Lirik Lagu 12 o'clock - JxJ, Debut Jeonghan dan Joshua SEVENTEEN

- Unit duo baru SEVENTEEN, JxJ yang beranggotakan Jeonghan dan Joshua, debut lewat mini album DREAMSCAPE serta lagu utama "12 o'clock" pada 19 Oktober 2026.
- "12 o'clock" mengisahkan pencarian sosok misterius antara mimpi dan kenyataan, dengan perasaan jatuh cinta mendalam yang dipicu tatapan serta pertemuan singkat.
- Bergaya dance rock bernuansa disko-funk, DREAMSCAPE turut memuat lagu solo Jeonghan dan Joshua yang liriknya ditulis langsung oleh masing-masing anggota.
SEVENTEEN resmi mendebutkan unit baru bernama JxJ. Grup duo yang terdiri dari Jeonghan dan Joshua tersebut meluncurkan mini album perdana bertajuk DREAMSCAPE dengan title track "12 o'clock" pada Senin (19/10/2026).
Ekspektasi CARAT pada debut JxJ juga sangat tinggi sejak diumumkan. Apalagi, mengingat posisi Jeonghan dan Joshua sebagai main vocal di grup, nih. Berikut ini lirik lagu "12 o'clock" SEVENTEEN JxJ dan maknanya.
1. Lirik lagu 12 o'clock - SEVENTEEN JxJ

potret Jeonghan dan Joshua SEVENTEEN (x.com/pledis_17) (Ah, yeah) kkumeseo bwatdeon neoneun mystery
(Ah, yeah) ireumdo moreun chae majuchiji
(Ah, yeah) sichim chochimi gyeopchil ttae
(Ah, yeah) tto sarajimyeon eotteokae
Jakku boge dwae, you're like a daydream, yeah, mm-mm
Maeil kkumsogeun namanui fantasy
Neon ajjilhage nareul ikkeureo (Oh, baby)
Natgwa bamui seoneul heomureo
Now, it's twelve
So manic, nega natanatda sarajyeodo dwae
I want it, gyesok neol chatge dwae
Like that
I'm so in love, so in love
I'm so in love
Hide and seek, neoege
I'm so in love, so in love
(Ah, yeah) neodo nal bogo inneunde
(Ah, yeah) challaga meomchugil bara
Meoritsogeun mess, neoman seonmyeonghae
Deo wonhae neoui A to Z, neon nae fantasy
Eojireowo nae kkumi hyeonsirinji aninji
Neon kkumgwa hyeonsil gyeonggyereul neomeo, ooh, ooh
Now, it's twelve
So manic, nega natanatda sarajyeodo dwae
I want it, gyesok neol chatge dwae
Like thatI'm so in love, so in love
I'm so in love
Hide and seek, neoege
I'm so in love, so in love
Take my breath
I love it, (Woo) nun majuchin sungan
I'm so blessed (Blessed)
I love it, (I love it) gidaryeo on thrill
Like that
I'm so in love, so in love
I'm so in love
You're like a mystery (Mystery, mystery, mystery)
Now, it's twelve
So manic, nega natanatda sarajyeodo dwae
I want it, gyesok neol chatge dwae
Like that
I'm so in love, so in love
I'm so in love
Day by day, neoege
I'm so in love, so in love2. Makna lagu 12 o'clock - SEVENTEEN JxJ

potret Jeonghan dan Joshua SEVENTEEN (x.com/pledis_17) Sesuai judulnya, lagu "12 o'clock" milik SEVENTEEN JxJ tentang pencarian "kamu" dalam mimpi saat melakukan perjalanan antara pukul 12 siang dan 12 tengah malam. Liriknya menggambarkan bagimana rasanya jatuh cinta yang begitu dalam kepada seorang perempuan yang bahkan terasa seperti mimpi, misterius, dan sulit digapai.
"Kamu" membuat seseorang ini merasakan ketertarikan yang sangat kuat, seolah-olah mereka sudah pernah bertemu dalam mimpi, sebelum akhirnya berpapasan di dunia nyata. Selain itu, setiap tatapan dan pertemuan singkat mereka terasa istimewa dan mendebarkan, sehingga sulit membedakan antara mimpi dan kenyataan.
3. SEVENTEEN JxJ hadirkan siklus tanpa akhir dua dunia lewat DREAMSCAPE

potret Jeonghan dan Joshua SEVENTEEN (x.com/pledis_17) Lagu "12 o'clock" digubah dalam gaya dance rock yang menafsirkan ulang musik disko dan funk era 1970-an hingga 1980-an. BUMZU tentunya kembali ikut menggarap title track mini album DREAMSCAPE Jeonghan dan Joshua ini. Produser papan atas sekaligus kolaborator lama SEVENTEEN tersesebut dikenal telah melahirkan sejumlah hit KPop besar, lho.
Mini album SEVENTEEN JxJ, DREAMSCAPE, juga menghadirkan lagu solo masing-masing anggota. Jeonghan menyuguhkan "컬러링 Coloring," sementara Joshua dengan "Not personal." Jeonghan dan Joshua bahkan turut berpartisipasi langsung dalam penulisan lirik untuk lagu solo mereka, sehingga pesan yang ingin disampaikan terasa jauh lebih tulus.
Sementara judul DREAMSCAPE, berarti lanskap mimpi, yang menelusuri siklus tanpa akhir dan benturan dari dua jenis mimpi, yaitu fantasi alam bawah sadar dan cita-cita yang dikejar dalam kenyataan. Kedua jenis mimpi tersebut kemudian mengaburkan batas antara kenyataan dan fantasi serta membuka dunia sensorik baru.
CARAT, sudah dengerin belum, nih?






















