4 Lagu KPop yang Dianggap Terlalu Childish, Terbaru Milik aespa!

- Agensi dan tim kreatif umumnya menentukan lagu serta konsep grup KPop, sehingga idol kerap membawakan pilihan yang dinilai tidak selalu sesuai dengan citra mereka.
- “Roll” aespa dan “Young, Dumb, Stupid” NMIXX dikritik karena memakai interpolasi nursery rhyme, yang oleh sebagian pendengar dianggap mengurangi kesan cool dan matang.
- “Woke Up In Tokyo” Ruka-Asa BABYMONSTER serta chorus “LOOK AT ME” ALLDAY PROJECT dinilai sebagian pendengar terlalu kekanak-kanakan karena sampling, melodi ringan, atau chanting sederhana.
Perihal creative direction serta pilihan lagu yang akan dirilis para grup KPop, sebagian besar ditentukan oleh pihak agensi atau tim khusus yang sudah mereka percaya. Jarang dari anggota grup KPop bisa terlibat langsung dalam menentukan lagu, konsep, atau arah kreatif yang bakal mereka bawakan. Karena itulah, para idol KPop seringnya gak punya banyak pilihan dan mesti bersedia menjalankan apa pun yang sudah diputuskan agensi.
Walau buat sebagian besar waktu, situasi ini bukanlah sesuatu yang baru bagi mereka. Toh, pihak agensi biasanya memang yang paling tahu visi kreatif dan jenis lagu seperti apa yang dianggap paling cocok untuk grup asuhannya.
Namun, bakal jadi persoalan tersendiri kalau sebuah grup justru disuruh menyanyikan lagu yang cenderung gak bikin sreg di telinga atau bahkan tergolong terlalu kekanakan. Walaupun cukup jarang seorang idol KPop terang-terangan memprotes lagu yang diberikan agensi, tetap saja, kalau kita berada di posisi mereka, mungkin ada rasa cringe atau kurang nyaman saat harus membawakan lagu yang terdengar terlalu childish.
Coba simak list-nya dan putar satu per satu lagu di bawah ini. Berikan pendapat jujurmu, apakah daftar lagu berikut juga terdengar kurang nyaman di telingamu, apalagi mengetahui fakta bahwa yang menyanyikannya adalah para idol yang jelas-jelas bukan anak kecil lagi?
1. Roll - aespa

"Roll" menjadi salah satu b-side track dalam full album kedua aespa, LEMONADE (x.com/aespa_official | spotify.com/aespa) Walau aespa terkenal dengan lagu-lagu bernuansa futuristik dan genre EDM yang cukup kental dalam banyak rilisan mereka. Nyatanya, grup ini tak selalu berhasil memproduksi lagu yang langsung jadi hits alias meledak di pasaran. Ada satu judul yang meski hanya berstatus b-side, tetap jadi sorotan banyak orang karena dianggap termasuk rilisan gagal dari aespa. Lagu tersebut ialah “Roll”, salah satu track dari full album LEMONADE.
Lagu berdurasi 2 menit 39 detik ini sebenarnya gak dipenuhi suara sok imut atau vibe childish yang berlebihan di sepanjang lagu. Malah, vokal para member aespa masih terdengar mantap dan memukau seperti biasanya. Yang dipermasalahkan sebagian penggemar justru penggunaan interpolasi melodi dari nursery rhyme “Row, Row, Row Your Boat” dalam beberapa bagian lagunya.
Walaupun penggunaan sampel atau interpolasi merupakan hal yang cukup umum di industri musik, sebagian fans merasa tim kreatif aespa mestinya bisa memilih melodi dari lagu lain yang tetap terdengar cool dan catchy. Bukannya malah bermain aman dengan mengambil melodi dari lagu anak-anak yang sudah begitu familier di telinga.
2. Young, Dumb, Stupid - NMIXX

"Young, Dumb, Stupid" menjadi pre-release track untuk mini album perdana NMIXX, expérgo (youtube.com/MBCkpop | spotify.com/NMIXX) Walau genre musik NMIXX sejak awal debut memang selalu menuai perdebatan, karena di samping ada banyaknya yang suka konsep percampuran dua lagu bertabrakan yang membuat mereka tampak unik dan stand out di antara jajaran girl group segenerasinya. Di sisi lain, ada pula yang mempertanyakan visi kreatif JYP Entertainment untuk grup ini, apalagi mengingat mereka telah terkenal sebagai agensi pencetak girl group sukses dengan banyak lagu-lagu populer yang mudah diterima publik.
Selepas keluarnya Jinni, banyak orang sempat penasaran akan seperti apa arah musik NMIXX untuk comeback perdana mereka sebagai enam anggota. Ternyata, ekspektasi besar publik cukup dipatahkan karena mereka merilis “Young, Dumb, Stupid”. Walaupun lagu ini terdengar catchy dan langsung nyantol di telinga, sebagian pendengar justru merasa konsepnya terlalu childish dan cukup keluar jalur dari konsep utama NMIXX.
Penggunaan interpolasi dari lagu anak-anak populer “Are You Sleeping, Brother John?”, dinilai netizen termasuk keputusan yang salah hingga bikin rilisan satu ini dianggap sebagai downgrade. Padahal, NMIXX di era OT7 punya banyak mahakarya keren, macam lagu “O.O”, “TANK”, “DICE”, hingga “Cool (Your Rainbow)”.
3. Woke Up In Tokyo - Ruka & Asa BABYMONSTER

