Bagi sebagian generasi sebelumnya, memiliki satu pekerjaan tetap sering dianggap sebagai simbol kestabilan finansial. Namun, kondisi tersebut mulai berubah karena semakin banyak gen Z yang memilih atau bahkan terpaksa memiliki dua hingga tiga pekerjaan sekaligus.
Fenomena ini dikenal sebagai income stacking atau poly-employment, yaitu memiliki beberapa sumber penghasilan dalam waktu yang bersamaan. Bukan hanya untuk menambah pemasukan, tren ini juga didorong oleh perubahan kondisi ekonomi, pasar kerja, serta cara pandang gen Z terhadap karier. Lantas, apa saja alasan yang membuat semakin banyak gen Z memilih memiliki lebih dari satu pekerjaan? Yuk, cari tahu lewat artikel berikut!
