Menerima feedback merupakan bagian penting dari proses belajar dan berkembang. Baik di dunia kerja, pendidikan, maupun kehidupan sehari-hari, masukan dari orang lain dapat membantumu melihat hal-hal yang mungkin belum disadari. Dari situ, kamu bisa mengetahui apa yang perlu dipertahankan dan apa yang masih perlu diperbaiki.
Meski bermanfaat, menerima feedback memang gak selalu terasa mudah. Kritik atau saran terkadang memicu rasa kecewa, malu, atau defensif, terutama jika disampaikan secara langsung. Namun, cara kamu menyikapi masukan tersebut sering kali lebih berpengaruh terhadap proses berkembang daripada isi feedback itu sendiri.
Kabar baiknya, kemampuan menerima feedback dapat dilatih. Dengan sikap yang lebih terbuka dan kemauan untuk terus belajar, kamu bisa menjadikan setiap masukan sebagai peluang untuk berkembang. Berikut lima cara yang bisa kamu terapkan.
