Comscore Tracker

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lho

Ayo ngaku, kamu begini gak? 

Sebagian orang sangat menikmati pekerjaan mereka dan amat mensyukurinya sebab dari situlah mereka mendapatkan penghidupan dan bisa mengaktualisasikan diri. Tetapi sebagian lagi justru tak henti-hentinya mengeluhkannya.

Ya, bagi yang terakhir ini, pekerjaan bukanlah anugerah melainkan seperti kutukan, rutinitas yang merenggut kebebasan hidupnya. Akibatnya, ia selalu setengah hati dalam bekerja. Etos kerjanya amat buruk, yang ditandai dengan:

1. Setia pada prinsip, ‘Kalau masih bisa datang telat, kenapa harus tepat waktu?’ 

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lhoPexels.com/olly

Orang yang etos kerjanya buruk sangat sulit untuk datang ke tempat kerja lebih awal. Jangankan lebih awal, tepat waktu pun susah. Ia tidak merasa perlu berangkat lebih pagi untuk mengantisipasi kemacetan di jalan.

Kalau dia ditegur karena keterlambatannya, ia akan menggunakan alasan kemacetan itu. Tak peduli orang lain sudah bosan mendengarnya, orang yang etos kerjanya buruk tetap tak akan mengakui kemalasannya sendiri. Bisa ditebak, dia akan bilang sudah berusaha berangkat lebih pagi tetapi ada saja rintangan yang membuatnya telat tiba.

2. Datang terakhir, pulang lebih awal 

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lhoPexels.com/ekaterina-bolovtsova

Belum cukup dengan datang terlambat, orang yang etos kerjanya rendah suka melarikan diri sebelum jam kerja benar-benar habis. Tak pernah ada alasan yang memadai. Bahkan kerap tiba-tiba sudah tak ada di ruangannya.

Akibatnya, orang-orang yang memiliki keperluan dengannya sangat sulit menemuinya. Di tempat kerja tak ada, dihubungi juga tak bisa. Berbagai pekerjaan pun kerap terhambat karena ulahnya ini.

3. Kalau belum dikejar-kejar atasan dan ditakut-takuti dengan sanksi, pekerjaan tak juga beres 

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lhoPexels.com/olly

Sulit sekali menumbuhkan kesadaran orang beretos kerja buruk akan tanggung jawabnya. Satu-satunya yang bisa mendorongnya bergerak hanyalah tekanan keras dari atasannya dan berbagai ancaman sanksi.

Saking sulitnya menanamkan kedisiplinan pada orang beretos kerja rendah, atasannya pun kerap dibuat bingung. Sebenarnya orang ini butuh pekerjaan atau tidak sih? Kalau tak butuh, kenapa tak mengundurkan diri saja?

Baca Juga: 5 Situs Lowongan Kerja Terpercaya Buat Kamu yang Lagi Cari Kerja

4. Bisa tepat waktu menyelesaikan tugas adalah keajaiban 

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lhoPexels.com/karolina-grabowska

Bagi teman-temannya, menyelesaikan tugas tepat waktu adalah hal yang sudah seharusnya. Mereka sadar mereka dibayar memang untuk menyelesaikan tugas-tugas itu sebaik mungkin.

Namun bagi orang dengan etos kerja yang buruk, hanya keajaiban yang bisa membuatnya tepat waktu menyelesaikan tugas yang diberikan. Bukan lantaran tugasnya terlalu sulit atau banyak melainkan ia sendiri yang tak bersungguh-sungguh mengerjakannya.

5. Belum menunjukkan kemampuan, sudah meminta hasil 

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lhoPexels.com/olly

Orang yang etos kerjanya rendah memang tidak suka bekerja. Namun tetap suka dengan penghasilannya. Oleh karena itu, belum apa-apa ia kerap meminta upahnya.

Saat mencari kerja, ia mendesak pemberi kerja memberikan upah setinggi mungkin sekalipun ia tak bisa menunjukkan kemampuan kerja yang sesuai. Jika suatu pekerjaan tak menjanjikan upah setinggi harapannya, jangankan mau melakoninya, dia malah seketika akan mencemoohnya.

Sekalipun, kondisinya akan jauh lebih buruk lagi bila ia tak punya pekerjaan sama sekali. Ia sering kehilangan kesempatan karena sifatnya ini dan tak berkembang sebab pada dasarnya bekerja di mana pun sama saja. Asal mau berproses, cepat atau lambat penghasilan pasti akan naik.

6. Melemparkan tanggung jawab ke orang lain menjadi hobinya 

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lhoPexels.com/olly

Selain bikin kesal atasan, orang dengan etos kerja rendah juga kerap membuat jengkel teman-temannya. Ia sering melemparkan tugas yang menjadi tanggung jawabnya pada orang lain. Ini akan terlihat sekali saat ia bekerja dalam tim.

Ia tak mau bagian susahnya, tetapi mau menikmati hasilnya nanti. Bila ada masalah, orang yang beretos kerja rendah selalu tak mau tahu. Ia tak mau mengambil peran apa pun untuk membantu menyelesaikan masalah itu.

7. Tak pernah memberikan gagasan demi kemajuan tempat kerjanya 

7 Tanda Etos Kerja yang Buruk, Bisa Terancam Stagnan lhoPexels.com/olly

Meski mendapatkan nafkah dari sana, orang dengan etos kerja yang buruk tak pernah benar-benar peduli dengan masa depan kantornya. Yang penting hanyalah ia masih mendapatkan gaji, selebihnya ia bersikap masa bodoh.

Inilah yang membuatnya makin stagnan. Pimpinan tentu akan lebih mengapresiasi mereka yang berperan aktif memajukan kantor demi kepentingan bersama. Orang-orang inilah yang kariernya akan makin naik selagi orang yang etos kerjanya buruk lama-kelamaan akan terdepak.

Dari ketujuh tanda di atas, semoga semuanya gak ada pada dirimu ya? Kalau ada, kamu harus berubah sekarang juga demi masa depanmu sendiri.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Kerja Sama dengan Rekan Kerja Perfeksionis

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya