Saat ini tak sedikit anak muda yang hidup di bawah tekanan terkait materi. Kesuksesan yang digambarkan kerap kali melulu soal uang. Sisi positifnya, itu mendorong milenial dan generasi Z untuk lebih melek tentang pengelolaan keuangan.
Namun sisi negatifnya, generasi muda yang ingin cepat kaya menjadi panik bila belum mampu memenuhi standar kesuksesan yang dikaitkan dengan harta. Contohnya, terkait 100 juta pertama yang seperti menjadi bahan perlombaan dengan kawan sebaya. Setiap saat kamu bisa hanya sibuk memikirkan cara untuk memiliki uang sebanyak itu.
Ketika temanmu terlebih dahulu memperolehnya, dirimu merasa sangat buruk. Kamu seperti dikalahkan olehnya, malu karena tabungan masih jauh dari angka tersebut, sampai kehilangan rasa syukur terkait hidup dan pekerjaanmu. Punya target keuangan sangat boleh, tetapi tak usah sampai stres dalam mengejar 100 juta pertamamu karena lima alasan ini.