ilustrasi proses rekrutmen pekerjaan (unsplash.com/Van Tay Media)
Kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan kehidupan sosial juga menjadi nilai plus yang harus dimiliki oleh seorang fresh graduate. Kalau kamu aktif tergabung dalam kegiatan volunteer atau menjadi relawan, kamu juga perlu mencantumkannya di dalam CV.. Pengalaman sosial ini bisa menunjukkan kemampuan beradaptasi, komitmen, kerjasama tim, dan kedisplinan yang kamu miliki.
Akan semakin baik jika kegiatan volunteering tersebut mendapatkan penghargaan dari pemerintah atau organisasi yang lebih besar. Dengan memperoleh penghargaan untuk layanan masyarakat menunjukkan bahwa kamu tahu bagaimana cara membuat dampak yang nyata. Kemampuan ini akan sangat berguna dalam dunia kerja nantinya.
Saat membuat contoh achievement atau pencapaian, ingatlah untuk fokus pada hasil. Ceritakan bagaimana kamu membentuk kebiasaan positif sedari dini hingga menciptakan hasil yang positif pula. Sebagai fresh graduate kamu harus bisa menunjukkan di dalam CV bagaimana kehidupan akademis dan non-akademis kamu bisa berjalan dengan seimbang. Semoga bermanfaat, ya.
Apakah boleh menulis achievement dari kegiatan non-akademik? | Boleh dan bahkan disarankan, selama masih relevan dengan posisi yang dilamar. Misalnya, jika kamu melamar posisi marketing, kamu bisa menulis pencapaian dalam event kampus, lomba promosi produk, atau kegiatan wirausaha kecil yang pernah dijalankan. |
Apakah fresh graduate perlu banyak achievement di CV? | Tidak perlu banyak, 3–5 pencapaian yang paling relevan dan kuat sudah cukup. Yang penting bukan jumlahnya, melainkan bagaimana pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan, tanggung jawab, dan potensi kamu. |
Apakah boleh mencantumkan prestasi lama dari SMA di CV fresh graduate? | Boleh, asal masih relevan dan belum terlalu lama. Misalnya prestasi lomba nasional saat SMA atau penghargaan akademik yang berhubungan dengan bidang yang kamu lamar. Namun jika sudah banyak pencapaian baru di masa kuliah, sebaiknya fokus pada yang terbaru. |