Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

14 Tipe Teman yang Mewarnai Hari-Harimu di Kantor, Tag Orangnya!

14 Tipe Teman yang Mewarnai Hari-Harimu di Kantor, Tag Orangnya!
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Ketut Subiyanto)
Intinya Sih

  • Teman yang gak mau kenal lebih jauh di luar pekerjaan

  • Teman yang sikapnya hangat ke semua orang

  • Teman yang suka bagi-bagi makanan dan minuman

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pekerjaan mempertemukanmu dengan berbagai tipe orang. Wataknya beragam, tapi kalian harus dapat bekerja sama dan sebisa mungkin membangun hubungan yang harmonis. Kedua hal tersebut tidak dapat hanya diikat oleh kesamaan tujuan, yaitu mencari nafkah.

Satu sama lain juga mesti mengenal karakter dengan baik biar lebih mudah saling memahami. Secara kepribadian tentu gak ada dua orang pun yang sama persis. Namun, dari sikap yang terlihat dalam keseharian, kawan-kawanmu mungkin terbagi dalam tipe-tipe di bawah ini. Kamu sendiri termasuk tipe mana?

1. Teman yang gak mau kenal lebih jauh di luar pekerjaan

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Yan Krukau)

Pembawaan kawan kerja yang seperti ini terlihat sangat kaku. Selama apa pun kalian bekerja di kantor yang sama, jangan harap bisa lebih akrab. Memang dia sengaja begitu menjaga jarak dan hanya mengutamakan hubungan kerja.

2. Teman yang sikapnya hangat ke semua orang

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/RDNE Stock project)

Berkebalikan dengan tipe pertama, ada juga temanmu yang sikapnya ramah sekali ke siapa pun. Ia dapat dipastikan berkepribadian ekstrover. Namun, tak semua orang ekstrover bersikap hangat ke setiap orang.

3. Teman yang suka bagi-bagi makanan dan minuman

ilustrasi makan bersama
ilustrasi makan bersama (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kehadirannya menjadi sumber kebahagiaan karyawan sekantor. Minimal buat kalian yang seruangan dengannya. Dari makanan ringan sampai berat plus minuman kerap dibawanya ke kantor buat dibagi-bagi. Terkadang dia beli atau buatan sendiri.

4. Teman yang wajib nongkrong dulu sepulang kerja

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Jeff Vinluan)

Gak pandang usia, barangkali ada juga kawanmu yang tak pernah langsung pulang ke rumah selepas jam kerja habis. Kecuali, di rumah ada situasi darurat. Dia memilih untuk mampir dulu ke kafe sekitar kantor atau agak jauh demi me time atau mengajak teman biar seru.

5. Teman workaholic atau justru makan gaji buta

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Dua karakter ini bak bumi dan langit. Kawanmu yang workaholic seperti tak pernah capek lembur. Datang paling awal dan pulang terakhir biasa baginya. Sementara teman yang makan gaji buta kalaupun datang serta pulangnya tepat waktu, di kantor lebih banyak bermalas-malasan.

6. Teman yang selalu mengeluhkan pekerjaan

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Matheus Bertelli)

Teman kerja begini bikin kamu ingin mengelus dada. Kalau dia cuma mengeluhkan pekerjaan sesekali sih, dirimu paham. Memang kadang ada hari yang menyebalkan. Namun, keluhannya yang sudah seperti orang minum obat alias rutin sekian kali per hari malah membuat suasana hatimu kurang baik.

7. Teman yang hobi ngerjain anak magang

ilustrasi mengerjai anak magang
ilustrasi mengerjai anak magang (pexels.com/cottonbro studio)

Tiap ada anak magang di kantor, kawanmu tidak bisa bersikap biasa. Ada saja akal-akalannya buat bikin anak magang repot, pusing, atau takut. Dia ingin disegani oleh anak magang, tapi caranya kurang tepat. Di belakangnya, mereka malah tak respek.

8. Teman yang jago menjilat atasan

ilustrasi menjilat atasan
ilustrasi menjilat atasan (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Ini tipe karyawan yang berprinsip asal bos senang. Dia siap menjilat atasan dengan segala cara biar dapat nama. Barangkali bukan masalah buatmu sampai caranya menjilat merugikanmu serta teman-teman lainnya. Seperti ia mendukung penuh kebijakan yang buruk bagi karyawan. Dia berharap sikap itu membuatnya tetap untung dengan dijadikan tangan kanan bos.

9. Teman yang sedikit-sedikit butuh healing

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Ia sering sekali memulai obrolan dengan minta rekomendasi tempat healing. Namun lantaran dia sudah menjelajahi banyak tempat buat melepas rasa penat bekerja, kasih rekomendasi menjadi gak mudah. Kamu mungkin healing beberapa bulan sekali. Sementara ia minimal tiap akhir pekan.

10. Teman yang gajinya sama bahkan lebih gede, tapi doyan ngutang

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Berteman dengannya jelas bikin pusing dan makan hati. Kalian sama-sama bekerja dan gajian. Malah pendapatan kalian setara atau penghasilannya lebih gede. Akan tetapi, ada saja alasannya pinjam duit. Salah satunya, jika kamu lajang dianggap tak punya banyak kebutuhan seperti dirinya yang telah menikah.

11. Teman yang gampang cinta lokasi

ilustrasi naksir teman kerja
ilustrasi naksir teman kerja (pexels.com/Alena Darmel)

Jangan-jangan kamu pun pernah menjadi sasaran cintanya. Atau, mudahnya dia jatuh cinta pada siapa pun di kantor bikin mayoritas orang terganggu. Tindakannya menunjukkan perhatian pada beberapa rekan kerja di waktu berlainan telah menjadi pemandangan umum.

12. Teman pembawa gosip

ilustrasi memulai gosip
ilustrasi memulai gosip (pexels.com/Ivan S)

Menurutmu, adanya kawan tipe ini bikin sebal atau justru paling dinantikan? Dia selalu punya berita hangat yang entah benar atau tidak. Namun, yang pasti ia sangat bersemangat ketika berbicara. Dia seakan-akan tahu segala hal. Ia kerap dikelilingi banyak orang yang juga suka bergosip.

13. Teman dengan banyak pekerjaan sampingan

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Mikhail Nilov)

Bedanya dengan teman yang workaholic seperti dalam poin 5, kawan tipe ini belum tentu terlihat sibuk sekali di kantor. Namun, di luar kantor ternyata justru kesibukannya luar biasa. Pekerjaan sampingannya macam-macam dan tak hanya dilakukan di hari libur. Namun, juga sepulang kerja atau justru sebelum berangkat.

14. Teman yang baper parah tiap hasil kerjanya dikritisi

ilustrasi teman kerja
ilustrasi teman kerja (pexels.com/Gustavo Fring)

Ia mengambek setiap hasil kerjanya dinilai kurang pas. Meski orang lain menyampaikannya secara halus, tetap saja dia kesal atau justru sedih berlebihan. Ini membuat evaluasi secara profesional pun dirasakannya sebagai serangan pribadi. Gara-gara hasil kerjanya dikritisi, ia bisa enggan berhubungan lagi dengan pemberi kritik. Lama-lama hampir seisi kantor dihindarinya.

Berbagai karakter kawan menambah kekayaan dalam pergaulanmu. Kamu sendiri mesti paham kecenderungan tipemu. Agar tidak terjadi benturan keras saat dirimu berhadapan dengan kawan kerja yang bertipe lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei
Follow Us