Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Review Lagu Birthday Wish NMIXX, Penutup Trilogi Paradox of Love

5 min read
Review Lagu Birthday Wish NMIXX, Penutup Trilogi Paradox of Love
review lagu Birthday Wish milik NMIXX (youtube.com/JYP Entertainment)
  • NMIXX merilis mini album keenam Strange Muse pada Oktober, lima bulan setelah Heavy Serenade, dengan enam lagu baru termasuk track subunit duo.
  • Birthday Wish dipilih sebagai title track penutup trilogi tidak resmi yang mencakup Blue Valentine, Heavy Serenade, dan Strange Muse; penggemar menjulukinya Paradox of Love.
  • Lagu ini memadukan Moombahton, Afro, dan Future House, serta menampilkan rap pertama Lily di title track, high note Jiwoo, dan narasi Kyujin di interlude.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau biasanya jarak perilisan musik baru NMIXX berkisar 7 bulan dari karya mereka sebelumnya, khusus kali ini, mereka melangsungkan comeback dalam waktu yang lebih cepat. Hanya berselang 5 bulan dari perilisan mini album Heavy Serenade, NMIXX pada Oktober ini kembali dengan mini album keenam mereka, Strange Muse. Berisi enam lagu baru, termasuk track subunit dari kombinasi duo member NMIXX, EP kali ini sukses menuai atensi besar.

Walaupun ada banyak lagu baru yang bisa didengarkan, mengingat perilisan kali ini bukan sekadar digital single. Namun, selayaknya tradisi comeback KPop pada umumnya, title track tetaplah yang jadi sorotan utama dan mendapat jatah promosi paling besar. Untuk comeback kali ini, NMIXX cukup percaya diri memilih "Birthday Wish" sebagai lagu utama mereka.

Kira-kira, dengan judul yang basic seperti itu, akankah lagunya juga terdengar konvensional dan kurang menawarkan kemegahan seperti dua title track hits mereka sebelumnya? Kalau penasaran, yuk, simak ulasannya berikut ini!

  1. 1. Jadi title track penutup trilogi unnofficial, "Paradox of Love"

    potret member NMIXX dalam trailer: The Paradox of Love
    potret member NMIXX dalam trailer: The Paradox of Love (youtube.com/JYP Entertainment)

    Sebenarnya, pasca berakhirnya trilogi album seri FE3O4, SQU4D selaku divisi NMIXX sama sekali tak mengumumkan bahwa proyek mendatang mereka akan kembali menghadirkan seri album trilogi. Namun, pada Birthday Planner, sebuah website yang dihadirkan menjelang comeback "Strange Muse", pihak divisi tampak melabeli tiga album mereka, yaitu Blue Valentine, Heavy Serenade, sekaligus Strange Muse sebagai sebuah trilogi.

    Meski tanpa nama resmi, banyak fans sepakat bahwa trilogi NMIXX untuk era ini layak dinamai "Paradox of Love", mengingat semua judul albumnya tampak seperti dua kata yang saling bertentangan dan lekat dengan tema cinta. Namun, untuk title track kali ini, NMIXX tak lagi memakai pendekatan nama yang sama dengan judul utama album mereka. Alih-alih "Strange Muse", lagu utama NMIXX untuk album kali ini bertajuk "Birthday Wish".

  2. 2. Awalnya sempat diragukan usai snippet singkatnya dirilis

    lagu "Birthday Wish" sempat menuai keraguan dari penggemar saat belum dirilis, meski versi a cappella-nya ramai dipuji
    lagu "Birthday Wish" sempat menuai keraguan dari penggemar saat belum dirilis, meski versi a cappella-nya ramai dipuji (youtube.com/JYP Entertainment)

    Padahal, dari konten A Cappella Highlight Medley Choir Version, title track NMIXX untuk comeback kali ini tampak sangat menjanjikan dan sudah langsung membuat tersihir berkat aransemennya yang vocal-heavy, mengharukan, sekaligus punya sentuhan ceria. Banyak yang langsung memfavoritkannya dan jadi tidak sabar untuk segera mendengarkan suguhan lagu utama yang NMIXX hadirkan.

    Namun, setelah snippet sekaligus koreografi singkat dari lagu "Birthday Wish" dibocorkan SQU4D, banyak penggemar justru dibuat kecewa karena lagunya terdengar basic, generic, dan kesannya sangat jauh dari yang diperlihatkan dalam video A Cappella. Pendapat fans pun jadi terpecah belah. Di samping banyak yang merasa kurang sreg dengan lagunya, ada juga yang mewanti-wanti agar tidak mudah menghakimi sebuah lagu yang bahkan belum resmi dirilis, hanya berdasarkan potongan audio 16 detik.

