Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benda yang Sebaiknya Disingkirkan Sebelum Deep Cleaning Rumah
ilustrasi membersihkan debu pakai kemoceng bulu (pexels.com/cottonbro)
  • Singkirkan barang berserakan di permukaan dan rapikan tumpukan pakaian agar debu, remah, noda, serta area sekitar lebih mudah dijangkau saat membersihkan.
  • Kosongkan rak dari dekorasi, geser furnitur ringan dan tempat sampah, serta pindahkan karpet agar lantai, sudut ruangan, dan baseboard dapat dibersihkan menyeluruh.
  • Pindahkan perlengkapan hewan, selimut, bantal, serta dekorasi dinding bila perlu; bersihkan atau cuci benda-benda tersebut sebelum mengembalikannya setelah area selesai dibersihkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Deep cleaning bukan sekadar menyapu atau mengelap permukaan yang terlihat kotor. Agar prosesnya lebih maksimal, ada beberapa benda yang sebaiknya disingkirkan terlebih dahulu. Cara ini membuat proses membersihkan rumah jadi lebih leluasa tanpa harus berhadapan dengan barang yang berserakan.

Dengan menyingkirkan benda-benda tersebut, kamu bisa lebih mudah menjangkau permukaan dan sudut ruangan. Area yang dibersihkan pun gak terhalang oleh barang yang masih berada di tempatnya. Yuk, cek benda apa saja yang sebaiknya disingkirkan sebelum mulai deep cleaning!

1. Barang yang berserakan di permukaan

ilustrasi parempuan pakai potongan kertas untuk packing kado (pexels.com/mart-production)

Tumpukan kertas, charger, remote, hingga paket yang belum dibereskan sering memenuhi meja dan permukaan lainnya. Barang-barang ini bisa menghalangi pandangan sehingga debu, remah, atau noda jadi kurang terlihat. Sebelum mengelap meja atau countertop, kumpulkan semuanya ke dalam satu wadah agar permukaan lebih leluasa dibersihkan.

Setelah selesai, kembalikan barang sesuai tempatnya. Surat yang gak diperlukan bisa didaur ulang, sedangkan charger dapat disimpan di laci atau keranjang khusus. Cara ini juga mencegah kamu terdistraksi untuk melakukan decluttering besar-besaran saat sedang deep cleaning.

“Cara termudah untuk melakukan deep cleaning di rumah adalah mengerjakannya satu ruangan dalam satu waktu,” ujar Stephanie Phillips, pemilik Phillips Commercial and Residential Cleaning Services, dikutip dari Martha Stewart.

2. Dekorasi di rak

ilustrasi membersihkan debu pakai kemoceng bulu (pexels.com/cottonbro)

Buku, bingkai foto, patung kecil, dan berbagai dekorasi lainnya memang bisa membuat rak terlihat menarik. Namun, benda-benda tersebut juga mudah menjadi tempat menumpuknya debu sehingga membersihkan rak tanpa memindahkannya bisa membuat hasilnya kurang maksimal. Karena itu, kosongkan rak terlebih dahulu sebelum mulai mengelap atau membersihkan debu di setiap bagiannya.

Kamu juga bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk membersihkan dekorasi yang sudah dipindahkan. Lap atau bersihkan setiap benda secara perlahan sebelum mengembalikannya ke rak yang sudah bersih. Dengan cara ini, bukan hanya rak yang terbebas dari debu, tetapi dekorasi di atasnya juga ikut mendapatkan perhatian.

3. Furnitur ringan, keranjang, dan tempat sampah

ilustrasi keranjang rotan (pexels.com/karollinagrabowska)

Gak semua furnitur perlu dipindahkan saat deep cleaning, terutama benda besar seperti sofa. Namun, bangku, ottoman, meja kecil, keranjang penyimpanan, dan tempat sampah yang mudah digeser sebaiknya dipindahkan sementara. Cara ini membuat lantai, sudut ruangan, dan area dekat baseboard lebih mudah dijangkau tanpa terhalang barang.

Pindahkan benda-benda tersebut ke lorong atau ruangan lain yang berdekatan selama proses pembersihan. Lantai yang lebih kosong akan memudahkan kamu menyedot debu, mengepel, atau membersihkan karpet. Setelah selesai, kembalikan semua benda ke tempat semula.

“Meskipun penting untuk merapikan rumah sebelum petugas kebersihan datang, kamu gak perlu meluangkan waktu untuk membersihkannya,” ujar Michael Silva-Nash, presiden Molly Maid, dikutip dari Southern Living.

