Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi ruang tamu
ilustrasi ruang tamu (unsplash.com/Yehleen gaffney)

Intinya sih...

  • Menekankan pada aspek fungsionalitas

  • Arsitektur sederhana yang dirancang secara sempurna

  • Kualitas lebih penting dibandingkan kuantitas

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi pencinta desain rumah minimalis, kebersihan, kerapian, dan kesederhanaan merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Meskipun identik dengan lahan terbatas, ruang sempit, dan minim furnitur, tapi banyak orang menganggap bahwa rumah minimalis terasa jauh lebih nyaman.

Hunian minimalis kini tidak lagi sebatas ruangan serba putih tanpa karakter apa pun. Seiring kemajuan zaman dan tren yang terus bermunculan, gaya rumah minimalis dapat menghadirkan nilai estetika yang gak kalah menakjubkan, ikonik, bahkan tak lekang oleh waktu.

Lantas, mengapa desain rumah minimalis terlihat lebih nyaman? Yuk, cari tahu alasannya berikut ini!

1. Menekankan pada aspek fungsionalitas

ilustrasi ruang keluarga dengan lukisan (unsplash.com/Lotus Design N Print)

Menurut Robert Brown, seorang desainer interior dari Robert Brown Interior Design, dilansir Elle Decor, ciri khas dekorasi rumah minimalis bukan hanya terletak pada bentuk, fokus, dan warnanya, melainkan juga aspek fungsionalitas. Bentuk dekorasi memang penting diperhatikan, tapi khusus hunian minimalis, dekorasi dan furnitur harus saling terhubung dan selaras.

Semua furnitur memiliki tujuan utama, sehingga tidak ada bagian yang bersifat sia-sia. Konsep utamanya adalah menghadirkan ruang efisien, praktis, dan tepat guna. Jadi, setiap sudut ruangan dimanfaatkan secara maksimal tanpa unsur berlebihan, sehingga suasana tidak terasa sempit atau terkesan menekan.

2. Arsitektur sederhana yang dirancang secara sempurna

ilustrasi dapur (unsplash.com/Collov Home Design)

Uniknya, meskipun menggunakan arsitektur yang sederhana, desain rumah minimalis tetap terasa nyaman untuk ditinggali. Ini karena arsitektur pada hunian minimalis tidak hanya mengedepankan kesederhanaan, tetapi juga bentuk dan siluet yang dirancang sempurna agar tetap seimbang dan menarik perhatian.

“Arsitektur minimalis melibatkan penggunaan elemen desain yang reduktif, tanpa ornamen atau dekorasi," kata desainer interior Lilian H. Weinreich dari Lilian H. Weinreich Architects, dilansir Elle Decor.

“Sebuah karya pahatan, baik itu kursi, sofa, lampu, atau keramik buatan tangan mampu menciptakan daya tarik tanpa membuat ruangan terlalu penuh, menjaga semuanya tetap bersih, terbuka, dan terencana,” imbuh Genevieve Webb dan Ashley Mutch dari Feather Hill Interior, dilansir Homes and Gardens.

3. Kualitas lebih penting dibandingkan kuantitas

ilustrasi kamar mandi dengan batu alam (pexels.com/Vika Glitter)

Ini merupakan konsep mutlak yang dimiliki setiap desain rumah minimalis, apa pun bentuknya. Para penghuni menerapkan interior minimalis yang tampak sederhana. Akan tetapi, percayalah kalau setiap elemen yang mereka tampilkan dalam skema memiliki tujuan dan diputuskan dengan penuh pertimbangan.

Jika kamu berkunjung ke rumah bergaya minimalis, kamu akan melihat dekorasi ruang yang jauh lebih sedikit serta furnitur kasual yang memancarkan modernitas. Bagi Leigh Kirby, pendiri Weatherleigh Interiors, interior minimalis bukan berarti tidak boleh memasukan barang-barang antik yang mencerminkan kepribadianmu, melainkan lebih pada bagaimana kamu menatanya agar tetap terlihat seimbang.

“Interior minimalis adalah interior yang ditata dengan sempurna, dengan penekanan pada makna dan keindahan di balik setiap objeknya,” ujar Kirby, dikutip dari Homes and Gardens.

4. Suasana yang terasa lebih bersih dan rapi

ilustrasi kamar tidur (pexels.com/Osmany Mederos)

Salah satu ciri khas desain rumah minimalis adalah penggunaan spektrum warna netral pada dinding bangunan, misalnya krem atau putih. Palet warna tersebut bukan hanya menjadi simbol kesederhanaan, tetapi juga mencerminkan kebersihan dan kerapian sebuah ruangan.

Selain itu, dari segi furnitur dan dekorasi, jelas semuanya disesuaikan dengan luas tanah yang tersedia. Memasukkan banyak barang hanya akan menimbulkan kesesakan dan stres. Sebaliknya, barang-barang yang jauh sedikit bisa membuatmu merasa nyaman saat tinggal di dalam rumah.

“Pada kenyataannya, kita membutuhkan fungsionalitas dan kepraktisan yang berpadu tanpa hiasan yang berlebihan. Bentuknya harus cukup sederhana, dan warna serta teksturnya harus berpadu secara harmonis,” terang Annette Frommer, desainer interior dari Annette Formmer Interior Design, dilansir Elle Decor.

Terlepas dari ukurannya yang kecil, beberapa alasan di atas membuktikan bahwa rumah minimalis juga mampu menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman. Walaupun mempunyai lahan terbatas, kondisi ini tidak mengurungkan niatmu untuk berkreasi dengan berbagai elemen demi mewujudkan rumah impian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team