  3. 3. Vibes lagunya masih senada dengan dua title track mereka di era sebelumnya

    NMIXX dalam MV "Birthday Wish"
    NMIXX dalam MV "Birthday Wish" (youtube.com/JYP Entertainment)

    Untuk title track "Birthday Wish" ini, NMIXX memilih bereksperimen dengan menghadirkan tiga genre musik berbeda, yaitu Moombahton, Afro, dan Future House. Namun, biarpun formulanya berbeda, secara struktur lagu dan experience musik yang ditawarkan, kamu masih bisa menjumpai kesamaan dengan dua lagu utama mereka di era sebelumnya, "Heavy Serenade" dan "Blue Valentine".

    Saat didengar, "Birthday Wish" terasa unik dengan hadirnya intro pembuka bertipe talking-voice serta refrain yang terdengar magical dan sendu. Begitu memasuki bagian chorus, kamu pasti bakal langsung familier karena hook-nya sangat nostalgic dan bittersweet, khas NMIXX sekali. Bedanya, kali ini juga ada sentuhan "party" yang sesuai dengan judul track utamanya, sehingga sempurna menjadi lagu penutup yang bahagia untuk trilogi album ini.

  4. 4. Lily pertama kalinya nge-rap di title track serta Jiwoo yang mengeksekusi nada tinggi di lagu ini

    Lily dan Jiwoo NMIXX mendapat part yang cukup melenceng dari role utama mereka di lagu "Birthday Wish"
    Lily dan Jiwoo NMIXX mendapat part yang cukup melenceng dari role utama mereka di lagu "Birthday Wish" (youtube.com/JYP Entertainment)

    Banyak penggemar mungkin berekspektasi bahwa main vocal grup mestilah selalu menjadi pihak yang bertugas mengambil part sulit dan perlu teknik vokal mumpuni dalam lagu, sementara main rapper kebagian porsi rap ikonik yang sesuai posisi mereka. Namun, bukan NMIXX namanya kalau tak berusaha menghadirkan hal baru dan berbeda di karya mereka.

    Pada lagu "Birthday Wish" ini, kamu pasti akan terkejut mengetahui bahwa Lily, sang vokalis utama, justru untuk pertama kalinya diberi kepercayaan mengambil part rap di title track NMIXX yang biasanya diisi oleh member lain. Meski cuma part rap simpel, rap Lily terdengar sassy dan flow-nya cukup kece. Di sisi lain, Jiwoo sang main rapper justru tak kebagian porsi rap sama sekali di lagu ini. Banyak fans takjub pada skill Jiwoo yang tampak ahli mengeksekusi part vokal sulit di lagu ini, berupa high note setinggi E5.

  5. 5. Hadirnya narasi di pertengahan lagu yang menambah nuansa fresh

    "Birthday Wish" memiliki part unik berupa narasi singkat yang dibawakan Kyujin di bagian interlude lagu
    "Birthday Wish" memiliki part unik berupa narasi singkat yang dibawakan Kyujin di bagian interlude lagu (youtube.com/JYP Entertainment)

    To long nights and forgotten places
    I’d lose my way a thousand times
    To find you

    ~ Narasi yang dibawakan Kyujin NMIXX pada bagian interlude lagu

    Bridge lagi-lagi menjadi bagian yang tak absen dari title track NMIXX untuk era ini. Namun, kali ini bukan sekadar bridge biasa, melainkan ada pula tambahan part unik yang jarang hadir di lagu KPop lainnya, yakni berupa narasi singkat yang sekilas terdengar cukup abrupt dan terkesan out of nowhere.

    Namun, bila kamu benar-benar mengamati setiap lirik lagunya, kehadiran narasi ini justru terasa indah dan sempurna sebagai transisi sebelum menuju bagian chorus akhir yang super explosive dan dipenuhi banyak high note serta ad-libs. Narasi yang dibawakan Kyujin, lalu disambut refrain dari Jiwoo yang super youthful dan indah, merupakan perpaduan sempurna dan sukses jadi salah satu highlight lagu ini.

    NMIXX telah berhasil mengakhiri era trilogi mereka kali ini dengan lagu yang punya vibes indah sekaligus meriah, sehingga terasa sempurna sebagai penutup trilogi "Paradox of Love". Ditambah lagi, lagu ini punya banyak part unik yang jarang ditemukan di lagu KPop lainnya, sehingga memberikan pengalaman baru saat didengar. Kira-kira, setelah era comeback ini berakhir, akankah NMIXX kembali menghadirkan trilogi album lagi? Juga, apakah banyak dari kamu yang penasaran dan tak sabar menantikan arah atau genre musik yang bakal NMIXX usung ke depannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More