemasan Ggeomeoksali, alur cerita unik, dan keseruan mengulik teori-teori belum terjawab.

IDN Times sudah merangkum empat pertanyaan yang paling sering ditanyakan dan bikin bingung penonton The East Palace (2026), nih. Ayo kita bedah teori-teori penggemar di bawah ini!

1. Siapa ular yang melilit Ibu Suri?

Seorang karakter mengenakan hanbok berwarna abu-abu dengan tatanan rambut tradisional besar dan hiasan kepala rumit dalam adegan The East Palace.
Still cut The East Palace (dok.Netflix/The East Palace)

Penonton masih dibuat bertanya-tanya, sebenarnya siapa ular yang melilit tubuh Ibu Suri (Jang Young Nam)? Ada beberapa spekulasi, salah satunya, ular tersebut merupakan perwujudan dari rasa iri dan dengki Selir Sukbin (Hwang Young Hee) yang ditujukan kepada Ibu Suri.

Namun, ada juga yang berspekulasi kalau ular raksasa itu adalah gambaran energi Yin atau jahat di Istana Timur. Soalnya Gucheon (Nam Joo Hyuk) pernah bilang kalau energi Yin yang besar di istana, terus menerus menyedot energi Yang miliknya.

2. Kenapa Gucheon bisa balik lagi menjadi manusia?

Seorang pria berambut panjang basah mengenakan pakaian merah tampak serius dalam pencahayaan hangat oranye dari adegan The East Palace.
Still cut The East Palace (dok.Netflix/The East Palace)

Demi menyelamatkan Saeng Gang (Roh Yoon Seo) dan melawan arwah Putra Mahkota (Kwak Dong Yeon), Gucheon harus menyerahkan jiwanya kepada Gwi-mae Kuno, lalu berubah menjadi Ak-gwi. Sempat terjebak di Dunia Gwi, bagaimana cara Gucheon bisa kembali ke dunia manusia?

Bisa jadi, energi Yang milik Saeng Gang yang kuat membantu Gucheon untuk memulihkan diri dan menemukan jalan pulang. Atau mungkin gak sih, Gucheon sudah selesai "memuaskan" Gwi-mae Kuno tersebut dan diizinkan kembali ke dunia manusia?

Namun, setelah kembali ke dunia manusia, apakah Gucheon tetap menjadi Ak-gwi, manusia setengah Ak-gwi, atau justru manusia seutuhnya? Pasalnya, melihat ending episode 8, Gucheon sebenarnya masih terikat dengan Gwi-mae kuno tersebut, karena ada rantai yang mengait ditubuhnya.

3. Apakah raja juga bisa mendengar arwah?

still cut drama The East Palace
still cut drama The East Palace (dok.Netflix/The East Palace)

Beberapa penonton juga bertanya-tanya, apakah Raja (Cho Seung Woo) bisa mendengar arwah? Pasalnya, ia beberapa kali bisa merasakan kehadiran Gucheon hingga arwah Putra Mahkota, walaupun mereka berada di Dunia Gwi.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya masuk akal kalau raja juga bisa mendengar arwah. Karena kedua anaknya yang berbeda ibu, yaitu Putra Mahkota dan Saeng Gang memiliki kemampuan serupa. Atau mungkin saja raja menjadi sensitif, karena sering menerima kutukan atau bersinggungan dengan arwah.

4. Apa maksud tato di leher Gucheon?

Nam Joo Hyuk di The East Palace
Nam Joo Hyuk di The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Kamu sempat memperhatikan tato di leher Gucheon, gak? Tak sedikit penonton yang bertanya-tanya apa makna tato tersebut. Beberapa netizen berkata tato itu ternyata diukir sendiri oleh Gucheon.

Ukiran di leher Gucheon adalah aksara Siddham yang biasa digunakan untuk menulis mantra Buddha. Ukiran yang bertuliskan "Om" itu digunakan untuk membersihkan tubuh, ucapan, dan pikiran seseorang. Mungkin saja, Gucheon menuliskan "Om" untuk melindungi dirinya dari Gwi-mae.

Kamu setuju gak sama teori-teori di atas? Atau ternyata kamu punya jawaban yang lebih masuk akal? Oh iya, ada teori lain yang masih bikin kamu penasaran, gak?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More