Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa MV “FALLEN ANGEL” Jennie BLACKPINK Jadi Perbincangan di Medsos?
FALLEN ANGEL - Jennie BLACKPINK (YouTube.com/JENNIE)
  • Jennie merilis “FALLEN ANGEL” pada 28 Agustus 2026 dalam EP digital Fallen Angel, dengan aransemen sederhana, vokal yang mendapat respons positif, serta MV bergaya dark fairytale.
  • Visual surealis seperti angsa, kupu-kupu merah, api, duri, anak bersayap, dan simbol mata satu memicu banyak tafsir. Produksi menegaskan video fiksi dan api dibuat dengan VFX/CG.
  • Adegan anak-anak berkerudung merah membawa lilin memantik perdebatan soal nuansa ritual, sementara tim menyatakan syuting anak berlangsung aman. EP ini disebut sebagai ekspresi personal Jennie dan hadiah bagi penggemar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jennie BLACKPINK kembali menghadirkan karya solo terbaru bertajuk “FALLEN ANGEL”. Lagu tersebut dirilis pada 28 Agustus 2026 sebagai bagian dari EP digital Fallen Angel yang hadir bersama music video (MV) sinematik dengan konsep dark fairytale.

Aransemen sederhana dan vokal Jennie yang memukau menuai respons positif. Namun, visual music video-nya justru memicu perdebatan di kalangan penonton. MV “FALLEN ANGEL” menghadirkan sederet simbol dan adegan bernuansa gelap yang memicu beragam tafsir, hingga membuat penonton ramai memperdebatkan makna di baliknya.

1. Dipenuhi berbagai simbol yang picu beragam tafsir

FALLEN ANGEL - Jennie BLACKPINK (YouTube.com/JENNIE)

MV “FALLEN ANGEL” dari Jennie dikemas dengan konsep dark fairytale yang memadukan nuansa fantasi dan sisi gelap dengan sejumlah visual surealis. Mulai dari Jennie yang mengapung di atas air dengan angsa, padang yang dipenuhi kupu-kupu merah, hingga sosok anak bersayap yang membawanya menuju bangunan terbakar dan kepompong duri.

Beragam elemen tersebut memicu berbagai tafsir, termasuk angsa, air, kupu-kupu, api, hingga duri yang ramai dibaca sebagai bagian dari perjalanan dan transformasi karakter. Bahkan, sosok anak perempuan bersayap juga ditafsirkan sebagai representasi inner child atau sisi polos Jennie.

Sementara itu, kemunculan simbol mata satu turut memicu spekulasi di media sosial. Sebagian netizen mengaitkannya dengan teori Illuminati. Kendati demikian, tidak ada konfirmasi resmi dari Jennie maupun agensi mengenai tafsir tersebut.

Terlepas dari beragam tafsir yang muncul, MV “FALLEN ANGEL” juga dirilis bersama disclaimer yang menegaskan bahwa seluruh adegan di dalamnya merupakan bagian dari karya fiksi yang dibuat untuk kepentingan ekspresi artistik. Pihak produksi juga menjelaskan bahwa seluruh api yang ditampilkan dalam video dibuat menggunakan efek visual (VFX/CG).

“Disclaimer: Video ini memuat adegan fiksi yang dibuat untuk kepentingan ekspresi artistik. Seluruh api yang ditampilkan dalam video dibuat menggunakan efek visual (VFX/CG),” dilansir dari kanal YouTube JENNIE.

2. Adegan anak-anak berkerudung merah jadi perdebatan soal nuansa ritual

FALLEN ANGEL - Jennie BLACKPINK (YouTube.com/JENNIE)

Adegan pada bagian akhir video juga menuai banyak perdebatan di media sosial. Sejumlah anak terlihat mengenakan pakaian putih dengan kerudung merah sambil membawa lilin.

Adegan kemudian berlanjut ke ruang yang terbakar dan dipenuhi semak berduri, sebelum akhirnya seorang anak terlihat berada di antara duri yang terbakar sambil melanjutkan narasi dengan ekspresi ketakutan. Video berdurasi 5 menit 43 detik tersebut kemudian ditutup dengan adegan anak-anak bernyanyi dan Jennie melakukan gestur seolah menutup mata salah satu dari mereka.

Rangkaian visual tersebut memicu beragam reaksi di kalangan penonton. Sebagian netizen menilai adegan tersebut mengingatkan pada ritual keagamaan atau suasana sekte. Perpaduan anak-anak, lilin, kerudung merah, dan latar yang terbakar bahkan dianggap menghadirkan gambaran pengorbanan manusia. Beberapa netizen juga menyebut visual tersebut mengerikan dan mempertanyakan keputusan menampilkan anak-anak dalam konsep dengan suasana seperti itu.

Meski begitu, gak semua penonton melihatnya secara negatif. Sebagian justru menilai rasa tidak nyaman yang muncul merupakan bagian dari konsep artistik “FALLEN ANGEL”. Mereka berpendapat bahwa adegan tersebut tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai sesuatu yang mengerikan atau sensasional, melainkan sebagai bagian dari keseluruhan cerita.

Dalam disclaimer-nya, tim produksi pun juga menegaskan bahwa seluruh adegan yang melibatkan anak di bawah umur direkam di lingkungan yang aman dengan pengawasan yang sesuai.

3. EP Fallen Angel jadi bentuk ekspresi diri Jennie

FALLEN ANGEL - Jennie BLACKPINK (YouTube.com/JENNIE)

Di balik berbagai tafsir visualnya, EP Fallen Angel disebut sebagai proyek yang sangat personal bagi Jennie. OA pun menyebut EP tersebut menjadi bentuk ekspresi diri Jennie yang paling jujur.

“EP ini berasal dari sisi yang sangat personal, dengan bentuk ekspresi diri Jennie yang paling jujur, serta menghadirkan ‘FALLEN ANGEL’, ‘HEAVEN’, dan ‘Less than a Lover’,” tulis OA di Instagram-nya pada 21 Agustus 2026.

Di samping itu, OA juga menyebut Fallen Angel sebagai hadiah dari Jennie untuk para penggemarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article