Menunda pekerjaan sering kali bukan karena kamu malas, tapi karena tugas terasa terlalu besar dan melelahkan. Kamu membuka laptop dengan niat bekerja, lalu berakhir scroll media sosial tanpa sadar. Semakin ditunda, rasa bersalah justru makin menumpuk dan bikin pikiran penuh. Siklus ini umum terjadi, terutama di hari kerja yang rasanya berat seperti Selasa.
Di sinilah time chunking bisa jadi penyelamat yang realistis, bukan solusi sok produktif. Teknik ini membantu kamu memecah pekerjaan jadi bagian kecil yang lebih masuk akal dikerjakan. Alih-alih menunggu mood datang, kamu diajak mulai dari potongan waktu yang bisa dikendalikan. Yuk simak lima cara time chunking yang bisa kamu pakai untuk menyelesaikan tugas tertunda tanpa drama berlebihan.
