Di tengah ritme kerja yang makin cepat, banyak orang mulai merasa hidupnya hanya berputar di urusan kantor dan target yang tak ada habisnya. Kamu mungkin bangun pagi dengan rasa lelah yang belum selesai, bahkan sebelum hari benar-benar dimulai. Pelan-pelan, pekerjaan bukan lagi soal berkembang, tapi sekadar bertahan.
Di titik ini, muncul satu konsep yang makin sering dibicarakan, micro-retirement. Bukan sekadar cuti panjang, tapi jeda karier yang direncanakan untuk benar-benar berhenti sejenak dari kerja. Yuk simak bagaimana konsep ini bisa jadi jawaban dari rasa burnout yang diam-diam kamu rasakan.
