Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Cara Nawar Harga di Lapak Thrift, Jangan Sampai Kena Getok

pakaian bekas
ilustrasi pakaian bekas (pexels.com/Sami TÜRK)
Intinya sih...
  • Harus tahu harga barunya: Kamu memang mencari barang lama bahkan bekas. Akan tetapi, semua barang itu tadinya juga baru. Maka sebaiknya dirimu mengetahui harga barang yang sama versi toko.
  • Lihat dengan cermat kondisi barang: Sama-sama barang bekas, keadaannya mungkin berlainan. Setiap sisi barang thrift apa pun mesti dicermati supaya kamu dapat menemukan minusnya.
  • Namun, kelangkaannya juga perlu dipertimbangkan: Barang bekas yang langka, tetapi masih dicari orang tidak bisa disamakan dengan barang lain. Harganya kemungkinan memang menjadi awet tinggi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belanja di lapak thrift itu seru. Kamu bisa mendapatkan beragam pilihan model dan harga. Apa pun barang bekas yang dicari, kemungkinan besar gak bikin kantong jebol.

Barang-barang second menjadi pilihan ketika membeli baru terasa berat. Asal pandai memilih, dirimu bisa memperoleh barang bekas yang masih seperti baru. Namun, barang thrift tidak memiliki label harga pas seperti barang baru di toko.

Sekalipun ditulis di papan yang besar seperti 100 ribuan, 50 ribuan, dan sebagainya kenyataannya masih dapat ditawar. Nah, jika dirimu terlalu lugu dan sama sekali gak menawar boleh jadi harga yang didapatkan tak beda jauh dari barang baru. Supaya kamu lebih untung, gunakan tujuh tips menawar berikut.

1. Harus tahu harga barunya

lapak thrift
ilustrasi lapak thrift (pexels.com/Marcelo Mora)

Kamu memang mencari barang lama bahkan bekas. Akan tetapi, semua barang itu tadinya juga baru. Maka sebaiknya dirimu mengetahui harga barang yang sama versi toko.

Seharusnya sih, harga barang bekasnya sudah turun sampai 50 persen bahkan di bawah itu. Kalau selisih harga barang thrift dan barang baru amat tipis, mending dirimu beli baru sekalian. Harga mahal sedikit, tapi jelas lebih awet karena belum pernah dipakai orang.

2. Lihat dengan cermat kondisi barang

pakaian thrift
ilustrasi pakaian thrift (pexels.com/Ron Lach)

Sama-sama barang bekas, keadaannya mungkin berlainan. Setiap sisi barang thrift apa pun mesti dicermati supaya kamu dapat menemukan minusnya. Sebab di titik kekurangannya itu, harganya dapat lebih turun.

Seperti terdapat sebuah lubang. Meski tidak terlalu terlihat, tetap saja ada risiko lubangnya akan membesar. Kamu bisa minta harganya diturunkan. Bahkan sesimpel pakaian terlihat kotor juga dapat mengurangi harga. Tidak ada jaminan pakaian bakal bersih sempurna meski dicuci.

3. Namun, kelangkaannya juga perlu dipertimbangkan

kamera bekas
ilustrasi kamera bekas (pexels.com/Sebastián Vargas)

Barang bekas yang langka, tetapi masih dicari orang tidak bisa disamakan dengan barang lain. Harganya kemungkinan memang menjadi awet tinggi. Tetap ada selisih dari harga barang baru, tapi gak terlalu banyak. Malah harganya dapat melonjak kalau sama sekali tak lagi diproduksi dan tetap dicari.

Misalnya, aneka barang kuno. Kamu boleh menawar, tetapi dengan tetap mempertimbangkan aspek kelangkaannya. Biar harga yang diajukan olehmu disetujui oleh penjual. Bila kamu asal-asalan dalam menawar justru pedagang dapat marah.

4. Barang tidak langka dan masa pakai lama harus lebih miring

transaksi
ilustrasi transaksi (pexels.com/Sami TÜRK)

Berkebalikan dengan poin sebelumnya. Barang thrift yang stoknya melimpah serta sudah lama digunakan seharusnya harganya tambah anjlok. Contohnya, pakaian dan elektronik.

Pakaian bekas banyak sekali di pasaran. Kamu mau mencari model apa pun tersedia. Sementara barang elektronik terus diproduksi, makin ke sini makin murah, dan teknologinya kian mutakhir. Barang produksi lama semestinya jauh lebih miring.

5. Survei ke beberapa pedagang sejenis

lapak thrift
ilustrasi lapak thrift (pexels.com/Joshua Bull)

Harga barang baru juga berbeda-beda di tiap toko. Akan tetapi, selisihnya gak terlalu banyak karena dari produsen telah menetapkan harga. Toko cuma mencari keuntungan.

Kalau barang baru dihargai terlalu mahal oleh toko nanti baik toko maupun pabriknya sama-sama rugi karena gak terjangkau pasar. Lain halnya dengan barang thrift. Penjualnya bisa lebih leluasa menetapkan harga per buahnya. Kamu harus survei barang bekas sejenis di lapak lain sebelum memutuskan membeli.

6. Kalau harga sudah cukup murah, tawar maksimal 80 persen saja

lapak thrift
ilustrasi lapak thrift (pexels.com/* Doğukan *)

Setelah kamu survei ke beberapa penjual, ada pedagang yang kasih harga cukup murah. Dirimu boleh langsung membelinya atau mau menawar dulu. Jika kamu masih berharap harga lebih miring, tawar menjadi 80 persennya saja.

Misal, harga 100 ribu rupiah ditawar menjadi 80 ribu rupiah. Walaupun dirimu akan lebih suka kalau harga bisa semurah mungkin, tetaplah bersikap manusiawi. Kasihan pedagangnya jika sampai nyaris gak untung dan malah buntung.

7. Beli lebih dari satu

lapak barang bekas
ilustrasi lapak barang bekas (pexels.com/lange x)

Beli lebih dari satu menjadi cara umum buat mendapatkan diskon lebih gede. Apalagi kalau harga barang thrift murah-murah. Kamu bisa langsung membeli beberapa buah dari satu pedagang.

Gak harus barang sejenis. Kalau ia menjual berbagai macam barang, pilih saja beberapa sekalian. Ajukan syarat harga yang lebih bersahabat. Kemungkinan besar penjual memberikannya dengan senang hati. Dia tetap mengumpulkan keuntungan lebih besar daripada cuma satu barang yang dibeli.

Tawar-menawar di lapak thrift gak bisa asal ngotot. Semangat untuk membawa pulang barang yang diinginkan harus dibarengi pemahaman akan cara negosiasi harga. Barang didapat, hubungan baik dengan penjual juga terjaga. Kalau kamu sudah menjadi pelanggan, harga spesial otomatis diberikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Checklist Perawatan Kucing untuk Mencegah Over Grooming

30 Nov 2025, 22:49 WIBLife