Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Lagu KPop tentang Ketergantungan Emosional dalam Cinta, Merugikan!

BTS
BTS (x.com/bts_bighit)

Ketergantungan emosional dalam percintaan berarti situasi saat kebahagiaan, rasa aman, dan harga diri bergantung pada satu orang yang dikira dicintai. Bukan sekadar sayang, melainkan juga hidup yang terasa tak bermakna tanpa mengutamakannya dalam segala hal.

Ketergantungan emosional ini telah banyak dibahas dalam lagu KPop yang liriknya puitis. Dengan mencermati maknanya, kamu akan tahu bahwa ketergantungan emosional hanya menimbulkan kecemasan dan kehilangan jati diri. Yuk, simak agar bisa memahami tanda-tandanya!

1. "So Let's Love" - DAY6

cover album The Book of Us: Negentropy - Chaos Swallowed Up In Love (youtube.com/DAY6)
cover album The Book of Us: Negentropy - Chaos Swallowed Up In Love (youtube.com/DAY6)

“So Let’s Love” menggambarkan rasa pedih setiap kali bertengkar dengan pasangan. Tokoh dalam lagu ini tak bisa menghapus luka dari sikap pasangannya. Namun, dia juga tak ingin dan ketakutan akan ditinggalkan oleh sang pujaan hati.

Dia pun mengakui, bahwa perasaannya belum stabil. Namun, dia selalu bergantung pada cinta yang diberi pasangannya. Ia tak bisa merasa utuh tanpa kehadiran sang pujaan hati. Maka dari itu, dia berharap tak pernah ada perpisahan terlepas dari setiap pertengkaran yang terjadi.

2. "Put It Straight (Nightmare Ver)" - i-dle

i-dle membawakan "Put It Straight"
i-dle membawakan "Put It Straight" (youtube.com/Mnet K-POP)

“Put It Straight” menggambarkan sikap defensif seseorang saat tahu hubungan dengan pasangannya tak bisa lagi dipertahankan. Dia mengungkap dengan nada mengancam, meminta sang pujaan hati untuk tidak jujur soal keinginannya untuk berpisah.

Pasalnya, dia masih sangat membutuhkan cinta pasangan. Ia merasa hancur tanpa keberadaan pasangan. Dia juga tak merasa sanggup menjalani masa depan tanpa pasangannya. Sikapnya menunjukkan ketergantungan, saat merasa tak bisa melanjutkan hidup dengan baik tanpa sang pujaan hati.

3. "On and On" - VIXX

cuplikan MV "On and On" (youtube.com/RealVIXX)
cuplikan MV "On and On" (youtube.com/RealVIXX)

“On and On” menggambarkan hubungan asmara tak sehat yang tetap dijalani demi memenuhi kebutuhan akan kasih sayang. Tokoh dalam lagu ini mengerti, bahwa dirinya tak lebih dari boneka yang bisa menghibur sang pujaan hati. Dia tak pernah menerima cinta dengan tulus.

Hanya saja, dia terlalu bergantung pada orang yang dicintainya. Alhasil, liriknya pun menyuarakan ketergantungan emosional saat rela mengorbankan apa saja demi kebahagiaan orang terkasih. Padahal, dalam prosesnya, pihak yang berkorban jadi kehilangan identitas diri dan tidak sungguh bahagia.

4. "Artificial Love" - EXO

cover album EX'ACT (youtube.com/EXO)
cover album EX'ACT (youtube.com/EXO)

“Artificial Love” menggambarkan tentang seseorang yang tertarik pada cinta yang palsu atau dangkal, sampai dia merasa sulit melepaskan diri. Padahal, dia tahu itu bukan cinta yang tulus. Apalagi, dia tak pernah merasa aman selama bersama sang pujaan hati.

Hanya saja, dia justru kecanduan akan perasaan cemas dan takut ditinggal yang dianggapnya sebagai cinta. Ia memercayai janji palsu sang pujaan hari yang berjanji akan memberi cinta sejati. Lagu ini membuat kita menyadari, bahwa ketertarikan yang bikin hati tak tenang dan terlalu bergantung sebenarnya bukanlah cinta.

5. "Better" - MAMAMOO

cover album reality in BLACK (youtube.com/MAMAMOO)
cover album reality in BLACK (youtube.com/MAMAMOO)

“Better” dari MAMAMOO mendeskripsikan cinta yang membuat seseorang lebih memprioritaskan pasangan ketimbangkan diri sendiri. Dia rela mengubah jati dirinya demi menyesuaikan diri dengan preferensi pasangan. Dia tak bisa tenang tanpa validasi kebahagiaan dari pasangannya.

