ilustrasi optimalisasi profil LinkedIn (freepik.com/tonodiaz)
Mengoptimalkan profil penting dilakukan, baik saat mengaktifkan atau setelah menghapus fitur open to work. Profil yang terstruktur profesional membantu meningkatkan kredibilitas sekaligus memperbesar peluang dilirik recruiter. Adapun beberapa tips yang dapat mengoptimalkan profil LinkedIn kamu adalah:
1. Perbarui Headline sesuai posisi dan keahlian
Bagian headline merupakan bagian pertama yang dilihat oleh recruiter saat sedang mencari jobseeker. Untuk itu, gunakan headline yang jelas, relevan, dan mencerminkan posisi atau keahlian utama. Hindari headline yang terlalu umum dan sertakan kata kunci yang sesuai dengan bidang pekerjaan.
2. Optimalkan ringkasan profil (about)
Bagian ringkasan ini merupakan gambaran singkat mengenai latar belakang kamu, mulai dari jenjang pendidikan, profesi, dan keahlian. Susun bagian ini dengan bahasa yang profesional agar personal branding dirimu terlihat kuat.
3. Lengkapi pengalaman kerja dan pendidikan
Pastikan seluruh pengalaman dan pendidikan kamu terisi secara kronologis. Informasi yang lengkap akan membantu recruiter memahami lebih dalam mengenai siapa dirimu.
4. Tambahkan skill yang relevan
Skill merupakan salah satu faktor penting untuk recruiter dalam mencari kandidat yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan. Untuk itu, tambahkan detail keahlian yang benar-benar sesuai dan relevan dengan bidangmu.
5. Gunakan foto profil yang profesional
Foto profil yang jelas, rapi, dan profesional mendukung kesan pertama yang positif. Visual yang tepat dapat membantu profil terlihat menarik dan tepercaya.
Itulah penjelasan mengenai cara menghapus open to work di LinkedIn lengkap dengan cara membuka dan optimalisasi. Dengan mengetahui rangkaian tersebut, kamu dapat mengelola profil secara lebih strategis sesuai kebutuhan karier. Dengan optimalisasi yang konsisten, LinkedIn dapat menjadi alat efektif untuk membangun citra profesional dan membuka peluang kerja yang relevan.