Kehadiran teknologi digital menghadirkan peluang kerja sebagai seorang remote worker. Seseorang tidak harus datang ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan. Mereka cukup mengakses dari jarak jauh asal memiliki akses internet yang tersedia. Tapi tantangan yang menyertai, seringkali keseimbangan hidup seorang remote worker justru terganggu.
Tidak ada batas antara ranah profesional dengan kehidupan pribadi. Pada akhirnya kehidupan justru berjalan carut-marut. Sedangkan keseimbangan hidup berperan penting untuk membentuk konsistensi dan keteraturan. Lantas, bisakah seorang remote worker menyeimbangkan ritme kerja? Lima tips di bawah ini bisa membantu.