- Mei 2026.
Milky way akan mulai terbit pada pukul 23.30-00.30 WIB. Zenith atau kulminasi tertingginya sekitar pukul 03.00 WIB dan akan terbenam pada pukul 07.00-08.00 WIB. - Juni 2026.
Milky way akan mulai terbit pada pukul 21.30-22.30 WIB. Zenith atau kulminasi tertingginya sekitar pukul 01.30-02.00 WIB dan akan terbenam pada pukul 06.00-07.00 WIB. - Juli 2026.
Milky way akan mulai terbit pada pukul 19.30-20.30 WIB. Zenith atau kulminasi tertingginya sekitar pukul 23.30-00.30 WIB dan akan terbenam pada pukul 05.00-06.00 WIB. - Agustus 2026.
Milky way akan mulai terbit pada pukul 18.30-19.30 WIB. Zenith atau kulminasi tertingginya sekitar pukul 21.30-22.30 WIB dan akan terbenam pada pukul 03.00-04.00 WIB. - September 2026.
Milky way akan mulai terbit pada pukul 17.30-18.30 WIB. Zenith atau kulminasi tertingginya sekitar pukul 19.30-20.30 WIB dan akan terbenam pada pukul 01.00-02.00 WIB.
Kalender Milky Way 2026 dan Tempat untuk Melihatnya

Milky way atau galaksi bimasakti merupakan salah satu fenomena paling dinanti banyak orang, terutama para pencinta alam dan fotografer. Namun, milky way tidak bisa dijumpai atau "menampakkan diri" setiap saat, hanya di musim kemarau dan dalam kondisi cuaca cerah (minim polusi cahaya).
Tahun 2026 ini, kehadiran milky way sudah dapat diprediksi, sehingga kamu bisa siap-siap mulai dari sekarang jika hendak menyaksikan keindahannya di langit malam. Penasaran kapan waktu yang tepat untuk menyaksikan milky way dan di mana saja tempat terbaikya? Simak informasi di bawah ini, yuk!
1. Jadwal milky way tahun 2026

Melansir akun Instagram @infoastronomy, musim kemarau (Mei-September) merupakan waktu terbaik untuk menyaksikan milky way. Hal ini dikarenakan sisi malam bumi mengarah langsung ke bentangan galaksi bimasakti. Sebaliknya, pada musim hujan (Oktober-April), bimasakti tidak berhadapan langsung dengan sisi malam bumi, karena posisinya ada di belakang matahari.
Menurut laporan BMKG, sekitar 26,3 persen wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau terlebih dahulu, tepatnya pada Mei 2026. Selain itu, BMKG juga memprediksi musim kemarau tahun ini juga akan lebih panjang dari tahun sebelumnya. Artinya, kesempatan untuk melihat milky way jadi semakin besar.
Umumnya, milky way memang akan terlihat pada malam hari. Namun, bukan berarti kita bisa melihatnya sepanjang malam dengan jelas. Ada jam tertentu yang membuatnya terlihat sangat jelas, antara lain:
Selain jam kemunculan, ada hal lain yang gak kalah penting untuk diperhatikan jika hendak melihat milky way dengan jelas, yakni harinya. Melansir situs Astrotourism, berikut perkiraan hari yang tepat untuk melihat fenomena tersebut:
- 10-20 Mei 2026,
- 8-18 Juni 2026,
- 8-17 Juli 2026,
- 6-16 Agustus 2026, dan
- 4-14 September 2026.
Tanggal-tanggal di atas bertepatan dengan fase bulan sabit dan bulan baru, sehingga bulan tidak terlalu "bercahaya." Sebaliknya, fase bulan purnama harus dihindari, karena bulan yang memantulkan cahaya dari matahari akan membuat milky way jadi tidak terlihat jelas.
2. Tempat terbaik menyaksikan milky way

Syarat utama menyaksikan milky way dengan jelas adalah lokasinya tenang dan minim polusi cahaya. Artinya, tempat tersebut harus gelap dan tentunya bukan di wilayah perkotaan. Biasanya, banyak orang memilih daerah pegunungan dan dataran tinggi.
Berikut IDN Times berikan rekomendasi tempat melihat milky way di Indonesia yang dapat kamu kunjungi:
- Gunung Gede, Jawa Barat,
- Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah,
- Pantai-pantai di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta,
- Gunung Bromo, Jawa Timur,
- Ranu Kumbolo di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur,
- Gunung Ijen, Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur,
- Pantai Papuma, Jember, Jawa Timur,
- Perbukitan di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur,
- Segara Anak di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, dan
- Desa Wae Rebo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
3. Tips menyaksikan milky way

Ada beberapa tips penting yang wajib diperhatikan jika kamu hendak melihat milky way, antara lain:
- datang ke tempat-tempat yang gelap dan minim cahaya, seperti yang telah disebutkan di atas,
- jika bepergian ke wilayah pegunungan dan menginap, bawalah perlengkapan dan bekal yang cukup. Mulai dari tenda, pakaian hangat, matras, sleeping bag, satu set alat masak, obat-obatan pribadi, bahan makanan dan minuman, senter, sepatu atau sandal gunung, hingga mantel atau jas hujan,
- pastikan kondisimu sehat dan fit, karena kamu akan berada di luar ruangan selama beberapa jam,
- pantau terus prakiraan cuaca melalui situs resmi BMKG atau prakiraan yang ada di ponselmu,
- sesampainya di lokasi pengamatan dan persiapan selesai, matikan cahaya secara total, agar pandanganmu beradaptasi dengan kegelapan dan menjadi lebih "tajam,"
- kamu bisa membawa kamera DSLR atau mirrorless, lensa wide angle, dan tripod untuk mendapatkan foto milky way terbaik,
Gimana, sudah siap berburu milky way tahun 2026 ini? Segera buat rencana untuk kegiatan seru ini, yuk!

















![[QUIZ] Tentukan Destinasi Wisatamu dari Telur Paskah Pilihanmu!](https://image.idntimes.com/post/20250416/happy-asian-couple-tourist-backpackers-holding-paper-map-looking-direction-while-traveling-they-smile-with-glad-when-arrived-location-paper-map-destination-1150-46959-3159a2704e4b6062c72c7e3be406df32-93f8e169482f704fbf5cce78320132a3.jpg)
