Di Korea Selatan, bantuan berupa perlengkapan menstruasi bisa berdampak langsung dan praktis bagi mereka yang berada dalam kondisi kekurangan dan rentan. Sebab, menstruasi datang berkala tanpa bisa dikendalikan. Para perempuan membutuhkan sumber daya cukup untuk mengelolanya secara aman dan higienis. Namun sayangnya, harga pembalut yang mahal di Negeri Ginseng membuat banyak perempuan kurang mampu kesulitan. Hal ini sering disebut sebagai period poverty.
Makanya, aktor Korea Selatan yang menyumbangkannya dianggap peduli pada kebutuhan perempuan. Mereka sendiri juga mengaku berharap bantuannya akan memenuhi hak perempuan untuk menghadapi menstruasi dengan aman, higienis, dan nyaman. Yuk, simak!
