Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Idol KPop Cowok Ini Dipukul Pihak Agensi saat Berbuat Salah, Ngeri!

Kim Jong Kook dan Soobin TXT (instagram.com/turbo_jk_company | instagram.com/bighit_txt)
Kim Jong Kook dan Soobin TXT (instagram.com/turbo_jk_company | instagram.com/bighit_txt)

Pukulan sebagai hukuman tidak seharusnya dimaklumi dalam industri hiburan KPop. Terlebih, jika itu dilakukan oleh pihak agensi yang semestinya memperlakukan trainee maupun artisnya dengan layak. Sayangnya, hukuman itu ternyata cukup lumrah diterima idol.

Bahkan, deretan idol KPop berikut ini mengaku pernah menanggung hukuman berupa pukulan dalam jangka waktu panjang. Mereka tidak suka diperlakukan dengan buruk, tapi tak punya pilihan selain menerimanya. Sebab, mereka takut dan punya tekad bertahan untuk mewujudkan impiannya. Yuk, simak!

1. Soobin dan Taehyun TXT

Taehyun dan Soobin TXT (x.com/TXT_members)
Taehyun dan Soobin TXT (x.com/TXT_members)

Dalam siaran langsung di Weverse pada 16 Agustus 2025, Soobin mengaku pernah dipukul saat belajar koreografi sebagai trainee. Dalam masa itu, dia dan Taehyun masih SMP. Lalu, mereka mendadak diminta untuk mempelajari koreografi sulit dari SEVENTEEN dan menampilkannya sendiri.

Ini terjadi saat mereka baru belajar menari selama satu atau dua minggu. Soobin dan Taehyun pun mencoba mempelajarinya dengan menonton video dengan kecepatan setengahnya, tetapi tetap saja tak menguasainya. Saat itulah, Taehyun mengaku dipukul saat mempelajarinya lewat komentar.

Soobin menambahkan, trainee lain juga mengalami kekerasan fisik serupa. Mereka lebih buruk dalam mempelajari koreografi, sehingga lebih sering dipukul. Meskipun begitu, hukuman fisik bagi trainee ini sudah dihapuskan. Proses pelatihannya juga sudah berubah.

2. Jay Park

Jay Park (instagram.com/moresojuplease)
Jay Park (instagram.com/moresojuplease)

Di program The Glow Up Podcast pada 2017, Jay Park mengaku berlatih di JYP Entertainment selama kurang lebih tiga setengah tahun. Masa itu dilalui sebagai pengembangan bakat, di mana trainee menerima latihan vokal dan tari. Ia merasa, itu membantu, tapi agak membunuh hasrat dan kreativitasnya.

Pasalnya, trainee dipaksa mengikuti cara menyanyi yang sudah ditetapkan sesuai sistem. Baginya, masa itu juga sulit dan dipenuhi rasa sepi, hingga dia kadang menangis. Terlebih lagi, budayanya cukup mengerikan. Saat salah lirik atau gerakan tarian, pihak agensi akan sungguh memberi pukulan.

Jay Park mengatakan, hukuman macam itu sudah lenyap. Meskipun begitu, dia ingat bahwa kadang ada saja pihak agensi yang mengatakan hal kasar, seperti “Dasar brengsek!” pada trainee. Ia sendiri jago menari, jadi tak menerima perlakuan itu. Namun, dia pernah melihat trainee di sebelahnya melakukan kesalahan hingga dipukul.

3. Taeseon eks TRCNG

Taeseon eks TRCNG (instagram.com/9.17st)
Taeseon eks TRCNG (instagram.com/9.17st)

Melalui sebuah konten pada 2024, Taeseon mengaku menerima pelecehan verbal dan fisik sewaktu trainee maupun debut. Benda-benda seperti tongkat pemukul, penyedot debut, dan pel yang rusak ada di ruang latihan sebagai penganiayaan fisik. Trainee juga dering dimintai uang oleh agensi.

Bahkan, mereka pun diminta membelikan minuman. Orang yang melakukan ini adalah CEO dan beberapa guru koreografi mereka. Taeseon menjelaskan, bahwa dia berusaha menahan diri dalam situasi buruk itu karena sangat ingin jadi idol. Jadi, tak ada satupun member TRCNG yang menceritakan ini pada orangtuanya.

Pihak agensi mengatakan, hukuman macam itu normal dan memaksa Taeseon untuk memakluminya. Penyiksaan ini masih berlangsung saat TRCNG debut. Salah satu member disalahpahami dan diserang. Member itu dilempari penyedot debu, didorong ke tembok, dan dicekik. Akhirnya, Taeseon dan Wooyeop sendiri mengajukan gugatan pada TS Entertainment yang mendebutkan TRCNG.

4. Kim Jong Kook eks Turbo

Kim Jong Kook (instagram.com/turbo_jk_company)
Kim Jong Kook (instagram.com/turbo_jk_company)

Dilansir Kbizoom, Kim Jong Kook pernah mengalami tekanan berat dari perusahaan manajemennya saat masih aktif sebagai member Turbo. Turbo dipaksa bekerja berlebihan, sampai dirawat di rumah sakit dan tidak dibayar dengan layak. Turbo juga jadi korban penganiayaan oleh manajernya.

Kim Jong Kook sempat mengatakan di acara radio, bahwa hal itulah yang membuatnya mulai latihan tinju dan olahraga. Dia ingin melindungi dirinya. Menurut laporan, dia pernah diikat dan dipukuli di ruang bawah tanah sebagai peringatan agar dia tidak berani memberi perlawanan pada pihak agensi.

Agensi dari idol KPop di atas dinilai sudah memanfaatkan kesabaran artisnya yang hanya ingin berkarier di industri hiburan dengan memberikan perlakuan semena-mena. Penyalahgunaan kekuasaan yang terjadi cukup mengerikan. Padahal, hukuman macam itu menyisakan rasa trauma bagi korbannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us