Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 DIY Organizer untuk Barang-barang Kecil yang Selalu Hilang

4 min read
5 DIY Organizer untuk Barang-barang Kecil yang Selalu Hilang
Ilustrasi organizer (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Pernah merasa sudah siap berangkat, tetapi kunci motor entah berada di mana? Atau, saat ingin mengisi daya ponsel, kabel charger justru terselip di antara tumpukan barang di meja? Hal-hal kecil seperti ini memang terlihat sepele, tetapi bisa membuat rutinitas sehari-hari terasa lebih merepotkan, apalagi ketika kamu sedang terburu-buru.

Masalahnya, barang-barang kecil seperti karet rambut, penjepit kertas, flashdisk, koin, hingga earphone sering berpindah tempat tanpa disadari. Kabar baiknya, kamu gak harus membeli kotak penyimpanan mahal untuk mengatasinya. Dengan sedikit kreativitas, kamu bisa membuat DIY organizer dari barang bekas.

  1. 1. Sulap kardus bekas menjadi organizer laci multifungsi

    ilustrasi kardus bekas (freepik.com/freepik)
    ilustrasi kardus bekas (freepik.com/freepik)

    Kardus bekas kemasan makanan, paket belanja daring, atau kotak sepatu bisa diubah menjadi sekat laci untuk menyimpan berbagai barang kecil. Ide ini cocok untuk kamu yang sering mencampur alat tulis, aksesori, koin, dan perlengkapan lainnya dalam satu tempat. Selain murah, ukurannya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

    Siapkan kardus bekas yang masih bersih, penggaris, pensil, gunting atau cutter, serta kertas kado untuk mempercantik tampilannya. Ukur bagian dalam laci terlebih dahulu, lalu potong kardus menjadi beberapa bagian dengan tinggi sedikit lebih rendah daripada dinding laci.

    Susun potongan tersebut menjadi beberapa kompartemen, misalnya untuk flashdisk, pulpen, penjepit rambut, dan baterai. Rekatkan sambungannya menggunakan lem atau selotip yang kuat. Agar organizer lebih mudah digunakan, kelompokkan barang berdasarkan fungsi, bukan sekadar ukuran.

  2. 2. Manfaatkan gulungan tisu untuk menyimpan kabel dan charger

    Ilustrasi organizer (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi organizer (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Kabel charger, kabel earphone, dan kabel USB sering kali terlihat sama ketika diletakkan bertumpuk. Akibatnya, kamu harus membongkar isi tas atau laci hanya untuk menemukan kabel yang dibutuhkan. Untuk mengatasinya, kamu bisa memanfaatkan gulungan karton bagian dalam tisu toilet sebagai tempat penyimpanan kabel yang praktis.

    Cara membuatnya cukup mudah. Kumpulkan beberapa gulungan karton bekas, bersihkan, kemudian beri label sesuai jenis kabel, seperti charger ponsel, kabel data, atau earphone berkabel. Gulung kabel secara longgar agar tidak tertekuk tajam, lalu masukkan ke dalam gulungan karton.

    Susun semuanya dalam kotak sepatu atau wadah bekas supaya tidak mudah berantakan saat dipindahkan. Jika ingin tampilannya lebih menarik, lapisi karton dengan kertas warna atau kertas kado bermotif sederhana.

  3. 3. Ubah tutup dan wadah bekas menjadi tempat aksesori mini

    Ilustrasi rak gantung (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi rak gantung (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Karet rambut, anting, cincin, peniti, dan jepit rambut termasuk barang kecil yang mudah terselip. Apalagi jika kamu sering berganti aksesori sebelum beraktivitas. Daripada membiarkannya menumpuk di meja rias, kamu bisa memanfaatkan wadah bekas yang masih layak pakai untuk membuat organizer mini.

    Kamu bisa menggunakan wadah plastik kecil bertutup, kotak permen yang sudah dibersihkan, atau kemasan bekas yang memiliki beberapa ruang. Pisahkan setiap jenis aksesori ke dalam kompartemen berbeda. Untuk anting dan cincin, gunakan bagian yang kecil agar tidak bercampur, sedangkan karet rambut dan jepit berukuran besar dapat ditempatkan di ruang yang lebih luas.

  4. 4. Bikin organizer dinding dari kain perca untuk barang yang sering dipakai

    Ilustrasi organizer (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi organizer (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Kalau meja belajar atau meja kerja kamu terlalu penuh, organizer dinding bisa menjadi solusi untuk menghemat ruang. Kamu dapat membuatnya dari kain perca, potongan denim bekas, atau saku celana yang sudah tidak terpakai. Organizer ini cocok untuk menyimpan barang ringan seperti pulpen, penggaris kecil, kabel pendek, catatan, dan aksesori sehari-hari.

    Untuk membuatnya, siapkan kain yang cukup tebal, benang dan jarum atau lem khusus kain, serta gantungan yang sesuai. Potong kain utama menjadi bentuk persegi panjang, kemudian tambahkan beberapa kantong dari kain lain di bagian depannya.

    Jahit atau rekatkan sisi-sisi kantong dengan kuat, lalu buat lubang atau tambahkan tali di bagian atas untuk menggantungnya. Jika ingin hasil lebih rapi, gunakan beberapa ukuran kantong sesuai jenis barang yang akan disimpan.

  5. 5. Jadikan wadah bekas sebagai tempat khusus kunci dan barang esensial

    Ilustrasi wadah es krim (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi wadah es krim (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Kunci rumah, kunci motor, kartu akses, dan uang receh sering kali berpindah tempat karena tidak memiliki lokasi penyimpanan tetap. Solusi paling sederhana adalah membuat drop zone, yaitu tempat khusus untuk meletakkan barang yang selalu dibawa saat keluar rumah.

    Kamu bisa menggunakan wadah bekas, piring kecil yang sudah tidak dipakai untuk makanan, atau kotak karton yang dihias sesuai selera. Pilih wadah dengan ukuran yang cukup untuk menampung barang-barang tersebut, kemudian letakkan di dekat pintu masuk atau di atas meja yang mudah dijangkau.

    Jika menggunakan kotak kardus, tambahkan sekat kecil untuk memisahkan kunci, kartu, dan uang receh. Kamu juga dapat menempelkan label sederhana seperti “Kunci”, “Kartu”, atau “Barang Bawaan” supaya setiap anggota keluarga memahami fungsi tempat tersebut.

    Setelah semua tersedia, mulailah dengan membiasakan diri meletakkan kunci di wadah tersebut setiap kali pulang. Setelah terbentuk rutinitas, kamu tidak perlu lagi mengingat-ingat di mana terakhir kali meletakkan barang penting. Pastikan juga tempat penyimpanan kunci tidak mudah terlihat dari luar rumah dan tidak diletakkan di area yang bisa dijangkau orang asing.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More