Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Area Rumah yang Sering Terlupakan saat Dibersihkan
Ilustrasi membersihkan kulkas (magnific.com/yanalya)
  • Artikel menyoroti pentingnya membersihkan area rumah yang sering terlupakan seperti atas lemari, kolong furnitur, dan bagian kecil lain agar kebersihan lebih menyeluruh.
  • Ditekankan bahwa debu dan kotoran mudah menumpuk di area tersembunyi seperti sakelar lampu, gagang pintu, serta perangkat elektronik yang sering disentuh setiap hari.
  • Membersihkan tempat penyimpanan dalam kulkas secara rutin membantu menjaga kualitas bahan makanan sekaligus menciptakan suasana rumah yang lebih rapi dan sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Membersihkan rumah secara rutin merupakan salah satu cara untuk menjaga kenyamanan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Lantai, meja, atau kamar mandi biasanya menjadi area yang paling sering dibersihkan. Namun, masih ada beberapa sudut rumah yang kerap terlewat karena terlihat bersih, sulit dijangkau, atau jarang diperhatikan.

Padahal, debu, kotoran, hingga berbagai benda kecil dapat terus menumpuk di area-area tersebut seiring berjalannya waktu. Jika dibiarkan, kondisi ini gak hanya membuat rumah terasa kurang bersih, tetapi juga dapat mengurangi kenyamanan saat beraktivitas di dalamnya.

Karena itu, gak ada salahnya sesekali memberi perhatian pada sudut-sudut rumah yang sering terlupakan. Membersihkannya secara berkala dapat membantu menjaga kebersihan rumah secara lebih menyeluruh, membuat setiap ruangan terasa lebih rapi, sekaligus menciptakan suasana yang lebih nyaman untuk seluruh penghuni. Berikut beberapa area yang sering terlupakan saat dibersihkan.

1. Bagian atas lemari dan rak

Ilustrasi membersihkan atas rak (magnific.com/stockking)

Bagian atas lemari, rak, atau kabinet sering menjadi area yang luput saat membersihkan rumah. Letaknya yang tinggi membuat debu mudah menumpuk tanpa disadari karena permukaannya jarang terlihat dalam aktivitas sehari-hari. Akibatnya, area ini baru dibersihkan ketika sedang melakukan bersih-bersih secara menyeluruh.

Padahal, debu yang menumpuk cukup tebal dapat menyebar kembali ke ruangan saat terkena aliran udara atau ketika permukaannya terganggu. Karena itu, gak ada salahnya meluangkan waktu untuk membersihkan bagian atas lemari dan rak secara berkala menggunakan kain, kemoceng, atau alat pembersih yang sesuai agar debu tidak terus menumpuk.

Meski sering terlupakan, menjaga kebersihan area ini dapat membantu membuat rumah terasa lebih bersih dan nyaman. Selain mengurangi penumpukan debu, kebiasaan sederhana ini juga membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah sekaligus membuat setiap sudut ruangan tetap terawat.

2. Kolong furnitur

Ilustrasi membersihkan bawah sofa (unsplash.com/František Čaník)

Area di bawah tempat tidur, sofa, maupun lemari sering kali terlewat saat membersihkan rumah. Karena letaknya yang tidak terlihat, bagian ini biasanya baru dibersihkan ketika sedang beres-beres besar atau memindahkan furnitur. Padahal, kolong furnitur dapat menjadi tempat menumpuknya debu, rambut, serta berbagai benda kecil yang tidak sengaja jatuh.

Agar kebersihan rumah tetap terjaga, luangkan waktu untuk membersihkan area tersebut secara berkala. Gunakan sapu, vacuum cleaner, atau alat pembersih yang dapat menjangkau bagian bawah furnitur sehingga debu dan kotoran tidak terus menumpuk. Sekalian, periksa apakah ada barang-barang kecil yang hilang atau tertinggal di bawah furnitur.

