Di Balik Perjalanan PAPION: Takut Haters hingga Saling Mendukung

- Para member PAPION sempat diliputi rasa takut dan khawatir sebelum debut, terutama Naia yang takut menghadapi haters namun akhirnya mendapat banyak dukungan dari penggemar.
- Ponn awalnya cemas tinggal bersama para member selama 24 jam, tapi justru menemukan kebersamaan yang menyenangkan dan saling mendukung, termasuk membantu Angel beradaptasi dengan latihan menari.
- Naufa sebagai member termuda memilih bersikap santai dan legawa menghadapi tekanan debut, bertekad melakukan yang terbaik sambil mempercayakan hasil pada takdir Tuhan.
Jakarta, IDN Times - Siapa sih yang gak mau jadi idol? Identik dengan pamor dan kehidupan yang terlihat glamor, profesi ini memang tampak begitu menarik di mata banyak orang.
Namun, di balik gemerlap tata panggung dan sorotan kamera, ada proses panjang serta berbagai tantangan yang harus dihadapi para idol, yang tak jarang membuat mereka sendiri justru merasa khawatir.
Hal inilah yang juga dirasakan oleh PAPION. Di balik perjalanan mereka menuju panggung musik internasional, kelima member, yaitu Naia, Farah, Angel, Naufa, dan Ponn mengaku juga sempat diliputi rasa khawatir sebelum akhirnya mereka resmi debut pada 14 Juni 2025.
Naia, member PAPION asal Amerika Serikat secara terbuka menceritakan bahwa sebelum debut, ia pun sempat takut menghadapi haters dan komentar kebencian.
1. Naia sempat takut sama haters dan komentar kebencian

Dalam agenda media visit di kantor IDN, Naia mengungkapkan kekhawatiran yang pernah ia rasakan sebelum debut sebagai member PAPION. Dengan mata berkaca-kaca, Naia menceritakan bahwa pada awalnya, ia sempat merasa takut menghadapi haters dan komentar kebencian.
“Sebelum debut, aku sempat merasa sedikit gugup dan takut karena khawatir dengan para haters atau komentar kebencian,” kata Naia dalam agenda media visit yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026).
Kendati demikian, ia merasa sangat bersyukur karena kenyataannya tidak seperti yang ia bayangkan. Alih-alih dibanjiri komentar kebencian, Naia justru merasakan banyak dukungan dan cinta dari para penggemar sejak ia debut.
Sebagai satu dari tiga member PAPION asal Indonesia, Farah juga mengaku sempat diliputi rasa khawatir. Menyadari bahwa menjadi idol tidak selalu mudah dan menyenangkan, ia pun sampai gak berani untuk menaruh ekspektasi apa pun di awal debutnya.
“Aku tahu proses ini memang gak selamanya enak. Cuman karena ada dukungan dari teman-teman member yang udah aku anggap sebagai keluarga, jadi aku rasa semuanya jadi lebih mudah,” ungkap Farah membuat suasana wawancara saat itu mendadak diliputi perasan haru.
2. Ponn sempat khawatir tinggal bareng member selama 24 jam

Nah, cukup berbeda dari Naia dan Farah, Ponn, satu-satunya member PAPION asal Thailand justru merasakan kekhawatiran dari sisi dinamika kehidupan di grup. Ia sempat berpikir bahwa bekerja dalam girl group yang seluruh anggotanya perempuan akan menjadi hal yang sulit. Apalagi, mereka juga harus tinggal bersama selama 24 jam.
“Bagiku, sebelum debut, aku sempat berpikir bekerja dalam grup yang seluruhnya perempuan akan sangat sulit. Kami bahkan harus tinggal bersama selama 24 jam, jadi aku merasa itu pasti berat,” turut Ponn.
Namun setelah debut, Ponn justru menyadari bahwa kehidupan bersama para member ternyata terasa menyenangkan dan membuat mereka semakin dekat satu sama lain.
Senada dengan Ponn, Angel juga menceritakan tentang dukungan hangat yang ia terima dari para member PAPION. Angel mengaku bahwa awalnya ia sempat merasa khawatir karena tidak memiliki latar belakang sebagai dancer.
Setelah harus beradaptasi dengan jadwal latihan menari yang intens, Angel justru merasa proses tersebut menjadi lebih ringan. Alih-alih membuatnya down, para member PAPION yang lain justru sabar membimbingnya, terutama Ponn, yang rela meluangkan banyak waktu untuk membantunya berlatih.
“Bagaimanapun mereka kayak gak push me down, ‘Hei, kamu bisa.’ Aku sering banget diajarin nari sama kakak-kakak ini, terutama Ponn. Dia sampai harus membuang banyak waktunya demi ngajarin aku nari,” lanjut Angel sambil tersenyum haru.
3. Apapun yang terjadi, Naufa bertekad untuk melakukan yang terbaik

Sebagai member termuda PAPION, Naufa justru terlihat paling santai menghadapi tekanan debut. Ia mengaku tidak memiliki banyak kekhawatiran karena merupakan tipe orang yang membiarkan segala sesuatunya mengalir begitu saja, dan legawa menerima apa pun yang terjadi sebagai bagian dari takdir sambil tetap melakukan yang terbaik.
“Apa pun yang terjadi, akan terjadi. Itu sudah menjadi takdir Tuhan. Tidak ada yang perlu ditakuti, tapi aku akan tetap melakukan yang terbaik,” ungkap Naufa dengan nada antusias.
Pada 20 Februari 2026, PAPION kembali dengan lagu terbaru mereka berjudul “Chocolate”. Lagu ini cukup mencuri perhatian karena menghadirkan kolaborasi lintas negara dengan Dept, musisi asal Korea Selatan.