ilustrasi game narrative writer (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Menjalankan peran ini memerlukan dedikasi untuk membangun struktur naratif yang kuat dari awal hingga akhir pengembangan gim, lho. Kamu akan bekerja sama dengan desainer gim untuk memastikan bahwa setiap elemen cerita mendukung pengalaman bermain secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa rincian mengenai tugas utama yang biasanya dilakukan dalam profesi ini:
1. Membangun lore dan dunia
Kamu bertanggung jawab untuk menciptakan lore yang berisi sejarah, budaya, serta aturan-aturan yang ada di dalam dunia gim tersebut. Jadi, hal ini mencakup pembuatan latar belakang karakter (backstory) yang mendalam agar setiap tindakan mereka terasa masuk akal bagi pemain. Proses ini sangat penting agar dunia yang kamu ciptakan terasa hidup, konsisten, dan memiliki ciri khas yang kuat, ya.
2. Menulis naskah dan dialog
Tugas utama lainnya adalah menulis naskah untuk adegan sinematik serta dialog antar karakter selama permainan berlangsung. Kamu harus mampu menyesuaikan gaya bicara setiap karakter agar unik dan mencerminkan kepribadian mereka masing-masing dalam cerita. Selain itu, kamu juga perlu menulis teks instruksi atau deskripsi barang (item descriptions) yang sering mengandung potongan cerita tersembunyi.
3. Merancang struktur narasi interaktif
Berbeda dengan menulis film, di sini kamu harus merancang alur cerita yang bisa berubah sesuai dengan pilihan atau tindakan yang dilakukan oleh pemain. Kamu perlu memetakan berbagai kemungkinan percabangan cerita (branching narrative) agar tetap logis dan menarik meski pemain mengambil rute yang berbeda-beda. Hal ini menuntut ketelitian tinggi agar gak terjadi lubang dalam alur cerita atau kontradiksi logika di tengah permainan.
4. Melakukan riset mendalam
Kamu dituntut untuk melakukan riset yang komprehensif agar elemen cerita dalam gim terasa autentik dan dapat dipercaya oleh para pemain. Riset ini bisa mencakup berbagai aspek mulai dari sejarah, budaya tertentu, hingga istilah teknis yang sesuai dengan tema gim yang sedang dikembangkan. Dengan data riset yang kuat, kamu bisa membangun narasi yang memiliki landasan logis sehingga pemain merasa benar-benar masuk ke dalam dunia yang nyata.
5. Meninjau dan merevisi konten narasi
Proses pengembangan gim bersifat iteratif, sehingga kamu harus rutin meninjau kembali naskah yang sudah dibuat berdasarkan masukan dari tim penguji atau sutradara kreatif. Kamu perlu memastikan bahwa gak ada inkonsistensi dalam cerita atau kesalahan ketik yang dapat merusak imersi pemain saat sedang melakukan petualangan. Evaluasi berkala ini sangat penting untuk menjamin kualitas akhir narasi agar tetap selaras dengan visi kreatif yang ingin dicapai oleh seluruh tim pengembang, lho.