5 Tanaman Hias Indoor Berwarna Biru yang Unik dan Menenangkan

Tanaman hias di dalam ruangan dapat mempercantik dekorasi, terutama jika selaras dengan konsep yang kamu inginkan. Beberapa jenis tanaman hias juga dapat membantu tidur lebih nyenyak hingga menjaga udara tetap terasa segar. Selain itu, secara psikologis warna tanaman juga dapat membantu membangkitkan emosi tertentu, lho.
Salah satu warna yang bisa kamu pertimbangkan untuk dekorasi dalam ruangan adalah biru. Seperti dilansir Homes and Garden, warna biru sering dikaitkan dengan perasaan tenang, relaksasi, dan stabilitas. Lantas, pernahkah terlintas dalam benakmu untuk menambahkan tanaman hias berwarna biru di dalam ruangan?
Tanaman hias yang menghasilkan bunga biru jarang ditemukan. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa mendapatkannya untuk mendukung tema dekorasi ruanganmu. Lima tanaman hias indoor berwarna biru berikut ini bisa kamu pertimbangkan untuk dibawa pulang.
1. Hyacinth

Bunga hyacinth atau bunga yakut memiliki banyak warna, seperti ungu, kuning, oranya, merah, dan biru. Jika kamu menginginkan warna biru, maka pilihlah hyacinth blue jacket atau delft blue. Gak hanya warnanya mampu mempercantik dekorasi, tapi aromanya juga wangi, sehingga sering menjadi bahan pembuatan parfum.
Hyacinth termasuk bunga berumbi, jadi pastikan bahwa kamu menggunakan tanah dan pot dengan drainase yang baik agar tidak mudah busuk. Sisakan pula sedikit umbi yang mencuat dari tanah. Bunga tersebut dapat tumbuh hingga 15 cm dan biasanya mekar sekitar bulan Maret hingga April.
2. African violet

African violet termasuk tanaman hias paling populer yang memiliki banyak jenis warna maupun bentuk kelopaknya. Meski namanya violet, tapi bunga ini memiliki cukup banyak jenis dengan corak warna biru, seperti luminous, little trio, apache magic, dan blue wasp. Luminous menjadi jenis African violet yang sering dipilih untuk tanaman hias indoor, karena mudah dirawat, kelopak bunganya besar, dan dapar mekar sepanjang tahun.
Bunga satu ini membutuhkan sedikit perhatian ekstra saat menyiramnya. Sebaiknya tuangkan air pada alas pot atau langsung menyalurkan air ke tanah, supaya bisa langsung diserap oleh akar. Usahakan air tidak mengenai daun, karena dapat menyebabkan bercak-bercak.
3. Agapanthus

Kalau kamu punya ruangan yang cukup terang, maka agapanthus bisa menjadi pilihan untuk memberikan sentuhan dramatis pada interior. Bunga dari famili amarilis ini memiliki daun hijau yang mengkilap dan menyerupai tali. Bunganya berwarna biru dan berbentuk menyerupai lonceng.
Agapanthus punya nama lain lili Sungai Nil atau lili Afrika, karena memang berasal dari Afrika Selatan. Meski tanaman ini menyukai sinar matahari penuh, tapi kamu tetap dapat meletakkannya di dalam ruangan dengan pencahayaan yang cukup. Umumnya agapanthus akan berbunga sekitar 6 minggu, beberapa jenis bisa lebih lama hingga 17 minggu.
4. Anggrek biru

Siapa nih yang suka bunga anggrek? Bunga eksotis ini memang beragam warna, salah satunya biru. Sudah menjadi rahasia umum bahwa anggrek dengan warna biru sebenarnya adalah moth anggrek atau anggrek putih yang telah diwarnai, tidak tumbuh secara alami.
Anggrek biru yang mencolok cocok untuk ruangan terang dan tidak terkena cahaya matahari langsung. Siram setiap minggu selama musim tanam dan menjaga kelembapannya sekitar 40 persen. Anggrek membutuhkan perawatan yang tinggi, jadi pastikan menyiramnya dengan penar agar tidak layu dan batangnya menguning.
5. Bromeliad 'blue tango'

Satu lagi tanaman hias indoor berwarna biru, yaitu bromeliad ‘blue tango’. Tanaman ini punya daun rimbun dengan bunga berwarna cerah yang mencolok. Bunganya unik, karena berbentuk runcing berwarna ungu-biru elektrik dengan batang merah muda menyala.
Bromeliad ‘blue tango’ dapat tumbuh pada suhu ruang lebih dari 18 derajat Celsius. Perlu kamu tahu bahwa tanaman tersebut dapat berbunga selama berbulan-bulan. Namun, bromeliad hanya berbunga satu kali dalam hidupnya, jadi jangan heran kalau kamu tidak melihat bunganya mekar kembali.
Kelima tanaman hias indoor berwarna biru tersebut bisa kamu gunakan untuk mempercantik ruanganmu. Meski bisa digunakan untuk menambah estetika interior, tapi juga perlu diperhatikan pencahayaan dan cara perawatannya. Mana yang paling cocok untuk ruanganmu?