Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pot Tanaman Anggrek yang Paling Aman untuk Akar dan Pertumbuhan

ilustrasi anggrek bulan (unsplash.com/J. Young Jeong)
ilustrasi anggrek bulan (unsplash.com/J. Young Jeong)
Intinya sih...
  • Pot plastik dengan banyak lubang membantu sirkulasi udara, mencegah air menggenang, dan cocok untuk anggrek dengan media pakis atau arang.
  • Pot tanah liat (Terakota) memiliki pori-pori alami yang membantu sirkulasi udara, namun membutuhkan penyiraman lebih sering dan mudah retak.
  • Pot gantung memberikan aliran udara maksimal, mendukung kesehatan akar, dan membantu pertumbuhan simetris anggrek.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Anggrek dikenal sebagai tanaman cantik yang sensitif, terutama soal akar. Banyak kasus anggrek terlihat subur dari luar, tapi ternyata akarnya busuk karena salah pilih pot. Padahal, pot bukan cuma wadah, tapi juga penentu sirkulasi udara, kelembapan, dan kesehatan akar dalam jangka panjang.

Karena itu, memilih pot anggrek tidak bisa asal aesthetic. Jenis pot yang tepat akan membantu akar bernapas, mencegah air menggenang, dan membuat pertumbuhan anggrek lebih stabil. Berikut beberapa jenis pot anggrek yang paling aman untuk akar sekaligus mendukung pertumbuhan optimal. Scroll dibawah ini!

1. Pot plastik dengan banyak lubang

Ilustrasi pot plastik
Ilustrasi pot plastik (www.kompas.com)

Pot plastik berlubang menjadi pilihan paling umum, terutama untuk pemula. Lubang-lubang di sisi dan dasar pot membantu air cepat keluar setelah penyiraman, sehingga akar tidak terendam terlalu lama. Ini penting karena akar anggrek sangat rentan busuk jika kondisi terlalu lembap.

Selain itu, pot plastik cenderung ringan dan mudah dipindahkan. Kelembapan di dalam pot juga lebih terkontrol dibanding pot tanah liat, sehingga cocok untuk anggrek yang ditanam dengan media pakis atau arang. Selama lubangnya cukup banyak, jenis pot ini relatif aman untuk pertumbuhan jangka panjang.

2. Pot tanah liat (Terakota)

Ilustrasi pot tanah liat
Ilustrasi pot tanah liat (pexels.com/ 🇻🇳Trường Nguyễn Thanh 🇻🇳)

Pot tanah liat (Terakota) dikenal memiliki pori-pori alami yang membantu sirkulasi udara dan penguapan air. Hal ini membuat media tanam tidak terlalu basah dan menurunkan risiko busuk akar. Untuk anggrek yang menyukai kondisi agak kering, pot ini bisa jadi pilihan aman.

Namun, pot tanah liat juga memiliki kekurangan. Media tanam di dalamnya cenderung cepat kering, sehingga penyiraman perlu lebih sering. Selain itu, berat pot cukup besar dan mudah retak. Meskipun begitu, jika dirawat dengan benar, pot tanah liat tetap mendukung pertumbuhan akar yang sehat.

3. Pot gantung

Hanging Pot (freepik.com/freepik)
Hanging Pot (freepik.com/freepik)

Pot gantung dirancang agar anggrek mendapatkan aliran udara maksimal dari segala arah. Ini sangat baik untuk akar karena mengurangi risiko jamur dan pembusukan. Biasanya pot gantung memiliki banyak celah dan digunakan bersama media tanam kasar.

Selain mendukung kesehatan akar, pot gantung juga membantu tanaman tumbuh simetris dan rapi. Namun, penempatannya perlu diperhatikan agar tidak terlalu terkena angin kencang atau sinar matahari langsung berlebihan. Dengan posisi yang pas, pertumbuhan anggrek bisa lebih optimal.

4. Pot kayu atau anyaman

Ilustrasi pot anyaman
Ilustrasi pot anyaman (pexels.com/ROMAN ODINTSOV dari Pexels)

Pot kayu atau pot anyaman sering digunakan untuk anggrek jenis epifit seperti Dendrobium atau Vanda. Sirkulasi udara pada pot ini sangat baik karena terbuka di banyak sisi, membuat akar cepat kering setelah disiram dan terhindar dari kelembapan berlebih.

Jenis pot ini cocok untuk lingkungan dengan kelembapan tinggi. Namun, karena air cepat menguap, pemilik perlu lebih rutin menyiram atau menyemprot akar. Jika ditempatkan di lokasi yang tepat, pot kayu justru membuat pertumbuhan akar lebih alami seperti di habitat aslinya.

Memilih pot yang tepat untuk anggrek bukan cuma soal estetika, tapi juga soal kesehatan akar dan keberlangsungan tumbuhnya. Dengan pot yang punya sirkulasi udara baik, drainase lancar, dan ukuran yang sesuai, anggrek bisa terhindar dari akar busuk, jamur, dan pertumbuhan yang stagnan. Empat jenis pot di atas bisa jadi pilihan aman untuk berbagai jenis anggrek, baik yang masih remaja maupun yang sudah berbunga. Pada akhirnya, pot yang tepat akan membantu anggrek tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan lebih rajin berbunga dari waktu ke waktu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

4 Ide Dekorasi Area Balkon yang Cocok Jadi Tempat Relaksasi Pagi Hari

11 Jan 2026, 23:17 WIBLife