Naeun eks Apink (instagram.com/marcellasne_)
Di Beatles Code 3D pada 2014, MC bertanya tentang perasaan Apink yang berada di bawah bayang-bayang popularitas individu Eunji dan Naeun. Chorong mengaku menyadari, nama kedua member itu yang lebih dulu terlintas ketika publik memikirkan Apink. Namun, mereka tak keberatan karena percaya masing-masing dari mereka akan punya kesempatan bersinar.
Meski begitu, Naeun yang jadi member terpopuler sebenarnya kecewa karena popularitas mereka tak merata. Ia menyatakan, “Aku merasa kecewa ketika melihat hal-hal seperti ‘Jung Eun Ji dan idola lainnya’ atau ‘grup Son Na Eun’ ketika menggambarkan Apink. Setiap orang punya kesempatan (untuk bersinar), tapi itu hanya tergantung apakah kesempatan akan datang lebih awal atau lambat.”
Member Apink justru merasa bersalah pada member yang paling banyak aktivitas individu pada masa itu. Sebab, pembagian gaji mereka tetap merata. Artinya, member yang paling sibuk dan kurang aktivitas individu mendapat gaji yang sama. Chorong menyatakan, “Saat salah satu member kembali dari jadwal pribadinya, alih-alih komentar seperti ‘Kerja bagus’ dan ‘Kau telah melakukan yang terbaik,’ kami merasa sangat kasihan pada anggota itu.”
Idol KPop di atas sangat menyayangi rekan grupnya, sehingga berharap semua member bisa mendapat popularitas yang sama. Mereka tahu, semua member grupnya pantas menerima perhatian dari publik. Hanya saja, rekan grupnya sebenarnya tak menyalahkan mereka dan tetap saling mendukung dalam berbagai kesibukan.