Tips Jadi Konten Kreator ala Raditya Dika: Harus Punya Value

- Konten kreator harus memiliki nilai yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas.
- Nilai tersebut bisa berupa konten edukatif atau hiburan yang membuat penonton lupa akan masalahnya.
- Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence".
Jakarta, IDN Times - Konten Kreator sekaligus Komika Raditya Dika memberikan bocoran bagi para generasi milenial dan gen Z yang mau memulai terjun dalam industri kreatif, termasuk konten kreator. Radit mengatakan, hal mendasar yang harus dipikirkan matang-matang adalah nilai (value) yang akan dibawa dan dipersembahkan kepada masyarakat luas lewat konten-konten yang akan disajikan.
Menurut dia, nilai itu bisa ditukar lewat konten yang mau diberikan ke masyatakat. Hal tersebut disampaikan Raditya Dika dalam Indonesia Summit 2025 pada sesi Empowering Millennials & Gen Z: Driving the Creative Economy in the Era of Industry 4.0, yang berlangsung di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
"Berarti kalau lo mau jadi kreator, mau masuk ke kreatif ekonomi, harus tahu dulu, lu mau bawa nilai apa. Nilai itu gak harus jadi kayak konten-konten edukatif atau mencerdaskan bangsa. Dengan konten-konten lucu aja udah bisa memberi value untuk membuat orang lupa akan masalahnya, terhibur," kata dia.
Menurutnya, membuat konten yang mempunyai nilai tidak harus yang bermuatan edukatif demi mencerdaskan bangsa, melainkan sesedrhana membuat konten hiburan yang bisa membuat penonton lupa dengan masalahnya.
"Value-nya datang dari membuat orang lupa masalahnya," ujar Radit.
"Gimana caranya nilai-nilai kita, gimana cara menawarkan itu, gimana duit dapet ketika kita menukar nilai, itu bisa panjang banget," sambungnya.
Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.