Asa dan Ruka BABYMONSTER menyanyikan track "Woke Up In Tokyo" dari studio album DRIP (x.com/M2MPD | spotify.com/BABYMONSTER) Kalau dua lagu sebelumnya cuma mendapat kritikan pada beberapa bagian tertentu, itu pun yang dipermasalahkan bukan lirik utamanya, melainkan pemilihan melodi yang dianggap terlalu malas dan kurang kreatif karena sekadar memanfaatkan lagu anak-anak yang sudah begitu familier. Kali ini, ada track dari full album perdana BABYMONSTER berjudul “Woke Up In Tokyo” yang justru menuai kritik karena genre dan keseluruhan bagiannya dianggap terlalu kekanak-kanakan.
Lagu yang dibawakan oleh duo rapper BABYMONSTER, Ruka dan Asa, ini dinilai sebagian pendengar terasa canggung saat didengarkan. Padahal, BABYMONSTER sudah punya branding musik kuat lewat title track mereka yang usung konsep badass, rap super kece dan swag, sekaligus bagian vokal yang terdengar mewah dan powerful. Karena itulah, banyak yang penasaran, apa yang pihak agensi targetkan saat membiarkan idol asuhannya untuk merilis lagu seperti ini?
Dengan mengambil sampling sekaligus menginterpolasi dua nursery rhyme populer, yaitu “Mary Had a Little Lamb” dan “The Alphabet Song (ABC)”, lagu ini justru dianggap terlalu kocak hingga ada pendengar yang mengaku gak sanggup memutarnya sampai selesai. Bahkan, keseluruhan lirik termasuk bagian rap-nya juga dinilai bikin geli saat disimak dengan detail. Alih-alih terdengar keren, liriknya justru dianggap seperti sengaja dibuat untuk menyasar pendengar anak-anak era ini yang sudah akrab menonton short video berjam-jam.
4. LOOK AT ME – ALLDAY PROJECT

ALLDAY PROJECT dalam title poster untuk "LOOK AT ME" (x.com/ALLDAY_PROJECT | spotify.com/ALLDAY PROJECT) Sebenarnya, bagian yang banyak dipermasalahkan dari lagu ini hanyalah chorus saja. Itupun, chorus-nya dinyanyikan bukan dengan vokal melengking dan cutesy ala anak-anak, melainkan dengan vokal normal para member ALLDAY PROJECT tanpa berusaha dilebih-lebihkan atau diberi efek autotune aneh.
Namun, yang dikritisi adalah hook lagunya yang terdengar sangat mirip dengan lagu anak-anak, yang identik dengan melodi ringan dan chanting sederhana. Walau “LOOK AT ME” tidak memiliki kredit resmi terkait penggunaan sampling atau interpolasi dari nursery rhyme, banyak fans langsung menyadari bahwa bagian utama lagu ini benar-benar mengingatkan pada lagu-lagu yang biasa dinyanyikan saat masih TK, seperti “ABC Song”.
Selebihnya, fans tidak punya masalah sama sekali dengan bait atau verse lainnya karena lagu ini dianggap cukup listenable dan fresh, serta masih menawarkan branding konsep ALLDAY PROJECT seperti biasanya.
Cukup membingungkan di mata banyak fans, ketika pihak agensi memutuskan memberikan lagu bernuansa childish kepada grup naungan mereka. Entah apakah alasannya murni agar lagunya mudah meledak dan banyak diperbincangkan orang, bahkan meski dibarengi banyak komentar kontra sekalipun. Atau, pihak agensi memang benar-benar ingin menargetkan pengguna smartphone anak-anak yang jumlahnya sangat banyak sekali, agar mereka juga dapat terpapar lagu seperti ini sehingga tertarik untuk memutarnya, dan pada akhirnya membuat lagunya lebih laris serta rutin didengarkan?







![[QUIZ] Siapa Member CORTIS yang Bakal Nemenin Kamu Saat Naik Gunung?](https://image.idntimes.com/post/20260820/1_cdc669e5-ca8f-43cf-8344-2d1b8e90d784.jpg)














