4 Tips Tinggalkan Kamar Kos saat Mudik agar Tetap Aman

Lebaran akan segera tiba. Banyak orang mulai mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman, termasuk para anak kos yang sebagian besar merupakan anak kuliahan atau pekerja. Rasanya sudah tidak sabar untuk merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman bersama orangtua dan sanak saudara.
Namun, perlu diperhatikan bahwa kamar kos mungkin akan kosong dalam jangka waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan beberapa persiapan agar kamar tersebut tetap dalam kondisi aman dan nyaman meski ditinggalkan untuk sementara. Nah, tips apa yang bisa diterapkan? Cek dulu dalam artikel berikut ini, ya!
1. Pastikan kamar kos ditinggalkan dalam keadaan bersih

Mudik ke kampung halaman dalam rangka merayakan Lebaran biasanya akan cukup lama, terutama bagi anak kuliahan, nih. Jika di hari-hari biasa ada rasa malas untuk membersihkan kamar kos, hal itu tidak bisa dilakukan bila hendak mudik. Pasalnya, kamar akan kosong cukup lama, sehingga bisa kacau bila ditinggalkan dalam keadaan tanpa persiapan.
Sebelum mudik, pastikan kamar dijaga dalam keadaan bersih. Jangan sampai ada bungkus makanan yang terbuka atau sampah yang belum dibuang karena bisa mengundang semut dan lalat. Pastikan juga tidak ada pakaian atau seprai kotor karena bisa berjamur. Setelah semua beres, sapu dan pel lantai dengan saksama. Dengan begini, kamar akan tetap bersih meski dibiarkan kosong cukup lama.
2. Jangan lupa mencabut seluruh peralatan elektronik

Ada banyak barang elektronik yang biasanya bisa ditemukan di dalam kamar kos. Sebagian merupakan jenis barang yang memang sering dibiarkan tersambung ke aliran listrik, seperti televisi, kulkas, dan kipas angin atau pendingin ruangan. Nah, semua itu penting untuk diperhatikan bila hendak mudik, ya.
Ketika akan meninggalkan kamar kos dalam jangka waktu cukup lama, pastikan kamu telah mencabut seluruh peralatan elektronik dari stopkontak. Hal ini bertujuan untuk menghemat biaya listrik serta mencegah terjadinya potensi kebakaran bila ada korsleting. Kalau sudah begini, hati rasanya tenang, kan?
3. Simpan barang-barang di tempat aman

Ketika sedang berada di kos, kamu tidak akan terlalu kesulitan untuk memindahkan barang bila terjadi gangguan, misalnya ada genteng yang bocor atau banjir. Namun, kamu tentu tidak bisa berbuat apa-apa bila hal semacam itu terjadi saat kamar sedang ditinggalkan untuk mudik. Oleh sebab itu, solusi yang diperlukan adalah menyimpan barang-barang di tempat aman.
Jika ada kebocoran dari atap, maka pindahkan barang dari area tersebut agar tidak terkena tetesan atau rembesan air. Kalau kamu tinggal di daerah yang berpotensi banjir, tidak ada salahnya untuk membungkus rapat barang-barang dengan plastik dan meletakannya di tempat tinggi. Intinya, amankan barang-barangmu dari potensi bahaya agar tidak jadi beban pikiran saat mudik. Oke?
4. Jangan lupa untuk 'titip' kamar kos kepada penjaga dan tetangga kos

Pada saat menjelang Lebaran, banyak kos mendadak sepi karena ditinggal mudik penghuninya. Namun demikian, penjaga kos dan para tetangga yang notabene tidak mudik tentunya akan tetap ada. Nah, pada situasi seperti ini, penting bagimu untuk meminta bantuan mereka.
Ketika hendak mudik, jangan lupa untuk "titip" kamar kos kepada penjaga dan tetangga kos. Ya, tanpa diminta pun mereka memang akan melaksanakan tugas itu. Namun, bila kamu meminta hal seperti ini, biasanya mereka jadi lebih perhatian dan mengawasi keadaan kamarmu secara intens. Jadi, jaga hubungan baik dengan mereka agar bisa tenang saat mudik, ya!
Kalau mau mudik, kamu harus meninggalkan kamar kos dalam keadaan bersih, tidak ada alat elektronik yang masih menyala, memastikan barang-barang dalam kondisi aman, serta "menitipkan" kamar kepada penjaga dan tetangga kos. Berbekal persiapan matang seperti ini, kamar akan tetap dalam kondisi baik meski kosong dalam beberapa waktu. Hasilnya, kamu bisa mudik dan merayakan Lebaran tanpa rasa khawatir, bukan begitu?


















