- Buka profil dengan klik ikon foto profil (Saya) di bagian atas halaman beranda, lalu pilih Lihat Profil.
- Klik foto profil, lalu di bagian bawah klik "frame/bingkai".
- Pilih "#OpenToWork".
- Tampilan foto akan berubah dengan bingkai yang bertuliskan #OpenToWork.
- Selain itu, kamu juga bisa mengatur visibilitas, apakah bisa dilihat semua pengguna LinkedIn atau hanya terlihat oleh rekruter.
- Jika sudah, klik 'Tambahkan ke profil' atau 'Simpan' untuk mengaktifkan fitur tersebut.
Apa Itu Open to Work di LinkedIn? Begini Cara Mengaktifkannya

- Apa itu Open to Work LinkedIn?Open to Work adalah fitur di LinkedIn yang memungkinkan pengguna menunjukkan kesiapan untuk peluang kerja baru.
- Cara mengaktifkan fitur Open to WorkBuka profil, klik foto profil, pilih "#OpenToWork", atur visibilitas, dan simpan untuk mengaktifkan fitur.
- Waktu yang tepat untuk mengaktifkan fitur Open to WorkDiaktifkan saat siap mencari pekerjaan baru, dalam transisi karier, atau ingin menjajaki peluang strategis.
Di tengah persaingan dunia kerja yang makin ketat, LinkedIn hadir dengan berbagai fitur untuk membantu pencari kerja tampil lebih strategis. Salah satu fitur yang cukup sering digunakan adalah Open to Work yang memungkinkan pengguna memberi sinyal kepada recruiter bahwa mereka sedang terbuka terhadap peluang kerja baru.
Namun, masih banyak yang belum benar-benar paham apa itu Open to Work di LinkedIn, bagaimana fungsinya, serta kapan waktu yang tepat untuk mengaktifkannya. Di bawah ini ada penjelasan lengkap pengertian Open to Work di LinkedIn sekaligus langkah mudah untuk mengaktifkannya.
1. Apa itu Open to Work LinkedIn?

Open to Work adalah salah satu fitur di LinkedIn yang memungkinkan pengguna menunjukkan bahwa mereka sedang terbuka terhadap peluang kerja baru. Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna dapat memberi sinyal kepada recruiter atau perusahaan bahwa mereka siap dihubungi untuk posisi tertentu.
Fitur ini menjadi langkah awal pengguna LinkedIn untuk bisa terhubung dengan perusahaan. Selain itu, fitur ini juga dirancang untuk mempermudah proses rekrutmen, baik bagi pencari kerja maupun perekrut.
Bagi recruiter, fitur ini membantu menyaring kandidat yang memang sedang aktif mencari pekerjaan. Sementara bagi pencari kerja, Open to Work dapat meningkatkan visibilitas profil di hasil pencarian recruiter sehingga peluang mendapatkan tawaran kerja menjadi lebih besar tanpa harus melamar secara manual.
2. Cara mengaktifkan fitur Open to Work

Cara mengaktifkan fitur Open to Work di profil LinkedIn cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:
3. Kapan waktu yang tepat untuk mengaktifkan fitur Open to Work?

Waktu yang tepat untuk mengaktifkan fitur Open to Work di LinkedIn sangat bergantung pada kondisi dan tujuan karier masing-masing pengguna. Namun, secara umum, fitur ini sebaiknya diaktifkan saat kamu memang siap dan serius mencari peluang kerja baru. Misalnya, ketika kontrak kerja akan segera berakhir, sedang dalam masa transisi karier, atau setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Dengan begitu, recruiter yang menghubungi kamu benar-benar relevan dengan kebutuhanmu saat ini.
Selain itu, Open to Work juga tepat diaktifkan ketika kamu ingin menjajaki peluang baru secara strategis, seperti mencari posisi dengan jenjang karier lebih baik, lingkungan kerja berbeda, atau sistem kerja yang lebih fleksibel. Namun, jika kamu masih bekerja dan belum ingin diketahui publik, terutama oleh rekan atau atasan, kamu bisa mengatur agar status Open to Work hanya terlihat oleh recruiter. Pengaturan ini membantu menjaga profesionalisme sekaligus membuka peluang tanpa menimbulkan risiko di tempat kerja.
Itu dia penjelasan seputar fitur Open To Work LinkedIn yang bisa membantumu dalam mencari pekerjaan. Semoga bermanfaat!


















