4 Teror Diterima L&J Setelah Menyelidiki Connect In di Drakor Honour

Dalam drama Honour (2026) menceritakan tentang tiga pengacara perempuan yaitu Yoon Ra Yeong (Lee Naa Young), Hwang Hyun Jin (Lee Chung Ah), dan Kang Sin Jae (Jung Eun Chae) dari firma hukum L&J yang berani menangani kasus kejahatan berat terhadap perempuan dan anak. Fokus utama penyelidikan mereka adalah Connect In, sebuah platform eksklusif yang beroperasi secara tersembunyi dan menyediakan layanan ilegal bagi klien VIP.
Connect In digambarkan sebagai jaringan terorganisir yang mengatur prostitusi, eksploitasi, dan transaksi rahasia melalui sistem digital tertutup. Platform ini memiliki akses terbatas dan dilindungi sistem keamanan yang kuat, sehingga sulit dilacak aparat maupun pengacara. Saat L&J mulai membongkar aktivitas Connect In, mereka justru menjadi target teror, intimidasi, dan serangan yang menyasar kehidupan pribadi mereka. Berikut rangkaian teror yang diterima ketiga pengacara L&J dalam drakor Honour.
1. Penyerangan terhadap Yoon Ra Yeong di apartemennya

Yoon Ra Yeong mengalami penyerangan di apartemennya oleh pihak yang tidak dikenal. Dalam insiden itu, pergelangan tangannya terluka saat ia berusaha melawan. Kejadian ini menjadi bentuk intimidasi langsung yang menyasar keselamatan pribadinya.
Serangan tersebut menunjukkan bahwa ancaman sudah melewati batas profesional. Pelaku tidak hanya mencoba menekan melalui hukum atau opini publik. Mereka mulai menggunakan kekerasan fisik untuk menimbulkan rasa takut.
2. Hwang Hyun Jin disuntik heroin dan dicap stempel klub hukum Hankuk

Hwang Hyun Jin menjadi korban tindakan kriminal saat ia disuntik heroin di tempat umum. Setelah itu, tangannya diberi stempel bertuliskan klub hukum Hankuk. Peristiwa ini bukan hanya serangan fisik, tetapi juga upaya mempermalukan dan menjatuhkan namanya.
Tindakan tersebut jelas dirancang untuk merusak reputasi profesionalnya. Stempel itu mengaitkan kejadian dengan masa lalu yang sensitif. Hal ini memperkuat tekanan psikologis yang sudah ia rasakan sebelumnya.
3. Mobil Kang Shin Jae dirusak dan dicoret pesan ancaman

Mobil Kang Shin Jae dirusak oleh orang tak dikenal dan dicoret dengan pesan ancaman. Peristiwa ini terjadi setelah L&J semakin dalam menyelidiki Connect In. Kerusakan tersebut menjadi peringatan agar mereka menghentikan penyelidikan.
Insiden ini membuat ancaman terasa nyata dan dekat. Teror tidak lagi bersifat tersembunyi atau tidak langsung. Pihak lawan menunjukkan bahwa mereka mampu menjangkau kehidupan pribadi para pengacara.
4. Insiden masa lalu tahun 2005 mulai diungkit

Selain serangan fisik, insiden tahun 2005 kembali diungkit ke permukaan. Peristiwa lama yang melibatkan mereka saat masih mahasiswa mulai disebarkan kembali. Hal ini menambah tekanan di tengah kasus yang sedang berjalan.
Pengungkitan masa lalu ini menjadi bentuk teror psikologis. Rahasia yang selama ini tertutup mulai mengancam reputasi dan hubungan pribadi mereka. Situasi ini membuat konflik menjadi lebih kompleks dan berlapis
Rangkaian teror yang diterima para pengacara L&J menunjukkan bahwa kasus Connect In memiliki dampak yang sangat serius. Ancaman yang mereka hadapi tidak hanya menyasar pekerjaan, tetapi juga keselamatan dan kehidupan pribadi. Situasi ini membuat perjuangan mereka menegakkan hukum menjadi semakin berat dan berisiko.


















