“Ada banyak sekali tempat yang bisa menggunakan tekstil di dapur, termasuk tirai jendela, bangku panjang, kursi makan, dan kursi bar,” kata Potts dan Mason, dikutip dari laman Southern Living.
5 Hal yang Diperhatikan Tamu Saat Masuk ke Dapur, Segera Rapikan!

- Artikel menyoroti pentingnya menjaga aroma dapur tetap segar dan bersih agar tamu merasa nyaman, termasuk dengan penggunaan lilin aromaterapi atau rempah untuk menutupi bau tidak sedap.
- Warna, pola, serta kondisi kabinet menjadi fokus visual utama di dapur; kombinasi tekstil serasi dan perawatan lemari dapat meningkatkan estetika tanpa perlu renovasi besar.
- Pencahayaan hangat dan penataan rapi disebut kunci menciptakan suasana dapur yang nyaman dan menarik, sementara kekacauan visual bisa membuat tamu merasa kurang betah.
Ada alasan mengapa dapur sangat berkontribusi estetika hingga nilai jual kembali hunian. Mungkin klise, tetapi dapur benar-benar jantung setiap rumah.
Dapur juga kebetulan merupakan ruangan yang paling mahal untuk diperbarui dan paling mudah berantakan. Tidak heran, jika mengundang tamu ke dapurmu di rumah bisa sangat menegangkan!
Karena itu, area ini perlu ditata sedemikian rupa dengan fokus pada hal-hal dan benda tertentu yang jadi perhatian para tamu. So, inilah beberapa hal yang diperhatikan tamu saat masuk ke dapur kamu di rumah!
1. Aroma

Kita semua pernah masuk ke dapur, baik itu dapur kita sendiri atau dapur orang lain, dan mencium aroma. Sebelum tamu datang, pastikan kamu telah membuang sampah. Setelah itu, cucilah sebanyak mungkin piring kotor dan bersihkan wastafel serta area sekitarnya sebelum tamu datang agar dimulai dengan kondisi visual yang bersih.
Sebagai tuan rumah yang baik, kamu akan melangkah lebih jauh dengan menghadirkan semacam aroma, baik itu lilin aromaterapi, kue yang dipanggang, atau rempah-rempah yang direbus di atas kompor. Dalam keadaan darurat, hal itu dapat menutupi bau yang tidak sedap, hingga membuat tamu merasa lebih nyaman dan seperti di rumah sendiri.
2. Warna dan pola

Warna dapur putih bersih mungkin jadi favorit, tetapi ada sesuatu yang istimewa dari dapur dengan sedikit sentuhan tambahan. Menggabungkan warna tidak harus berarti lemari yang mencolok, tetapi warna dapat diaplikasikan di mana saja, mulai dari pencahayaan hingga dekorasi.
Banyak desainer interior berpendapat bahwa motif paling bagus diterapkan pada tekstil, termasuk Ashley Potts dan Emi Mason, pendiri bersama Potts Mason Interiors di Atlanta, Georgia.
Menggunakan satu kain beberapa kali di ruangan yang sama bisa sangat berdampak dan dapur adalah tempat yang tepat untuk mempraktikkannya. Saran lainnya, saat memaadukan warna dan motif, pastikan semuanya serasi.
3. Kabinet dapur

Kabinet dapur kemungkinan besar menempati sebagian besar ruang dinding di dapur. Jadi, tamu akan memperhatikannya.
“Keausan, seperti penyok, goresan, atau cat yang mengelupas, dapat membuat dapur terasa terabaikan,” kata Julee Ireland, seorang arsitek desain interior di Santa Monica, dikutip The Spruce.
Mengganti lemari bisa mahal, tetapi Ireland memiliki beberapa saran untuk penyegaran sederhana tanpa renovasi, yaitu mengecat ulang, mengganti perangkat keras, atau sekadar membersihkannya secara menyeluruh. Sementara itu, kamu bisa memasang kabinet atau rak terbuka, karena pajangan di dapur akan meningkatkan visual area ini.
“Penting agar barang-barang yang dipajang di rak terlihat menarik secara visual. Padukan barang-barang fungsional seperti piring dan mangkuk yang serasi dengan barang-barang dekoratif seperti karya seni, vas, dan buku," ungkap Lauren Sigmon, pemilik Lauren Sigmon Interiors di Greenville, South Carolina, dikutip dari laman Southern Living.
Jika kamu memperlakukan rak sebagai tempat penyimpanan segala macam barang, rak tersebut akan terlihat berantakan dan penuh sesak, yang pada akhirnya akan membuat dapur terlihat berantakan dan penuh sesak.
4. Penerangan

Hal yang diperhatikan tamu saat masuk ke dapur selanjutnya adalah masalah pencahayaan. Penerangan kurang akan membuat dapur tampak tertutup. Sebaliknya, cahaya yang terlalu banyak mengganggu visual. Solusi untuk permasalahan tersebut, kamu bisa memasang pencahayaan ambient.
“Pencahayaan hangat dan menyebar sangat cocok untuk menciptakan suasana. Menambahkan beberapa sumber pencahayaan juga dapat membantu menerangi ruangan sambil tetap menjaga suasana yang nyaman," kata pakar desain furnitur, Adam Dunn, dikutip dari The Spruce.
Pertimbangkan lampu tanam, lampu kerja di bawah lemari, dan perlengkapan dekoratif. Untuk tampilan yang terkesan alami dan nyaman, Dunn merekomendasikan untuk memadukan berbagai elemen dan tekstur unik, misalnya, lampu gantung linen dengan lampu gantung besi.
5. Penataan

Meja dan lemari yang berantakan adalah hal terburuk. Maka dari itu, menjaga meja dapur tetap bersih adalah cara termudah membuat dapur terasa segar sekaligus memanjakan visual yang akan dilihat tamu.
“Kekacauan dan ketidakteraturan menciptakan rasa ketidakberesan yang dapat membuat orang merasa tidak nyaman," ujar Ireland, dikutip dari laman The Spruce.
Konsistensi visual lebih enak dipandang daripada campuran barang yang eklektik dan tetap dapat menambahkan sentuhan personal. Oleh karena itu, gunakan solusi penyimpanan untuk menyembunyikan barang-barang yang sering digunakan tetapi tetap mudah diakses, seperti tempat penyimpanan peralatan dan rak geser.
Nah, itulah beberapa hal yang diperhatikan tamu saat masuk ke dapur, mulai dari aroma, pencahayaan, hingga penataan. Setelah ini, pastikan dapur kamu di rumah bersih dan nyama, ya!




















