Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Teori Penonton yang Ternyata Salah di Four Hands, Two Sonatas
Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)
  • Hong Jae In sempat dicurigai menculik Choi Jeong Yo, tetapi pelaku sebenarnya adalah Kang Ji Hye; Hong Jae In konsisten digambarkan sebagai karakter positif.
  • Drama ini tidak berfokus pada cinta segitiga atau hubungan saudara Kang Pi O dan Choi Jeong Yo, melainkan bromance serta rivalitas dua pianis tersebut.
  • Do Hyun Soo bukan ayah Kang Pi O, sementara Kang Pi O dan Choi Jeong Yo tidak meninggal; keduanya berpisah tiga tahun lalu bertemu kembali dengan mental lebih baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Four Hands, Two Sonatas merupakan drakor yang mengangkat tema tentang musik klasik. Kisahnya terpusat pada hubungan komples di antara dua pianis muda berbakat, yakni Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Yeon Jo (Lee Jun Young).

Sepanjang drakor ini, sebagian penonton ramai membuat berbagai teori berkaitan dengan plot dan alur cerita. Dari teori-teori ini, tidak semuanya benar. Banyak juga teori yang terbukti salah. Berikut lima di antaranya. Yuk, simak.

1. Hong Jae In adalah dalang penculikan Choi Jeong Yo

Lee Jun Young dan Jang Gyu Ri di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Sebelum terungkap dalang dari penculikan Choi Jeong Yo di Praha adalah Kang Ji Hye (Yoon Se Ah), Hong Jae In (Jang Gyu Ri) sempat dicurigai sebagai pelaku. Teori ini muncul sebab Hong Jae In begitu mencintai Kang Pi O sehingga dianggap berpotensi melakukan segalanya demi cowok itu. Tentu saja teori ini salah karena Hong Jae In terbukti konsisten jadi karakter green flag di drakor ini.

2. Choi Jeong Yo dan Kang Pi O berebut Hong Jae In

Song Kang dan Jang Gyu Ri di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Drakor ini awalnya diduga bakal menyajikan kisah romansa segitiga antara Kang Pi O, Choi Jeong Yo, dan Hong Jae In. Sebagai satu-satunya female lead, ada dugaan Hong Jae In bakal galau memilih di antara dua sahabat ini.

Dugaan ini pun nyatanya salah. Drakor Four Hands, Two Sonatas tidak fokus membahas kisah cinta, melainkan bromance dan rivalitas antara Kang Pi O dan Choi Jeong Yo. Terlebih meski akhirnya mereka putus, Hong Jae In sejak awal hanya menyukai Kang Pi O.

3. Kang Pi O dan Choi Jeong Yo adalah saudara seayah

Lee Jun Young dan Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Sempat ramai teori meyakini Kang Pi O dan Choi Jeong Yo merupakan saudara satu ayah. Pasalnya, keduanya sama-sama tidak tahu siapa ayah kandung mereka. Selain itu, mereka memiliki bakat dalam bermain piano.

Hingga akhir memang tidak dijelaskan siapa ayah Kang Pi O maupun Choi Jeong Yo. Namun, yang jelas hampir dapat dipastikan bahwa mereka bukanlah kakak adik. Hubungan mereka kompleks sebagai teman sejati.

4. Do Hyun Soo merupakan ayah kandung Kang Pi O

Kim Joo Hun di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Teori lain menebak Do Hyun Soo (Kim Joo Hun) adalah ayah kandung Kang Pi O. Dugaan ini muncul mengingat Kang Pi O begitu terkesan dengan penampilan konserto Do Hyun Soo. Di sisi lain, Do Hyun Soo merupakan mantan kekasih Kang Ji Hye, ibu Kang Pi O.

Kang Ji Hye tidak mau menyebut siapa ayah kandung dari sang putra. Meski begitu, pria tersebut bukanlah Do Hyun Soo. Mereka sudah putus saat Kang Ji Hye pergi keluar negeri untuk belajar balet lalu pulang dalam keadaan hamil. Di sisi lain, di ending Kang Ji Hye dan Do Hyun Soo balikan.

5. Kang Pi O atau Choi Jeong Yo meninggal di ending

Lee Jun Young dan Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Kisah Kang Pi O dan Choi Jeong Yo dipenuhi angst serta tragedi. Karena itu, mendekati akhir cerita, sebagian penonton menduga drakor ini bakal menyajikan sad ending di mana salah satu dari Kang Pi O atau Choi Jeong Yo berakhir meninggal.

Ternyata teori ini tidak benar alias keliru. Hingga akhir, Kang Pi O dan Choi Jeong Yo tetap hidup. Mereka sempat berpisah selama tiga tahun, tapi akhirnya bertemu lagi dengan kondisi kesehatan mental yang lebih baik.

Sebelum Four Hands, Two Sonatas tamat, teori-teori di atas cukup ramai dibahas di berbagai media sosial. Namun, kelima teori tersebut ternyata salah. Apa kamu termasuk yang mengikuti beragam teori ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article