Dia melakukan itu karena takut kesepian. Meski begitu, tokoh dalam lagu ini menyadari ketergantungan itu tidak sehat. Dia mulai mencoba menyukai penampilannya secara apa adanya. Dia juga sudah bisa merasa bahagia sendiri, tanpa bergantung pada orang lain. Sebagai informasi, lagu ini berada di album Reality in Black dari MAMAMOO, berbeda dari lagu dengan judul serupa dari sub unit MAMAMOO+.

6. "Toxic" - MEOVV

cuplikan MV "Toxic"
cuplikan MV "Toxic" (youtube.com/MEOVV)

“Toxic” mendeskripsikan seseorang yang terobsesi pada pasangannya. Dia tahu bahwa hubungan mereka tidaklah sehat. Namun, dia tak dapat merasa lebih baik tanpa kehadiran sang pujaan hati. Ia tak ingin kehilangan cinta dari pasangannya.

Maka dari itu, tak peduli betapa kacau dirinya akibat perbuatan sang pasangan, hubungan itu tetap berarti untuknya. Baginya, hidupnya tanpa cinta yang palsu itu tidak bermakna. Padahal, kedua pihak tak pernah nyaman dalam menjalani hubungan beracun itu. Mereka hanya saling bergantung karena tak terbiasa berpisah.

7. "Run" - BTS

cuplikan MV "Run"
cuplikan MV "Run" (youtube.com/1theK (원더케이))

Dalam sebuah wawancara, BTS sebenarnya mengaitkan “Run” dengan sulitnya menghadapi kegagalan dalam menjalani masa muda. Namun, secara tekstual, lagu ini menggunakan metafora yang identik dengan ketergantungan emosional dalam relasi cinta.

Liriknya mengibaratkan pasangan bak matahari yang dijadikan pusat dunia. Sementara itu, tokoh dalam lagu ini digambarkan bak bunga yang hanya bisa berkembang karena keberadaan matahari. Meskipun begitu, sang pasangan memberinya terlalu banyak rasa frustrasi.

Namun, senyuman dari sang pujaan hati saja sudah cukup memberinya alasan untuk terus bertahan. Liriknya menggambarkan ketergantungan karena memusatkan dunia pada pasangan, tanpa peduli bahwa diri sendiri tidak pernah merasa bahagia dalam hubungan itu.

8. "Fake Love" - BTS

cuplikan MV "Fake Love"
cuplikan MV "Fake Love" (youtube.com/HYBE LABELS)

“Fake Love” menggambarkan seseorang yang mengesampingkan kebutuhan diri demi bikin pasangannya senang. Dia sampai kehilangan jati dirinya. Dia tak lagi mengenal dirinya karena terlalu sibuk berusaha jadi sempurna untuk pasangannya.

Upaya itu muncul dari ketakutannya menunjukkan kelemahan yang disangka akan membuat pasangan menjauh. Perubahannya yang terlalu berlebihan membuat pujaan hatinya juga bingung dalam menghadapinya. Lagu ini menyadarkan kita, bahwa diri sendiri tetaplah penting untuk diperhatikan, meski sudah terikat dalam hubungan asmara.

9. "I Know" - EXID

cover album Street
cover album Street (dok. Banana Culture Entertainment)

“I Know” dari EXID membahas seseorang yang memilih tetap bersama pasangannya, meski orang lain mengingatkan bahwa hubungan itu merugikannya. Ia mencoba bertahan lebih lama, untuk mencari sisi baik dari pasangannya. Padahal, pencarian itu sia-sia.

Sayangnya, kebahagiaannya terlalu bergantung pada reaksi sang pasangan. Tanpa pesan dari pujaan hatinya, dia akan sedih. Ia lebih banyak menanti interaksi dengan pasangan yang justru mengabaikannya. Baginya, perspektif dan perasaan pasangannya lebih penting dari dirinya. Liriknya ini menunjukkan ketergantungan yang bikin kehilangan diri sendiri.

Pasangan memang perlu dianggap penting, tetapi bukan berarti kebahagiaan diri sendiri bergantung padanya. Meski sudah berkomitmen, kita tetap perlu memerhatikan kebutuhan diri. Lewat liriknya, lagu KPop di atas membuat pendengarnya berhati-hati agar tidak sampai bergantung secara emosional pada pasangan, karena itu merugikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Korea

See More

7 Kebohongan Hyun Jin pada Sang Suami di Drama Honour, Fatal!

18 Feb 2026, 22:07 WIBKorea