ilustrasi orang bekerja (pexels.com/Lukas)
Profesi operations analyst punya jenjang karier yang jelas. Posisi ini juga banyak dibutuhkan di dunia modern saat ini. Hampir semua industri memerlukan peran operations analyst, seperti perusahaan teknologi, sektor keuangan dan perbankan, properti dan infrastruktur, manufaktur, ritel, e-commerce, dan konsultan manajemen.
Terkait jenjang karier, berikut gambaran perkembangan karier operations analyst dari tingkat rendah ke tingkat yang lebih tinggi.
Junior Operations Analyst
Senior Operations Analyst
Operations Manager
Director of Operations
Lantas, berapa gaji profesi operations analyst? Gaji operations analyst bisa bervariasi tergantung pada lokasi, pengalaman, pendidikan, dan perusahaan tempat bekerja. Dilansir laman dinaspajak.com, perkiraan gaji operations analyst per bulan adalah Rp8.000.000 hingga Rp15.000.000 untuk level entry atau fresh graduate.
Adapun untuk level yang lebih tinggi, perkiraan gajinya ialah sebagai berikut.
Senior Operations Analyst: Rp12.000.000 hingga Rp20.000.000 per bulan
Manager Operations Analyst: Rp18.000.000 hingga Rp30.000.000 per bulan
Director Operations Analyst: Rp25.000.000 hingga Rp40.000.000 per bulan
Vice President Operations Analyst: Rp35.000.000 hingga Rp60.000.000 per bulan
Executive Operations Analyst: Rp50.000.000 hingga Rp100.000.000 per bulan
Kenapa kamu harus memilih karier sebagai operations analyst? Hal ini karena profesi ini punya banyak manfaat. Gak hanya dari segi gaji yang menarik dan kompetitif, kamu juga bisa eksposur ke berbagai divisi dan terus mengembangkan keahlianmu. Sebagai operations analyst, kamu bisa bekerja bersama tim lintas fungsi.