4. Karpet area dan runner

ilustrasi menggulung karpet (pexels.com/silverkblack)

Karpet area dan runner biasanya ikut dibersihkan saat deep cleaning, tetapi keberadaannya bisa menghalangi proses membersihkan lantai di bawahnya. Setelah disedot debunya, gulung dan pindahkan sementara ke ruangan lain. Jika cuaca memungkinkan, kamu juga bisa meletakkannya di luar rumah selama membersihkan lantai.

Lantai yang terbuka membuat kamu lebih mudah menyedot debu hingga ke seluruh permukaan. Jangan lupa membersihkan sudut dan area tepi yang biasanya tertutup karpet. Setelah lantai selesai dibersihkan, kembalikan karpet ke tempatnya.

5. Tempat tidur, mainan, dan mangkuk hewan peliharaan

ilustrasi kamar dengan dua tempat tidur (pexels.com/rachel-claire)

Area khusus hewan peliharaan sering menjadi tempat berkumpulnya bulu, remah makanan, dan cipratan air. Sebelum menggunakan vacuum cleaner, singkirkan tempat tidur, mainan, serta mangkuk makanan dan minuman mereka. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah membersihkan lantai, dinding, dan baseboard tanpa terhalang perlengkapan hewan.

Sekalian cuci tempat tidur, selimut, dan mainan berbahan lembut milik hewan peliharaan. Mangkuk makanan dan air juga sebaiknya dibersihkan secara menyeluruh sebelum dikembalikan. Setelah semuanya bersih, kembalikan perlengkapan tersebut ke tempatnya.

6. Selimut, throw, dan bantal

ilustrasi bantal kursi (pexels.com/olly)

Selimut yang disampirkan di sofa dan bantal dekoratif di kursi bisa menjadi tempat berkumpulnya debu sekaligus menghalangi proses pembersihan. Karena itu, pindahkan sementara selimut dan bantal sebelum membersihkan sofa atau kursi. Dengan furnitur yang lebih kosong, kamu bisa menjangkau bagian yang tersembunyi di balik bantal.

Kalau memungkinkan, sekalian cuci selimut dan sarung bantal sebelum dikembalikan. Setelah sofa dan kursi kosong, sedot debu pada celah-celah furnitur, bersihkan serat atau bulu yang menempel, dan periksa noda yang sebelumnya tertutup bantal. Setelah selesai, kembalikan selimut dan bantal ke tempatnya.

7. Tumpukan pakaian

ilustrasi kamar yang berantakan (pexels.com/cottonbro)

Tumpukan pakaian bersih yang belum masuk lemari atau pakaian yang menumpuk di kursi sebaiknya dibereskan sebelum deep cleaning. Pakaian kotor bisa dipindahkan ke ruang laundry, sedangkan pakaian bersih disimpan kembali pada tempatnya. Dengan begitu, kamu gak perlu memindahkan tumpukan pakaian saat membersihkan area di sekitarnya.

Jika sedang membersihkan kamar mandi, masukkan handuk kotor ke mesin cuci dan siapkan handuk bersih sebagai gantinya. Membereskan pakaian juga membuat permukaan dan area sekitar lebih mudah dijangkau saat dibersihkan. Setelah semuanya rapi, proses deep cleaning pun jadi lebih leluasa.

8. Hiasan yang dipasang di dinding

ilustrasi hiasan dinding (pexels.com/fotiosphotos)

Gak semua deep cleaning mengharuskan kamu melepas seluruh dekorasi dinding. Namun, jika kamu berencana membersihkan atau mencuci dinding, sebaiknya lepaskan sementara lukisan berbingkai, cermin, dan dekorasi lain yang menempel di dinding. Cara ini membuat kamu lebih leluasa membersihkan permukaan dinding tanpa harus menghindari berbagai benda.

Penutup jendela juga bisa dilepas jika kamu ingin membersihkan area sekitar jendela secara menyeluruh. Dengan begitu, ambang jendela, rel, blind, dan bagian trim akan lebih mudah dijangkau dan dibersihkan. Tirai bisa dikibaskan atau dicuci sesuai bahannya, sedangkan dekorasi dinding dapat dibersihkan sebelum dipasang kembali.

Sebelum mulai deep cleaning, luangkan waktu sebentar untuk menyingkirkan benda-benda yang bisa menghalangi proses pembersihan. Rumah yang lebih rapi akan membuat kamu lebih mudah menjangkau setiap sudut tanpa harus terus memindahkan barang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article