Kalau kamu pernah menonton film The Intern, mungkin ada satu hal yang terasa menarik selain hubungan Jules dan Ben. Kantor tempat Jules bekerja terlihat ramai hampir sepanjang waktu. Orang-orang berlalu-lalang, mengetik, berdiskusi, dan berpindah dari satu meja ke meja lain. Meski begitu, suasananya tidak terasa sesak atau bikin pusing.
Film yang dirilis pada 2015 ini menampilkan kantor perusahaan fashion e-commerce di Brooklyn sebagai tempat kerja yang modern dan hidup. Sutradara Nancy Meyers memberi perhatian besar pada tampilan kantor dalam The Intern. Ia bahkan mengunjungi beberapa kantor perusahaan sungguhan, seperti Nasty Gal dan Moda Operandi untuk mendapatkan gambaran suasana startup yang ingin ditampilkan.
Hasilnya adalah ruang kerja dengan konsep terbuka, desain interior yang hangat, dan banyak area untuk berinteraksi. Kombinasi tersebut membuat kantor Jules yang meski terlihat sibuk tetap tidak kehilangan kesan homey. Kira-kira, elemen apa yang membuat suasana kantor di The Intern terasa lebih nyaman?
