Akhir-akhir ini, banyak orang mulai mempertimbangkan untuk ambil career break. Alasannya macam-macam, ada yang burnout, pengin healing, cari makna hidup, atau sekadar ingin ambil jeda dari rutinitas kerja yang padat. Dan ya, career break bisa jadi keputusan yang tepat kalau memang dibutuhkan. Tapi sebelum kamu buru-buru tulis surat resign atau ajukan cuti panjang, ada baiknya kamu juga mikir dari sisi risikonya.
Karena jujur aja, berhenti sejenak dari dunia kerja itu gak cuma soal “akhirnya bisa santai.” Ada hal-hal yang mungkin gak langsung kelihatan sekarang, tapi bisa berdampak besar ke karier kamu ke depannya. Biar gak kaget atau nyesel di tengah jalan, yuk, kenali dulu beberapa risiko career break yang wajib kamu sadari!
