Selama puluhan tahun, sistem kerja 9-to-5 atau bekerja di kantor dari pagi hingga sore menjadi standar di berbagai perusahaan. Model ini dianggap mampu menciptakan rutinitas yang jelas, memudahkan koordinasi antarkaryawan, serta membangun budaya kerja yang kuat. Namun, sejak pandemi COVID-19, cara orang bekerja mengalami perubahan besar dengan munculnya sistem kerja hybrid dan remote.
Perubahan tersebut turut memengaruhi ekspektasi Gen Z terhadap dunia kerja. Lantas, apakah sistem kerja kantoran 9-to-5 masih relevan bagi Gen Z?
