Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
potret Jay ENHYPEN (x.com/ENHYPEN_members)
  • BELIFT LAB menyatakan Jay ENHYPEN mengalami pelanggaran privasi dan penguntitan berulang sejak Juni 2026, termasuk peneroran nomor pribadi oleh sasaeng yang menyamar sebagai petugas instalasi internet dan TV.
  • Pelaku diduga merekam percakapan telepon Jay tanpa izin lalu menyebarkannya di berbagai platform, termasuk KakaoTalk, sebelum menghapus akun setelah insiden tersebut viral.
  • BELIFT LAB telah melaporkan pelaku ke polisi karena insiden itu dinilai memicu kecemasan dan tekanan psikologis bagi Jay, serta menegaskan kebijakan tanpa toleransi terhadap penguntitan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Idol KPop sering kali menjadi sasaran atau korban pelanggaran privasi hingga penguntitan oleh seorang sasaeng. Pengalaman kurang menyenangkan tersebut juga dirasakan Jay ENHYPEN selama beberapa bulan terakhir ini, nih.

BELIFT LAB tentunya tidak tinggal diam. Baru-baru ini, agensi yang menaungi Jay sekaligus ENHYPEN tersebut akhirnya menempuh jalur hukum agar pelaku mendapatkan sanksi yang setimpal. Berikut isi pernyataan resmi BELIFT LAB.

1. Nomor HP pribadi Jay ENHYPEN diteror sasaeng yang menyamar

potret Jay ENHYPEN (x.com/ENHYPEN_members)

Pada Selasa (3/11/2026), BELIFT LAB merilis pernyataan resmi melalui platform komunikasi penggemar global, Weverse, berjudul 'Pemberitahuan tentang Tindakan Hukum Tegas Terhadap Pengungkapan Informasi Pribadi Artis Tanpa Izin dan Penguntitan.' Langkah ini diambil oleh agensi untuk melindungi privasi dan keamanan dari salah satu artis mereka, Jay ENHYPEN.

Menurut BELIFT LAB, pelantun lagu "Bloody Paradise" tersebut telah berulang kali menjadi korban pelanggaran privasi dan penguntitan oleh seorang sasaeng sejak Juni 2026. Fyi, idol KPop biasanya tidak menganggap sasaeng sebagai penggemar, karena perilaku obsesif mereka yang berlebihan dalam membuntuti dan mengusik kehidupan pribadi.

Seorang sasaeng awalnya mendekati Jay dengan menyamar sebagai karyawan pusat layanan instalasi internet dan TV. Ia diduga mencoba mendapatkan informasi pribadi Jay dan melakukan upaya tambahan untuk menghubunginya secara terus-menerus.

3. BELIFT LAB: Kami menanggapi insiden ini dengan sangat serius

potret Jay ENHYPEN (x.com/ENHYPEN_members)

Seorang sasaeng juga secara diam-diam merekam percakapan telepon dengan Jay tanpa persetujuannya dan menyebarkan rekaman tersebut melalui berbagai platform, termasuk KakaoTalk. Setelah insiden ini viral, sasaeng itu dilaporkan langsung menghapus akunnya untuk menghindari tanggung jawab.

BELIFT LAB menekankan keseriusan insiden yang dialami oleh salah satu anggota ENHYPEN tersebut. Tidak hanya melanggar privasi artis mereka, agensi menyatakan apa yang dilakukan oleh pelaku berpotensi menimbulkan kekhawatiran dan kerugian lebih lanjut. Apalagi, ini menyangkut informasi pribadi Jay.

"Kami menanggapi insiden ini dengan sangat serius, karena hal ini bukan hanya merupakan pelanggaran privasi artis, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran tentang potensi kerugian lebih lanjut akibat pengungkapan informasi pribadi," kata BELIFT LAB.

3. BELIFT LAB polisikan sasaeng yang langgar privasi Jay ENHYPEN

potret Jay ENHYPEN (x.com/ENHYPEN_members)

BELIFT LAB telah melaporkan pelaku ke pihak kepolisian. Keputusan ini diambil karena tindakan itu dinilai sangat serius dan membuat Jay mengalami kecemasan dan tekanan psikologis. Pastinya, agensi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada ENGENE, sapaan akrab penggemar ENHYPEN, yang membantu melaporkan insiden tersebut.

"Kami dengan tulus berterima kasih kepada semua penggemar yang telah mendukung upaya kami untuk melindungi artis tersebut. Laporan yang dikirimkan melalui halaman Perlindungan Hak Artis kami terus ditinjau oleh departemen terkait, dan kami meminta kerja sama kalian yang berkelanjutan dan pelaporan aktif," tegas agensi.

BELIFT LAB menegaskan komitmen mereka untuk melindungi keselamatan Jay dan artis lainnya dengan menerapkan kebijakan tanpa toleransi. Agensi akan mengambil tindakan hukum yang tegas, tanpa keringanan sedikit pun, terhadap segala bentuk penguntitan dan pengungkapan informasi pribadi secara ilegal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article