Meski sering tidak terlihat, menjaga kebersihan kolong furnitur dapat membuat rumah terasa lebih bersih dan nyaman. Dengan menjadikannya bagian dari rutinitas bersih-bersih, kamu dapat mengurangi penumpukan debu sekaligus menjaga setiap sudut rumah tetap tertata dengan baik.

3. Sakelar lampu dan gagang pintu

Ilustrasi membersihkan gagang pintu (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Sakelar lampu dan gagang pintu merupakan bagian rumah yang paling sering disentuh oleh seluruh penghuni. Meski ukurannya kecil dan sering terlihat bersih, area ini dapat menjadi tempat menumpuknya debu, sidik jari, maupun kotoran karena digunakan berkali-kali setiap hari.

Karena itu, jangan lupa memasukkan sakelar lampu dan gagang pintu ke dalam rutinitas bersih-bersih di rumah. Cukup lap permukaannya secara berkala menggunakan kain bersih atau cairan pembersih yang sesuai agar kebersihannya tetap terjaga. Kebiasaan sederhana ini hanya membutuhkan waktu singkat, tetapi sering kali terlupakan.

Membersihkan area yang sering disentuh secara rutin dapat membantu menjaga kebersihan rumah secara menyeluruh. Dengan memberi perhatian pada detail-detail kecil seperti ini, rumah akan terasa lebih bersih, nyaman, dan menyenangkan untuk ditempati oleh seluruh penghuni.

4. Remote, keyboard, dan perangkat elektronik

Ilustrasi membersihkan keybiard (pexels.com/Erik Mclean)

Remote TV, keyboard, mouse, ponsel, hingga berbagai perangkat elektronik lainnya termasuk barang yang paling sering disentuh setiap hari. Meski digunakan secara rutin, permukaannya sering kali luput dari perhatian saat membersihkan rumah sehingga debu, sidik jari, dan kotoran dapat menumpuk seiring waktu.

Karena itu, biasakan membersihkan perangkat elektronik secara berkala menggunakan kain lembut atau alat pembersih yang sesuai. Lakukan dengan hati-hati agar permukaan maupun komponen perangkat tetap aman. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga perangkat tetap bersih sekaligus membuatnya lebih nyaman digunakan setiap hari.

Selain meningkatkan kenyamanan, membersihkan perangkat elektronik secara rutin juga dapat membantu mengurangi penumpukan debu dan kotoran pada area yang sering disentuh. Dengan menjadikannya bagian dari rutinitas bersih-bersih, rumah akan terasa lebih rapi dan kebersihan berbagai perlengkapan yang digunakan sehari-hari pun lebih terjaga.

5. Tempat penyimpanan di dalam kulkas

Ilustrasi membersihkan bagian dalam kulkas (magnific.com/prostooleh)

Kulkas menjadi salah satu area rumah yang sering digunakan setiap hari, tetapi bagian dalamnya kerap luput dari perhatian. Banyak orang rutin membersihkan bagian luar kulkas, sementara rak, laci, dan sudut-sudut di dalamnya jarang diperiksa hingga muncul tumpahan, noda, atau bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

Karena itu, luangkan waktu untuk membersihkan bagian dalam kulkas secara berkala. Keluarkan isi kulkas, lap rak dan laci, lalu periksa tanggal kedaluwarsa atau kondisi bahan makanan yang disimpan. Buang makanan yang sudah rusak atau gak lagi layak dikonsumsi agar gak menimbulkan bau tidak sedap maupun mencemari bahan makanan lainnya.

Pada akhirnya, menjaga kebersihan rumah gak selalu berarti membersihkan seluruh ruangan setiap hari. Memberi perhatian pada area-area yang sering terlupakan, termasuk bagian dalam kulkas, dapat membuat rumah terasa lebih bersih, rapi, dan nyaman. Selain itu, kebiasaan ini juga membantu menjaga kualitas bahan makanan serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi seluruh penghuni rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article