14 Referensi Lukisan di MV 'Feel My Rhythm' Milik Red Velvet

Red Velvet kembali dengan mini album baru bertajuk The ReVe Festival 2022 – Feel My Rhythm pada Senin (21/3/2022). Kental dengan nuansa musik klasik, Feel My Rhythm merupakan lagu pop dance yang mengambil sampel dari "Air on the G String" karya Johann Sebastian Bach. Liriknya mengisahkan perjalanan melintasi ruang dan waktu sambil mengikuti musik.
Musik dan lirik di lagu "Feel My Rhythm" kian terasa magis dengan video klip yang dikemas dalam konsep ala museum seni rupa. Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri Red Velvet seakan muncul dari lukisan yang berasal dari berbagai zaman. Bak lukisan hidup, ini dia deretan lukisan yang direka ulang oleh Red Velvet di music video "Feel My Rhythm".
1. Irene yang berayun di awal video memiliki penampakan yang mirip dengan perempuan di The Swing (1767) karya Jean-Honore Fragonard

2. Yeri dan Wendy yang duduk di tepi sungai tampak seperti lukisan Nymphs Finding the Head of Orpheus (1900-05) karya John William Waterhouse

3. Tak jauh dari situ, ada Joy yang mengambang seperti lukisan Ophelia (1851-52) karya Sir John Everett Millais

4. Aksi Seulgi mengintip dari balik tembok serupa dengan perempuan di The Spy atau Lady looking behind the wall (abad 19) karya Paul Dominique Philippoteaux

5. Irene dan Seulgi di bukit berbunga tampil elegan dengan gaun seperti Woman with a Parasol - Madame Monet and Her Son (1875) karya Claude Monet

6. Beberapa adegan pun menggunakan referensi tumpang tindih, misalnya Three women picking fruit (1905-06) karya Gaspar Homar dan In the Bois de Boulogne (1879) dari Berthe Morisot

7. Red Velvet juga tampak seperti menghidupkan lukisan The birth of Venus (1483-85) karya Sandro Botticelli

8. Hampir seluruh latar MV "Feel My Rhythm" menggunakan referensi lukisan The Garden of Earthly Delights (1490-1500) karya Hieronymus Bosch

9. The Garden of Earthly Delights merupakan salah satu lukisan paling ganjil yang pernah ada dan ikut jadi referensi scene di MV "Feel My Rythm"

10. Dalam lukisan yang sama terdqapat sekelompok orang yang membawa buah seperti stroberi. Adegan itu juga juga banyak ditemui di MV "Feel My Rhythm"

11. Ada pula buah ceri yang tersebar di berbagai sudut lukisan, salah satunya direka ulang dengan tampilan Joy di dalam mahkota bunga

12. The Garden of Earthly Delights terbagi ke dalam tiga bagian lukisan besar yang menggambarkan surga, neraka, dan dunia di tengahnya

13. Sebagai villain, Seulgi tampak duduk di kursi tinggi serupa singgasana burung di bagian lukisan yang digambarkan sebagai neraka

14. Burung-burung, yang terlihat manis maupun menyeramkan di Feel My Rhythm juga tampak mengacu pada lukisan Hieronymus Bosch

Dengan menggunakan referensi lukisan di sepanjang video, Red Velvet benar-benar mengajak para penontonnya menjelajah ruang dan waktu dalam semua musim. Lewat MV ini pula, penonton dapat belajar seni rupa dengan cara yang menyenangkan. Tampilannya klasik dan magis, konsep unik yang selalu diusung Red Velvet memang gak pernah mengecewakan, deh!