Jobdesk Communications Officer, Profesi Penentu Reputasi Brand

- Tugas dan tanggung jawab utama:
Sebagai communications officer, kamu bertanggung jawab mengelola cara organisasi menyampaikan pesan ke publik. Ini mencakup komunikasi internal maupun eksternal. - Peran dalam strategi komunikasi dan branding perusahaan:
Communications officer ikut menyusun strategi komunikasi jangka pendek dan panjang, bekerja sama dengan tim lain untuk memastikan komunikasi sejalan dengan branding perusahaan. - Skill yang wajib dimiliki communications officer:
Kemampuan komunikasi tertulis dan lisan, skill editing, storytelling, kemampuan berpikir strategis, manajemen waktu, pemahaman media sosial, SEO, dan tren digital menjadi nilai tambah.
Communications officer makin banyak dibutuhkan di berbagai industri, mulai dari perusahaan swasta, startup, instansi pemerintah, sampai LSM. Sebab, di era digital, citra dan cara sebuah brand berkomunikasi ke publik punya pengaruh besar terhadap kepercayaan dan reputasinya di masyarakat. Di sinilah communications officer memegang peranan penting.
Buat kamu yang tertarik dengan dunia komunikasi, media, dan storytelling, posisi ini bisa jadi pilihan karier yang menarik. Jobdesk-nya bukan cuma soal bikin siaran pers atau posting di media sosial. Pekerjaannya cukup dinamis, melibatkan strategi, kreativitas, dan kemampuan membaca situasi. Berikut ini gambaran profesi seorang communications officer!
1. Tugas dan tanggung jawab utama

Sebagai communications officer, kamu bertanggung jawab mengelola cara organisasi menyampaikan pesan ke publik. Tugas utamanya adalah memastikan informasi yang keluar itu konsisten dengan nilai, visi, dan tujuan brand. Ini mencakup komunikasi internal maupun eksternal.
Kamu akan sering menulis dan mengedit berbagai materi komunikasi seperti press release, artikel website, newsletter, pidato, hingga konten media sosial. Kamu juga harus membangun hubungan dengan media, jurnalis, dan pihak eksternal lain. Saat ada acara, kampanye, atau isu tertentu, kamu jadi salah satu pihak yang paling sibuk menyiapkan materi komunikasi.
2. Peran dalam strategi komunikasi dan branding perusahaan

Communications officer gak bekerja secara reaktif saja, tapi juga strategis. Kamu ikut menyusun strategi komunikasi jangka pendek dan jangka panjang. Strategi ini mencakup siapa target audiensnya, pesan apa yang ingin disampaikan, dan melalui kanal apa pesan tersebut akan disebarkan.
Kamu akan bekerja sama dengan tim lain untuk memastikan komunikasi yang dibangun sejalan dengan branding perusahaan. Misalnya, tone komunikasi harus konsisten, baik tulisan maupun saat berbicara ke media. Selain itu, kamu juga perlu memantau efektivitas komunikasi yang sudah dilakukan. Dari situ, kamu bisa memberi masukan untuk perbaikan strategi ke depannya.
3. Skill yang wajib dimiliki communications officer

Untuk menjalani peran ini dengan baik, ada beberapa skill yang perlu kamu kuasai. Yang paling dasar tentu kemampuan komunikasi tertulis dan lisan. Kamu harus bisa menyampaikan pesan dengan jelas, menarik, dan sesuai konteks audiens. Selain itu, kemampuan menulis menjadi nilai jual utama.
Bukan cuma menulis panjang, tapi juga menulis ringkas, padat, dan tepat sasaran. Skill editing dan storytelling juga sangat membantu, terutama saat kamu harus mengemas pesan yang kompleks agar mudah dipahami publik. Skill lain seperti kemampuan berpikir strategis dan manajemen waktu, pemahaman media sosial, SEO, dan tren digital juga menjadi nilai tambah.
4. Kualifikasi dan latar belakang pendidikan

Secara umum, communications officer berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Umumnya jurusan Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Public Relations, Hubungan Internasional, Sastra, atau bidang lain yang relevan. Namun, tidak menutup kemungkinan lulusan jurusan lain bisa masuk ke posisi ini, asalkan punya skill dan pengalaman yang mendukung.
Pengalaman organisasi, magang di bidang media atau PR, serta portofolio tulisan bisa jadi poin plus besar saat melamar. Banyak perusahaan lebih melihat kemampuan praktis dibanding gelar semata. Jadi, kalau kamu aktif menulis, mengelola media sosial, atau pernah terlibat dalam kampanye komunikasi, itu bisa jadi bekal kuat.
5. Peluang karier dan prospek gaji

Peluang karier profesi ini cukup luas dan fleksibel. Kamu bisa bekerja di perusahaan swasta, startup, lembaga pemerintah, NGO, hingga agensi komunikasi. Seiring pengalaman, kamu bisa naik ke posisi seperti Senior Communications Officer, PR Manager, Communications Manager, atau Head of Communications.
Selain jalur struktural, kamu juga bisa mengembangkan karier ke bidang lain yang masih relevan. Soal gaji, bagi pemula umumnya berada di kisaran Rp5-8 juta per bulan. Untuk level menengah hingga senior, gajinya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per bulan. Di perusahaan multinasional atau sektor tertentu, angka ini bisa lebih tinggi lagi.
Profesi communications officer menawarkan perpaduan antara kreativitas, strategi, dan tanggung jawab besar dalam menjaga citra organisasi. Posisi ini cocok buat kamu yang suka berkomunikasi, berpikir kritis, dan ingin punya peran nyata dalam membentuk persepsi publik. Tertarik mencoba?


















