Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi diskusi kerja
ilustrasi diskusi kerja (pexels.com/cottonbro studio)

Intinya sih...

  • Memperluas skill lintas bidang

  • Meningkatkan kreativitas dan daya eksplorasi

  • Menambah portofolio dan bukti nyata kemampuan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rutinitas kerja yang itu-itu saja sering membuat perkembangan skill terasa berjalan di tempat. Fokus pada satu jobdesk memang penting, tapi dalam jangka panjang bisa membuat sudut pandang profesional jadi sempit. Di titik tertentu, tantangan baru justru datang dari aktivitas di luar peran utama yang selama ini dijalani.

Di sinilah side project punya peran strategis dalam pengembangan diri. Aktivitas tambahan ini memberi ruang eksplorasi tanpa harus terikat penuh pada struktur kerja formal. Dari sini, banyak peluang belajar yang gak selalu tersedia di kantor. Yuk, mulai lihat side project sebagai investasi jangka panjang untuk karier dan kapasitas diri!

1. Memperluas skill lintas bidang

ilustrasi meeting kerja (pexels.com/Christina Morillo)

Side project membuka kesempatan untuk belajar skill di luar kompetensi utama. Misalnya, seseorang dengan latar belakang teknis bisa mulai belajar content creation, design thinking, atau basic marketing. Proses ini memperluas cara berpikir dan membuat kemampuan profesional jadi lebih fleksibel.

Saat skill lintas bidang berkembang, cara memandang masalah juga jadi lebih komprehensif. Gak cuma fokus pada satu sudut pandang, tapi mampu melihat solusi dari berbagai perspektif. Hal ini membuat kapasitas pribadi meningkat dan nilai profesional jadi lebih kuat di mata lingkungan kerja.

2. Meningkatkan kreativitas dan daya eksplorasi

ilustrasi kerja videografer (pexels.com/Kyle Loftus)

Rutinitas kerja sering menuntut efisiensi dan kepatuhan pada prosedur. Dalam kondisi seperti ini, ruang kreativitas bisa terasa terbatas. Side project memberi ruang bebas untuk bereksperimen tanpa tekanan target formal yang kaku.

Dari proses eksplorasi ini, ide-ide segar lebih mudah muncul. Kreativitas yang terlatih di luar pekerjaan utama sering terbawa kembali ke pekerjaan formal. Hasilnya, pendekatan kerja jadi lebih variatif dan solusi yang ditawarkan terasa lebih inovatif.

3. Menambah portofolio dan bukti nyata kemampuan

ilustrasi membuat portofolio (pexels.com/Ron Lach)

Portofolio gak selalu harus berasal dari pekerjaan utama. Side project justru sering memberi contoh karya yang lebih personal dan mencerminkan gaya serta kekuatan individu. Karya-karya ini menjadi bukti konkret dari skill yang dimiliki.

Dalam banyak kasus, portofolio dari side project lebih menarik karena menunjukkan inisiatif dan konsistensi. Hal ini memperlihatkan bahwa pengembangan diri dilakukan secara sadar, bukan sekadar tuntutan pekerjaan. Nilai ini sering menjadi pembeda saat ada peluang baru di luar jalur karier utama.

4. Melatih manajemen waktu dan prioritas

ilustrasi mengatur waktu (pexels.com/Karola G)

Menjalankan side project bersamaan dengan pekerjaan utama menuntut pengelolaan waktu yang lebih disiplin. Setiap aktivitas harus diatur dengan cermat supaya gak saling mengganggu. Proses ini melatih kemampuan menentukan prioritas secara lebih realistis.

Seiring waktu, kemampuan manajemen waktu menjadi lebih matang. Fokus, komitmen, dan batasan antara pekerjaan utama dan proyek tambahan jadi lebih jelas. Skill ini sangat berharga karena berdampak langsung pada produktivitas dan keseimbangan hidup.

5. Membuka peluang karier dan jaringan baru

ilustrasi kerja proyek film (pexels.com/Ron Lach)

Side project sering mempertemukan dengan orang-orang di luar lingkar kerja utama. Dari sini, jaringan profesional bisa berkembang secara alami. Interaksi ini membuka peluang kolaborasi, referensi, bahkan tawaran kerja yang sebelumnya gak terpikirkan.

Selain jaringan, side project juga bisa menjadi pintu masuk ke jalur karier baru. Banyak orang menemukan minat serius dari proyek sampingan yang awalnya hanya eksperimen. Dari situ, arah karier bisa berkembang lebih luas dan lebih sesuai dengan potensi diri.

Memiliki side project bukan sekadar soal kesibukan tambahan, tapi tentang memperluas kapasitas dan arah perkembangan diri. Setiap proyek kecil menyimpan potensi besar untuk pertumbuhan jangka panjang. Dengan pendekatan yang tepat, skill, jaringan, dan perspektif profesional bisa berkembang secara signifikan. Pada akhirnya, side project menjadi ruang aman untuk bertumbuh tanpa batasan sempit dari satu peran kerja saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian