Budaya kerja saat ini memang terasa semakin terbuka. Obrolan di kantor gak cuma sebatas urusan pekerjaan, tapi juga merambah ke kehidupan pribadi, mulai dari cerita keluarga sampai kondisi mental. Lingkungan kerja yang terasa lebih santai ini seringkali dianggap sebagai keterbukaan yang positif dan penuh empati. Namun, di balik suasana yang tampak hangat, ada batas yang seringkali sudah dilewati tanpa sadar. Ini yang disebut dengan oversharing.
Banyak orang menganggap oversharing sebagai bentuk kejujuran atau upaya dalam membangun kedekatan. Semakin kita terbuka di tempat kerja, semakin mudah kita diterima. Padahal, dunia profesional tetap membutuhkan batasan yang jelas agar relasi berjalan sehat. Karena kebiasaan berbagi yang terlalu banyak justru malah bisa membawa risiko. Supaya gak terjebak dalam akhir yang merugikan, simak lima bahaya oversharing di tempat kerja berikut ini.
