ilustrasi pengecekan tagihan listrik (pexels.com/Karolina Grabowska)
Tagihan listrik yang mendadak meningkat bisa menjadi alasan untuk mengecek kondisi AC, terutama jika durasi pemakaian dan pengaturan suhunya relatif sama. Filter yang tersumbat membuat aliran udara terhambat sehingga sistem pendingin dapat membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai suhu yang diinginkan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan konsumsi energi.
Dalam panduan efisiensi energi, U.S. Department of Energy menegaskan, “Dirty filters slow down airflow and make the system work harder.” Artinya, filter yang kotor memperlambat aliran udara dan membuat sistem bekerja lebih keras. Meski demikian, kenaikan tagihan listrik tidak otomatis berarti filter AC kotor. Perubahan tarif, penggunaan peralatan elektronik lain, serta kondisi unit juga perlu dipertimbangkan.
Jadi, seberapa sering filter AC harus dibersihkan?
Tidak perlu menunggu sampai AC mengeluarkan angin yang lemah atau ruangan terasa panas untuk membersihkan filter. Sebagai panduan awal, Daikin merekomendasikan pembersihan sekitar setiap dua minggu untuk AC yang digunakan setiap hari. Sementara itu, interval pembersihan yang tepat tetap perlu disesuaikan dengan jenis filter, tingkat debu di lingkungan, intensitas penggunaan, dan petunjuk produsen.
Panasonic Indonesia juga menyarankan agar filter AC yang digunakan setiap hari di lingkungan berdebu dibersihkan setiap dua minggu. Kamu bisa menjadikan jadwal tersebut sebagai pengingat, kemudian menyesuaikannya berdasarkan hasil pemeriksaan rutin.
Merawat filter AC tidak harus menunggu munculnya masalah. Luangkan beberapa menit untuk memeriksa kondisinya secara berkala, bersihkan dengan metode yang sesuai, dan pastikan filter kering sebelum dipasang kembali. Jika AC tetap tidak dingin, berbau tidak sedap, atau menunjukkan gejala gangguan setelah filter dibersihkan, jangan ragu meminta bantuan teknisi.