7 Tips Mencintai Pekerjaanmu Saat Ini, Jangan Buru-buru Resign

Pernahkah kamu bangun dan merasa berat hati saat harus berangkat ke kantor di pagi hari? Semangat yang menggebu-gebu saat memulai hari kerja mulai memudar dan berganti menjadi rutinitas yang membosankan. Meskipun kamu ingin segera mengundurkan diri, tagihan bulanan dan kebutuhan hidup membuatmu berpikir dua kali untuk melakukannya.
Bertahan di pekerjaan saat ini tidak berarti kamu tuh harus mengorbankan kebahagiaan pribadimu setiap saat. Sebenarnya, ada banyak metode mudah untuk menghidupkan kembali semangat yang telah mati tanpa harus segera mencari bisnis baru. Kamu bisa mengubah rasa lelah menjadi semangat yang produktif dengan sedikit perubahan pola pikir dan perubahan kebiasaan sehari-hari. Simak artikel ini sampai tuntas, ya.
1. Ingat kembali alasan awal kamu bekerja

Rasanya, motivasi mulai turun tuh wajar banget. Kalau momen ini mulai kejadian di kamu, coba deh buat mengingat momen ketika kamu mengajukan lamaran dulu. Di saat itu, bisa jadi kamu tuh tertarik dengan gaji yang ditawarkan, jaminan kesehatan, atau nama besar perusahaannya. Nah, di tengah persaingan yang ketat ini, hal-hal seperti itulah yang patut kamu syukuri. Jadi, coba ingat lagi alasan kenapa bekerja di tempatmu sekarang ini, ya.
2. Dekorasi ulang meja atau ruang kerjamu

Lingkungan kerja yang monoton tentu saja bikin bosan, ya. Coba deh luangkan waktu buat menata ulang meja kerjamu dengan cara yang lebih personal. Kamu bisa aja menambahkan foto keluarga di meja atau sekadar atur warna alat-alat kerja sesuai seleramu. Dengan begitu, setiap kali kamu menatap ruang kerja, kamu akan lebih bersemangat.
3. Bangun hubungan yang lebih hangat dengan rekan kerja

Memiliki teman yang menyenangkan di kantor sering kali merupakan faktor utama yang membuat seseorang tetap bekerja di perusahaan meskipun memiliki banyak tanggung jawab. Cobalah mulai terbuka dengan rekan kerja, misalnya bahas susahnya pekerjaan kamu atau revisi pekerjaan. Dengan begitu, kamu jadi lebih bisa menemukan hari-hari ringan dan menyenangkan di kantor.
4. Lakukan job crafting atau penyesuaian tugas

Jika rutinitas yang kamu lakukan terasa membosankan, cobalah strategi pembuatan pekerjaan untuk membuat pekerjaan yang lebih sesuai dengan minat dan keahlian. Atur pekerjaan mana yang membuatmu bersemangat dan mana yang menguras energimu, lalu tanyakan kepada atasan apakah ada peluang untuk menghabiskan lebih banyak waktu pada pekerjaan yang kamu sukai. Sikap proaktif ini akan membuatmu lebih produktif dan memiliki kendali penuh atas perkembangan karier.
5. Cari tantangan atau pelajari keahlian baru

Rasa bosan sering kali muncul bukan karena pekerjaannya terlalu sulit, melainkan karena kamu sudah terlalu menguasainya hingga tidak ada lagi tantangan yang memacu adrenalin. Atasi stagnasi ini dengan cara mempelajari keterampilan baru yang relevan, entah itu mendaftar pelatihan internal dari kantor atau belajar menggunakan perangkat lunak terbaru secara otodidak. Perasaan tumbuh dan berkembang setiap harinya akan menyuntikkan energi baru yang membuatmu kembali antusias untuk bangun pagi dan berkarya dengan ide-ide segar.
6. Kurangi mengeluh dan mulai tulis jurnal rasa syukur

Terus-menerus mengeluh bersama teman kantor mungkin terasa melegakan sesaat, namun kebiasaan ini sebenarnya justru memperburuk suasana hati dan menyebarkan energi negatif yang merusak mental. Ganti kebiasaan buruk tersebut dengan mulai mencatat tiga hal positif yang terjadi di tempat kerja setiap harinya, sekecil apa pun kejadian itu. Melatih otak untuk fokus pada pencapaian harian atau interaksi menyenangkan dengan klien akan membantumu melihat sisi baik dari profesimu dan secara perlahan mengurangi tingkat stres yang kamu rasakan.
7. Berikan penghargaan kecil untuk dirimu sendiri

Jangan menunggu atasan memuji hasil kerjamu untuk merasa dihargai, tetapi ciptakanlah ritual penghargaan untuk dirimu sendiri secara rutin sebagai bentuk apresiasi diri. Kamu bisa memanjakan diri dengan membeli kopi enak setelah menyelesaikan laporan sulit atau merencanakan liburan singkat di akhir pekan sebagai hadiah atas kerja kerasmu selama seminggu penuh. Menyadari bahwa gaji dari pekerjaanmu inilah yang mendanai kebahagiaan dan hobi pribadimu akan membuatmu menjalani kewajiban kantor dengan hati yang lebih ikhlas dan ringan.
Ingatlah bahwa rumput tetangga tidak selalu lebih hijau, jadi berhentilah membandingkan nasibmu dengan pencapaian orang lain di media sosial yang sering kali semu. Coba terapkan langkah-langkah di atas secara perlahan untuk menemukan kembali celah kebahagiaan di kantor yang mungkin sempat terlewatkan selama ini. Siapa tahu pekerjaan yang sering kamu keluhkan saat ini justru menjadi batu loncatan terbaik menuju kesuksesanmu di masa depan jika kamu mau sedikit mengubah sudut pandang.


















